Tangerang Selatan, Suararealitas.co – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Tangerang Selatan menggelar bakti sosial khitanan massal gratis yang diikuti 106 anak di Kota Tangerang Selatan, Minggu (5/7/2026). Kegiatan yang semula menargetkan 100 peserta ini mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat sehingga seluruh pendaftar tetap dilayani.
Khitanan massal tersebut merupakan hasil kolaborasi jajaran PSI mulai dari DPW, DPD hingga DPJ di Kota Tangerang Selatan dengan dukungan Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Kesehatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PSI untuk menghadirkan pelayanan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya membantu keluarga yang terkendala biaya khitan.
Ketua DPW PSI Provinsi Banten, M. Hafiz Ardianto, mengatakan kegiatan khitanan massal merupakan hasil gotong royong seluruh struktur partai sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat. Menurutnya, partai harus hadir melalui aksi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi warga.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ini murni dari kami, hasil kolaborasi DPW, DPD, dan DPC yang ada di Tangerang Selatan. Ini merupakan wujud kebersamaan sosial dan semangat gotong royong kami untuk hadir di tengah masyarakat,” ujar Hafiz.
Ia menjelaskan, pelaksanaan khitanan massal sengaja dipilih bertepatan dengan masa libur sekolah agar tidak mengganggu aktivitas belajar anak-anak sekaligus memberikan waktu pemulihan yang lebih optimal setelah menjalani khitan.
Hafiz mengungkapkan, target awal kegiatan sebanyak 100 peserta. Namun, tingginya antusiasme masyarakat membuat jumlah pendaftar meningkat menjadi 106 anak dan seluruhnya tetap dilayani.
“Sosialisasi kami lakukan melalui media sosial dan jaringan kader PSI di wilayah Tangerang Selatan. Alhamdulillah respons masyarakat sangat baik. Ke depan kami juga akan menggelar berbagai kegiatan sosial lainnya,” katanya.
Hafiz turut menyampaikan apresiasi kepada para tenaga medis yang telah bekerja dengan penuh dedikasi sehingga kegiatan berlangsung aman dan lancar. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para orang tua yang telah mempercayakan putra-putranya mengikuti khitanan massal tersebut.
“Kepada adik-adik peserta khitan, jangan takut karena seluruh proses ditangani oleh tenaga medis yang profesional. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi seluruh pihak yang terlibat dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPD PSI Kota Tangerang Selatan, Steven Jansen, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran partai di tengah masyarakat melalui program-program yang langsung menyentuh kebutuhan warga.
“Program bakti sosial khitanan massal ini kami harapkan dapat membantu masyarakat, terutama keluarga yang terkendala biaya khitan. Melalui kegiatan ini, PSI ingin terus hadir di tengah masyarakat dengan menghadirkan solusi yang memberikan manfaat secara langsung,” ujar Steven.
Menurutnya, momentum libur sekolah dipilih agar anak-anak memiliki waktu pemulihan yang cukup setelah menjalani khitan tanpa mengganggu kegiatan belajar. Selain itu, proses khitan menggunakan metode modern sehingga masa penyembuhan relatif lebih cepat.
Steven menjelaskan keberhasilan kegiatan tersebut tidak terlepas dari peran seluruh kader PSI di tingkat DPC hingga ranting yang aktif melakukan sosialisasi langsung kepada masyarakat, termasuk melalui jaringan RT/RW dan media sosial. Dukungan tokoh masyarakat juga dinilai turut mendorong tingginya partisipasi warga.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar. Harapan kami, kegiatan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, terutama dalam membantu meringankan beban ekonomi para orang tua,” katanya.
Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, dr. Allin Hendalin Mahdaniar, MKM. Menurutnya, penyelenggaraan khitanan massal menjadi contoh sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
“Khitan bukan hanya merupakan bagian dari syariat agama bagi umat Islam, tetapi juga memiliki manfaat dari sisi kesehatan. Karena itu, saya mengapresiasi setinggi-tingginya kepada PSI, tenaga kesehatan, para orang tua, serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan ini,” kata dr. Allin.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut tidak hanya membantu masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesehatan anak-anak agar terhindar dari berbagai penyakit.
Pada pelaksanaan kegiatan, Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan menerjunkan 18 tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan sejak pukul 08.30 WIB hingga seluruh peserta selesai menjalani tindakan.
“Setelah kegiatan ini selesai, peserta dipersilakan melakukan kontrol di puskesmas terdekat dari tempat tinggal masing-masing. Kami berkolaborasi dengan seluruh puskesmas agar proses pemulihan anak-anak tetap terpantau dengan baik,” jelasnya.
Dr. Allin juga menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta khitan. Ia berharap momentum tersebut menjadi awal bagi anak-anak untuk tumbuh menjadi generasi yang sehat, saleh, dan membanggakan keluarga.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Tangerang Selatan siap terus bersinergi dengan partai politik, organisasi masyarakat, tenaga kesehatan, media, serta seluruh elemen masyarakat dalam menyelenggarakan program-program kesehatan.
“Pembangunan kesehatan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Dengan kolaborasi yang baik, kita dapat bersama-sama meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kota Tangerang Selatan,” tutupnya.
Melalui kegiatan khitanan massal yang diikuti 106 anak tersebut, PSI berharap semangat gotong royong, kepedulian sosial, dan kolaborasi dengan masyarakat dapat terus diperkuat. Program ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen partai untuk terus menghadirkan berbagai kegiatan sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta membantu meringankan beban ekonomi keluarga.




































