Kebakaran TPA Jatiwaringin Bakal Padam Senin Mendatang, Sisa Lahan Terbakar Hanya 3,6 Persen

- Jurnalis

Senin, 6 Juli 2026 - 12:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Tangerang, Suararealitas.co – Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat melakukan kunjungan peninjauan langsung ke lokasi kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang pada hari Minggu (5/7/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk mengevaluasi perkembangan terkini dalam penanganan kebakaran yang telah berlangsung sejak beberapa hari lalu.

‎Berdasarkan hasil pantauan dan peninjauan di lapangan, Menteri Jumhur menyampaikan bahwa sisa area yang masih terbakar saat ini hanya sekitar 1,68 hektare atau setara dengan 3,6 persen dari total luas lahan yang pernah terkena api, yaitu sekitar 18 hektare sejak kejadian pertama kali terjadi pada Selasa (30/6/2026).

‎”Terdahulu sekitar 70 persen kawasan ini dalam keadaan membara. Melalui kerja keras yang terus dilakukan, mulai dari penyiraman dari bawah tanah, injeksi air ke dalam tumpukan sampah, hingga operasi water bombing dari udara oleh helikopter, kini hanya tersisa 3,6 persen. Angka ini merupakan pencapaian yang sangat luar biasa,” ujarnya saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.

‎Berdasarkan progres yang telah dicapai dalam proses pemadaman, Menteri Jumhur berharap bahwa kebakaran di TPA Jatiwaringin dapat diselesaikan sepenuhnya pada hari Senin (6/7/2026). Selain itu, ia juga mengungkapkan harapan agar turunnya hujan dapat membantu mempercepat proses penanganan hingga api benar-benar padam.

‎”Semoga pada sore hari ini, malam ini, atau paling lambat besok, kebakaran ini dapat tuntas total. Kita akan terus bekerja keras sambil berdoa agar segera turun hujan yang dapat memberikan bantuan besar dalam pemadaman,” katanya.

‎Menteri Jumhur menjelaskan bahwa untuk mempercepat proses penanganan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan menambah dua unit helikopter untuk operasi water bombing. Selain itu, tim Manggala Agni juga terus melakukan upaya injeksi air dari bawah permukaan tumpukan sampah. “Secara teoritis api seharusnya sudah padam, namun karena kondisi cuaca yang terus panas, masih ada potensi terjadinya kebakaran kembali jika kita tidak tetap waspada,” jelasnya.

‎Sementara itu, Deputi Penanganan Darurat BNPB Mayjen TNI Budi Irawan menyampaikan bahwa rencana operasi modifikasi cuaca (OMC) yang direncanakan dilakukan hari ini harus ditunda. Hal ini disebabkan oleh kondisi cuaca yang belum mendukung pelaksanaannya.

‎”Untuk melakukan modifikasi cuaca, kita perlu menunggu kedatangan awan yang mengandung cukup uap air.

‎Menurut informasi dari BMKG, dalam waktu sekitar 6 hingga 7 hari ke depan akan ada potensi awan yang sesuai, dan kita akan segera melaksanakannya. Ini adalah cara yang paling efektif karena volume air yang dihasilkan jauh lebih besar dibandingkan water bombing,” ucapnya.

‎Budi menambahkan bahwa hasil pemantauan menggunakan drone thermal menunjukkan bahwa titik api masih berada di dalam lapisan tumpukan sampah, sehingga menjadi tantangan tersendiri dalam proses pemadaman.

‎”Namun kita telah menyediakan alat khusus untuk melakukan injeksi air, di mana pipa dimasukkan ke dalam tumpukan sampah kemudian disemprotkan secara menyeluruh. Segala upaya terbaik telah kami lakukan untuk memastikan api dapat dipadamkan sepenuhnya,” tambahnya.

‎Akbar

Baca Juga :  GETI Incubator Dukung Pengembangan UMKM di Indonesia
Baca Juga :  KKP Terima Hibah Lahan di Gianyar Guna Perkuat Pengawasan Ruang Laut Bali

Berita Terkait

Pemprov DKI-Kemenpora Berkolaborasi Gelar Youth Camp Berskala Internasional
Kerja Bakti Gang 26 RW 03 Koja Libatkan Aparatur Kelurahan dan Unsur Masyarakat
Kuras Lumpur Sesuai SOP, Kali di Kecamatan Tanjung Priok Bersih; Warga Bugis Harap Saluran di Kebon Bawang Segera Diprioritaskan
Pemberesan Saham dalam Kepailitan Jadi Sorotan Seminar Nasional PKPI
Gerakan Bersama Bersih Pasar Diluncurkan di Pasar Induk Kramat Jati
HUT Ke-12 PKPI, Dorong Penyempurnaan Regulasi Pemberesan Saham dalam Kepailitan Perseroan
Enam Kendaraan Barang Ditindak dalam Operasi Lintas Jaya di Jakarta Utara
Gubernur DKI Tinjau RPTRA Bhinneka Swadarma

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 19:29 WIB

Pemprov DKI-Kemenpora Berkolaborasi Gelar Youth Camp Berskala Internasional

Minggu, 12 Juli 2026 - 14:35 WIB

Kerja Bakti Gang 26 RW 03 Koja Libatkan Aparatur Kelurahan dan Unsur Masyarakat

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:14 WIB

Kuras Lumpur Sesuai SOP, Kali di Kecamatan Tanjung Priok Bersih; Warga Bugis Harap Saluran di Kebon Bawang Segera Diprioritaskan

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:13 WIB

Pemberesan Saham dalam Kepailitan Jadi Sorotan Seminar Nasional PKPI

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:03 WIB

Gerakan Bersama Bersih Pasar Diluncurkan di Pasar Induk Kramat Jati

Berita Terbaru

Opini

Pentingnya Sertifikasi Internasional bagi Wartawan

Senin, 13 Jul 2026 - 23:13 WIB