Amburadul Pengelolaan Aset Distamhut DKI di Sunter Jaya, Warga Pertanyakan Kemana Anggaran Mengalir yang Diduga Dipakai Tanpa Kontribusi ?

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POTRET - Tokoh Masyarakat, Sahroni semprot Distamhut DKI: Jangan Hamburkan Pajak Rakyat, Aset 5.000 Meter di Sunter Jaya Terlantar! (Foto: Ilsutrasi.Dok. Suara Realitas).

POTRET - Tokoh Masyarakat, Sahroni semprot Distamhut DKI: Jangan Hamburkan Pajak Rakyat, Aset 5.000 Meter di Sunter Jaya Terlantar! (Foto: Ilsutrasi.Dok. Suara Realitas).

JAKARTA, suararealitas.co – Tokoh Masyarakat di RW 09, Sunter Jaya, Tanjung Priok, Sahroni menyoroti terkait pelaksanaan pembangunan dan penataan ruang di kawasan Jakarta Utara.

Ia menilai, bahwa setiap program yang dijalankan Dinas Taman dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta, seharusnya disertai dengan pembebasan lahan untuk akses masyarakat agar hasil pembangunan dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Selain itu, Sahroni berujar, bahwa perencanaan pembangunan harus dilakukan secara jeli dan terukur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, jangan sampai anggaran yang bersumber dari APBD DKI Jakarta hanya terserap untuk kegiatan yang tidak memberi manfaat optimal bagi warga.

Baca Juga :  Deklarasi Tajam, FSPTI DKI Jakarta Kolaborasi Jaklingko: Satukan Kekuatan Perjuangkan Hak Supir

“Kalau memang jeli, Dinas Taman dan Hutan Kota harusnya dibarengi dengan pembebasan lahan untuk aksesnya. Jangan hanya buang-buang anggaran pajak rakyat APBD DKI Jakarta,” ujar Sahroni, Rabu (10/6).

Ia menambahkan, pembangunan kawasan hijau maupun fasilitas publik harus memperhatikan kebutuhan akses warga sekitar.

Dengan begitu, program pemerintah tidak hanya terlihat indah secara fisik, tetapi juga benar-benar fungsional dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Baca Juga :  Duh! Pulo Gebang Geger, Warga Resah Kehadiran Hutan Kota Diduga Jadi Tempat Maksiat hingga Simpan Tembakau Sintetis Gorilla

Sahroni pun berharap, pemerintah daerah (Pemda) DKI Jakarta dapat lebih memperhatikan koordinasi antar instansi dalam setiap rencana pembangunan.

Bahkan ia mengaku, perencanaan yang matang akan membuat penggunaan anggaran lebih efisien dan tepat sasaran.

Tak hanya itu saja, ia juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengawal proses pembangunan di lingkungan setempat.

Dengan adanya masukan dari warga, pemerintah dinilai dapat lebih memahami kebutuhan riil di lapangan sebelum program dijalankan.

Penulis : Kipray

Editor : Za

Berita Terkait

Pramono Anung Puji Pengelolaan Sampah RW 07 Joglo, Jadi Contoh untuk Jakarta
PWI Jaya Gandeng Bank Jakarta Hadirkan Kategori Literasi Keuangan di MHT 2026
Satpol PP Koja Gelar Aksi ‘Rabu Tertib’, Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Ruang Publik
Sekel Warakas Heri Sulaiman Tegaskan Komitmen Dukung Penataan Kawasan di Jakarta Utara
Lapangan Padel di Lahan Aset Kemenkeu Kebon Jeruk Diduga Belum Berizin
Kunjungi Rusunawa Pesakih, Wakil Wali Kota Jakarta Barat Ajak Warga Tingkatkan Kepedulian Lingkungan
Razia Parkir Liar di Kembangan, Sudinhub Jakarta Barat Cabut Pentil 150 Motor dan Amankan 4 Jukir Liar
Sudinhub Jakut Lakukan Operasi Lintas Jaya, Sasar Kendaraan Tak Lengkapi Dokumen

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:57 WIB

Amburadul Pengelolaan Aset Distamhut DKI di Sunter Jaya, Warga Pertanyakan Kemana Anggaran Mengalir yang Diduga Dipakai Tanpa Kontribusi ?

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:36 WIB

Pramono Anung Puji Pengelolaan Sampah RW 07 Joglo, Jadi Contoh untuk Jakarta

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:08 WIB

PWI Jaya Gandeng Bank Jakarta Hadirkan Kategori Literasi Keuangan di MHT 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:44 WIB

Satpol PP Koja Gelar Aksi ‘Rabu Tertib’, Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Ruang Publik

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:34 WIB

Sekel Warakas Heri Sulaiman Tegaskan Komitmen Dukung Penataan Kawasan di Jakarta Utara

Berita Terbaru

TNI-Polri

Pelayanan Samsat Depok Dinilai Tepat dan Memudahkan Warga

Kamis, 11 Jun 2026 - 15:36 WIB