JAKARTA, suararealitas.co – Kelurahan Tomang, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, resmi mendeklarasikan komitmen Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS) sebagai bagian dari pelaksanaan program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), Senin (29/6).
Deklarasi yang berlangsung di RPTRA Mandala itu dihadiri Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, bersama Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah.
Kegiatan diawali dengan peninjauan fasilitas MCK komunal di RW 12 Tomang sebelum dilanjutkan pembacaan deklarasi bersama para Ketua RW se-Kelurahan Tomang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Upaya mewujudkan kawasan bebas BABS tersebut diperkuat melalui pembangunan dan revitalisasi tujuh unit MCK komunal yang tersebar di wilayah Tomang.
Fasilitas tersebut dibangun melalui kolaborasi Pemerintah Kota Jakarta Barat bersama sejumlah mitra, di antaranya BAZNAS (BAZIS) DKI Jakarta, Bank Jakarta, Universitas Trisakti, JNE, serta PAM Jaya.
Dalam sambutannya, Iin Mutmainnah mengungkapkan bahwa saat mulai menjabat sebagai Wali Kota Jakarta Barat, Kelurahan Tomang menjadi satu-satunya wilayah di Jakarta Barat yang belum dapat mendeklarasikan status ODF.
Kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena sanitasi yang layak merupakan salah satu indikator penting dalam mewujudkan kota yang sehat dan berdaya saing sebagai kota global.
Ia menjelaskan, pemerintah kemudian melakukan pemetaan kebutuhan di lapangan bersama jajaran kelurahan, kecamatan, dan instansi terkait.
Hasil evaluasi menunjukkan masih banyak warga yang belum memiliki akses sanitasi tertutup sesuai standar, sehingga pembangunan MCK komunal menjadi solusi untuk memenuhi persyaratan deklarasi ODF.
“Persyaratan ODF mengharuskan sedikitnya 500 kepala keluarga menggunakan fasilitas sanitasi yang memenuhi standar. Setelah dilakukan pendataan, kami bersama para kolaborator membangun lima unit MCK baru dan merevitalisasi dua unit lainnya, sehingga total terdapat tujuh MCK komunal yang kini dapat dimanfaatkan masyarakat,” ujar Iin.
Menurutnya, seluruh fasilitas tersebut juga dirancang lebih inklusif dengan menyediakan akses bagi penyandang disabilitas dan kelompok lanjut usia.
Ia pun mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan sarana sanitasi tersebut.
Sementara itu, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menegaskan bahwa gerakan ODF merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat melalui penyediaan sanitasi yang aman dan layak.
Program tersebut diharapkan mampu menekan risiko penyakit berbasis lingkungan, mencegah stunting, sekaligus menciptakan lingkungan permukiman yang lebih bersih dan sehat.
Rano menilai keberhasilan deklarasi ODF di Tomang tidak terlepas dari peran aktif masyarakat yang didukung pemerintah daerah dan berbagai pihak.
Menurutnya, tidak ada kata terlambat untuk memulai perubahan yang memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kolaborator yang telah mendukung terwujudnya program sanitasi tersebut dan berharap sinergi serupa terus diperkuat demi meningkatkan kualitas hidup serta kesejahteraan masyarakat Jakarta.




































