Bangunan Tanpa PBG di Pinangsia Makan Korban Jiwa

- Jurnalis

Rabu, 29 April 2026 - 20:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, suararealitas.co – Sebuah bangunan yang diduga tidak memiliki izin mendirikan bangunan (IMB) atau PBG di Jalan Gang Burung Dalam RT 003 RW 02, Kelurahan Pinangsia, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, menuai sorotan warga.

Selain menutup akses jalan gang, proyek tersebut juga disebut telah memakan korban jiwa setelah seorang pekerja tewas tertimpa tembok roboh pada 21 April 2026.

Warga setempat mengungkapkan, sebelum insiden terjadi, mereka telah berulang kali melaporkan dugaan pelanggaran tersebut kepada pihak kecamatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, hingga kejadian naas itu berlangsung, belum ada tindakan tegas untuk menghentikan pembangunan.

“Bangunan itu bukan hanya diduga tidak memiliki izin, tapi juga menutup akses jalan warga. Kami sudah melaporkan secara tertulis ke kecamatan dua kali, masing-masing pada 13 dan 20 April 2026, bahkan dua jam sebelum kejadian robohnya tembok, saya juga sudah laporkan ke Citata kecamatan, tapi tidak ada respon,” ujar seorang warga yang enggan menyebutkan namanya kepada wartawan, Rabu (29/4).

Baca Juga :  Kejari Semarang Terima Pelimpahan Dua Pengedar Sabu dengan Barang Bukti 5,23 Kg

Ia menambahkan, dalam kunjungannya ke kantor kecamatan pada 16 April 2026, pihak terkait telah menyampaikan bahwa bangunan tersebut memang tidak memiliki perizinan.

Namun, di lapangan, aktivitas pembangunan justru terus berjalan dan semakin dikebut.

“Pihak Citata sempat mengatakan bangunan itu tidak berizin, tapi tidak ada tindakan penghentian. Bahkan pekerjaannya makin dipercepat. Saya sudah sampaikan, kalau sampai 20 April tidak ada tindakan, saya akan kirim laporan resmi ke berbagai instansi, dan itu sudah saya lakukan lengkap dengan bukti pengiriman,” katanya.

Baca Juga :  Dianggap Kebal Hukum, Pengusaha Mie Gacoan Kalideres 'Lawan' Peraturan Pemerintah

Warga juga menyayangkan sikap pihak terkait yang dinilai tidak sigap dalam merespons laporan, meski peringatan telah disampaikan berulang kali.

Ia menyebut, bahkan saat laporan kembali dikirim melalui pesan WhatsApp pada pagi hari sebelum kejadian, tidak ada tanggapan dari pihak berwenang.

Akibat kejadian tersebut, seorang pekerja bangunan dilaporkan meninggal dunia setelah tertimpa tembok yang diduga dalam kondisi rapuh.

Selain itu, akses jalan warga yang tertutup bangunan juga menjadi keluhan utama karena mengganggu aktivitas sehari-hari.

Hingga kini, warga berharap adanya tindakan tegas dari instansi terkait terhadap bangunan tersebut, termasuk evaluasi terhadap proses pengawasan di lapangan agar kejadian serupa tidak terulang.

Berita Terkait

Lurah Baru Prioritaskan Kebersihan, Kantor Kelurahan Warakas Semakin Bersih dan Nyaman
Wali Kota Jakut Hendra Hidayat Bantah Kabar Kenaikan Tarif Parkir Inap di RSUD Koja
Viral Kebijakan Tarif Parkir Inap 24 Jam di RSUD Koja Tembus Rp50-100 Ribu, Warganet Berdebat
Proyek Besar di Marunda Diduga Belum Kantongi Izin, Warga Soroti Dampak Lingkungan dan Keselamatan
Amburadul Pengelolaan Aset Distamhut DKI di Sunter Jaya, Warga Pertanyakan Kemana Anggaran Mengalir yang Diduga Dipakai Tanpa Kontribusi ?
Pramono Anung Puji Pengelolaan Sampah RW 07 Joglo, Jadi Contoh untuk Jakarta
PWI Jaya Gandeng Bank Jakarta Hadirkan Kategori Literasi Keuangan di MHT 2026
Satpol PP Koja Gelar Aksi ‘Rabu Tertib’, Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Ruang Publik

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 18:06 WIB

Lurah Baru Prioritaskan Kebersihan, Kantor Kelurahan Warakas Semakin Bersih dan Nyaman

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:46 WIB

Wali Kota Jakut Hendra Hidayat Bantah Kabar Kenaikan Tarif Parkir Inap di RSUD Koja

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:59 WIB

Viral Kebijakan Tarif Parkir Inap 24 Jam di RSUD Koja Tembus Rp50-100 Ribu, Warganet Berdebat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:41 WIB

Proyek Besar di Marunda Diduga Belum Kantongi Izin, Warga Soroti Dampak Lingkungan dan Keselamatan

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:57 WIB

Amburadul Pengelolaan Aset Distamhut DKI di Sunter Jaya, Warga Pertanyakan Kemana Anggaran Mengalir yang Diduga Dipakai Tanpa Kontribusi ?

Berita Terbaru