KABUPATEN TANGERANG, suararealitas.co – Polemik pembebasan enam terduga pelaku yang mengaku sebagai anggota Polri di wilayah Teluknaga, Kabupaten Tangerang terus bergulir.
Pasalnya, Kapolsek Teluknaga membenarkan adanya pembebasan karena kesepakatan damai, kini pemerhati hukum, Syamsul Jahidin angkat bicara.
Kapolsek Teluknaga, AKP Kevin Hotlando sebelumnya membenarkan pembebasan tersebut saat dikonfirmasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Betul mas, karena sudah ada kesepakatan damai dan sudah gelar di Polres. Namun untuk pelaku tramadol tetap lanjut,” ujar Kevin saat dikonfirmasi suararealitas.co, Rabu (17/9).
Pernyataan tersebut dipertanyakan oleh pemerhati hukum, Syamsul Jahidin. Dirinya menilai alasan kesepakatan damai tidak bisa serta merta menjadi dasar penghentian perkara, apalagi jika perbuatan tersebut menyangkut penyalahgunaan kewenangan dan mengaku sebagai anggota Polri yang berpotensi meresahkan masyarakat.
“Kami mempertanyakan dasar hukum pembebasan keenam tersangka tersebut. Jika dalam BAP mereka mengakui telah melakukan perbuatan serupa di beberapa TKP seperti di wilayah Tangerang Kota dan Tangerang Selatan, maka ini bukan delik aduan yang bisa selesai dengan damai begitu saja,” tegas Syamsul Jahidin, Sabtu (19/9).
Menurutnya, aparat perlu transparan menjelaskan hasil gelar perkara di Polres yang dimaksud oleh Kapolsek.
Apakah perkara dihentikan melalui mekanisme Restorative Justice? Jika iya, apakah sudah memenuhi syarat formil dan materil sesuai Perpol No. 8 Tahun 2021?
“Jangan sampai muncul preseden buruk di masyarakat. Mengaku sebagai polisi adalah tindak pidana pemalsuan dan penipuan yang mencederai marwah institusi Polri. Masyarakat butuh kejelasan, jangan hanya dengan alasan damai lalu bebas,” tambahnya.
Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya mendapatkan keterangan resmi dari Polres Metro Tangerang Kota melalui Kasat Reskrim, AKBP Parikhesit terkait alasan yuridis pembebasan tersebut.
Kini, suararealitas.co tengah berusaha melakukan konfirmasi kepada pihak terkait. Konfirmasi akan dimuat pada kolom berikutnya.
Di saat situasi tidak menentu, suararealitas.co tetap berkomitmen memberikan fakta dan realita jernih dari situasi dan kondisi lapangan. Ikuti terus update terkini suararealitas.co.
Catatan Redaksi: Terbuka hak jawab bagi semua pihak terkait.



































