Jurnalisme di Era Media Sosial, YRPN dan PWI Bangun Kolaborasi Tingkatkan Kompetensi Wartawan

- Jurnalis

Senin, 6 Juli 2026 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POTRET - Pembina Yayasan Rumah Pena Nusantara, Putu Mb. Amy dalam sambutanya di Sharing Season Jurnalistik di Wali Kota Madya Jakarta Utara, Senin (6/7). (Foto: Jojo).

POTRET - Pembina Yayasan Rumah Pena Nusantara, Putu Mb. Amy dalam sambutanya di Sharing Season Jurnalistik di Wali Kota Madya Jakarta Utara, Senin (6/7). (Foto: Jojo).

JAKARTA, suararealitas.co – Yayasan Rumah Pena Nusantara (YRPN) berkolaborasi dengan Kelompok Kerja (Pokja) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Wali Kota Jakarta Utara dan Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara menggelar Sharing Session Jurnalistik di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Senin (6/7/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Jurnalis Perkotaan dan Pengaruh Media Sosial” itu dihadiri Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua PWI DKI Jakarta, serta jajaran pengurus PWI wilayah DKI Jakarta.

Dalam sambutannya, Pembina Yayasan Rumah Pena Nusantara, Putu Mb. Amy, mengatakan, bahwa YRPN hadir dengan keyakinan bahwa kemajuan bangsa tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia, termasuk para jurnalis yang setiap hari menyampaikan informasi kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Amy, perkembangan teknologi digital telah membawa tantangan baru bagi dunia jurnalistik.

Baca Juga :  Polisi Bongkar Dugaan Kasus Penyekapan dan Pemerasan di Percetakan Senen, Tiga Korban Disekap 3 Pekan

“Kehadiran media sosial mengubah cara masyarakat memperoleh informasi sehingga arus berita bergerak sangat cepat,” kata Amy dihadapan peserta.

Di sisi lain, Amy mengaku, opini sering bercampur dengan fakta dan informasi yang belum terverifikasi dapat menyebar luas hanya dalam hitungan detik.

“Di tengah kondisi tersebut, peran jurnalis profesional justru semakin penting. Jurnalis bukan hanya bertugas menyampaikan berita, tetapi juga menjaga akurasi, menegakkan etika jurnalistik, serta menjadi benteng terakhir agar masyarakat memperoleh informasi yang benar, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Amy.

Ia menegaskan, Yayasan Rumah Pena Nusantara berkomitmen mendukung berbagai kegiatan yang bertujuan meningkatkan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia, khususnya di bidang jurnalistik.

“Kami percaya bahwa investasi terbaik adalah investasi pada manusia, ilmu pengetahuan, dan pendidikan. Ketika jurnalis terus belajar, kualitas informasi yang diterima masyarakat pun akan semakin baik,” katanya kembali.

Baca Juga :  Mengungkap Fakta Cerita “Macan Kedoya” Siapa ?

Amy juga mengajak para jurnalis untuk tidak memandang media sosial sebagai ancaman semata.

Menurutnya, platform digital tersebut dapat dimanfaatkan sebagai ruang untuk menyebarluaskan informasi yang berkualitas, edukatif, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Jadikan media sosial sebagai ruang menyebarkan informasi yang berkualitas, edukatif, dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat. Mari kita buktikan bahwa jurnalis yang berintegritas akan selalu memiliki tempat meskipun teknologi terus berubah,” tuturnya.

Ia berharap kolaborasi antara organisasi profesi, komunitas, lembaga, dan Yayasan Rumah Pena Nusantara dapat terus terjalin guna mendukung kemajuan dunia jurnalistik Indonesia.

“Selamat mengikuti kegiatan. Semoga materi yang diperoleh hari ini menjadi bekal yang bermanfaat dan semakin menginspirasi dalam menjalankan tugas jurnalistik,” pungkasnya.

Berita Terkait

Sharing Session Jurnalistik di Jakarta Utara, Hendra Hidayat Tekankan Peran Media Sajikan Informasi Akurat
Gubernur Pramono Tinjau Pembangunan Sarpras Kali Grogol Segmen Kemanggisan
Satpol PP Jakarta Utara Peringatkan Kafe Diduga Tak Berizin di Rawamalang, Patroli Gabungan Diintensifkan
BPBD DKI Gelar Potret Kelurahan Tangguh Bencana di Kelurahan Tugu Utara
Kegiatan Kelurahan Koja Perkuat Implementasi Ingub Nomor 5 Tahun 2026 Bersama Tiga Pilar
Tomang Jadi Wilayah ODF, Rano Karno Apresiasi Kolaborasi Wujudkan Sanitasi Layak
Sambut HUT ke-499 Jakarta, PAM Jaya Gelar Khitanan Massal Gratis untuk 550 Anak di Jakbar
Pemkot Jakarta Barat Luncurkan Buku Pintar Pilah dan Olah Sampah

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 14:04 WIB

Jurnalisme di Era Media Sosial, YRPN dan PWI Bangun Kolaborasi Tingkatkan Kompetensi Wartawan

Senin, 6 Juli 2026 - 13:33 WIB

Sharing Session Jurnalistik di Jakarta Utara, Hendra Hidayat Tekankan Peran Media Sajikan Informasi Akurat

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:57 WIB

Gubernur Pramono Tinjau Pembangunan Sarpras Kali Grogol Segmen Kemanggisan

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:29 WIB

Satpol PP Jakarta Utara Peringatkan Kafe Diduga Tak Berizin di Rawamalang, Patroli Gabungan Diintensifkan

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:01 WIB

BPBD DKI Gelar Potret Kelurahan Tangguh Bencana di Kelurahan Tugu Utara

Berita Terbaru