Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTAmburadul Pengelolaan Aset Distamhut DKI di Sunter Jaya, Warga Pertanyakan Kemana Anggaran Mengalir yang Diduga Dipakai Tanpa Kontribusi ?Komentar: 0
Aset Daerah Terbengkalai

Amburadul Pengelolaan Aset Distamhut DKI di Sunter Jaya, Warga Pertanyakan Kemana Anggaran Mengalir yang Diduga Dipakai Tanpa Kontribusi ?

Suara Realitas, 11 Juni 2026, 23:57 WIB · 4 menit bacaBaca di App
Huruf
POTRET - Tokoh Masyarakat, Sahroni semprot Distamhut DKI: Jangan Hamburkan Pajak Rakyat, Aset 5.000 Meter di Sunter Jaya Terlantar! (Foto: Ilsutrasi.Dok. Suara Realitas).

JAKARTA, suararealitas.co – Tokoh Masyarakat di RW 09, Sunter Jaya, Tanjung Priok, Sahroni menyoroti terkait pelaksanaan pembangunan dan penataan ruang di kawasan Jakarta Utara.

Ia menilai, bahwa setiap program yang dijalankan Dinas Taman dan Hutan Kota (Distamhut) DKI Jakarta, seharusnya disertai dengan pembebasan lahan untuk akses masyarakat agar hasil pembangunan dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Selain itu, Sahroni berujar, bahwa perencanaan pembangunan harus dilakukan secara jeli dan terukur.

Menurutnya, jangan sampai anggaran yang bersumber dari APBD DKI Jakarta hanya terserap untuk kegiatan yang tidak memberi manfaat optimal bagi warga.

Baca Juga :  Sinergi Kemnaker dan Kementerian PU, Wamenaker Ferry : Pekerja Konstruksi Lokal Wajib Naik Kelas

“Kalau memang jeli, Dinas Taman dan Hutan Kota harusnya dibarengi dengan pembebasan lahan untuk aksesnya. Jangan hanya buang-buang anggaran pajak rakyat APBD DKI Jakarta,” ujar Sahroni, Rabu (10/6).

Ia menambahkan, pembangunan kawasan hijau maupun fasilitas publik harus memperhatikan kebutuhan akses warga sekitar.

Dengan begitu, program pemerintah tidak hanya terlihat indah secara fisik, tetapi juga benar-benar fungsional dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Baca Juga :  Boleh Bawa Sepeda Non-lipat, LRT Jabodebek Jalankan Pola Operasi 270 Perjalanan di Long Weekend Maulid Nabi

Sahroni pun berharap, pemerintah daerah (Pemda) DKI Jakarta dapat lebih memperhatikan koordinasi antar instansi dalam setiap rencana pembangunan.

Bahkan ia mengaku, perencanaan yang matang akan membuat penggunaan anggaran lebih efisien dan tepat sasaran.

Tak hanya itu saja, ia juga menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengawal proses pembangunan di lingkungan setempat.

Dengan adanya masukan dari warga, pemerintah dinilai dapat lebih memahami kebutuhan riil di lapangan sebelum program dijalankan.

Laman: 1 2 3

Lihat Megapolitan Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Megapolitan
Berita AktualKanal lain
NasionalKanal lain