DPRD Kota Tangerang Tekankan Kajian Manfaat Pembangunan TOD Alam Sutera

- Jurnalis

Minggu, 21 September 2025 - 22:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA TANGERANG, Suararealitas.co – Rencana Pembangunan TOD Alam Sutera kembali mencuri perhatian publik setelah Pemkot Tangerang menggagas pembangunan Jalan Frontage Utara sepanjang 2 kilometer. Infrastruktur yang menghubungkan Jalan MH Thamrin dengan Jalan HR Rasuna Said ini diproyeksikan sebagai akses utama dalam mendukung kawasan Transit Oriented Development (TOD) di wilayah Pinang. Selasa (16/9/2025).

Anggota Komisi IV DPRD Kota Tangerang, Apanudin, menyebut pihaknya belum mendapat penjelasan resmi dari Dinas PUPR terkait proyek tersebut. Menurutnya, penting bagi Pemkot untuk melakukan komunikasi terbuka dengan legislatif agar arah pembangunan selaras dengan kebutuhan masyarakat.

“Kalau memang ini bagian dari Pembangunan TOD Alam Sutera, tentu harus ada kajian komprehensif. Bukan hanya soal jalan baru, tapi juga bagaimana dampaknya terhadap lalu lintas dan manfaat nyata bagi warga,” ungkapnya

Meski begitu, DPRD menegaskan pada prinsipnya mendukung rencana Pemkot. Ketua Komisi IV DPRD Kota Tangerang, Supiani, menambahkan pembangunan frontage road bisa menjadi solusi kepadatan lalu lintas sekaligus memperkuat konektivitas menuju Tol Jakarta–Merak. Namun ia mengingatkan agar perencanaan dilakukan secara hati-hati.

Baca Juga :  Harkannas di Parigi Moutong Jadi Tolak Ukur Daerah Lain

Sementara itu, Kepala Bappeda Kota Tangerang, Yeti Rohaeti, menuturkan pembangunan frontage road merupakan bagian dari strategi besar mengembangkan Pembangunan TOD Alam Sutera. Jalan ini tidak hanya membuka akses baru, tetapi juga diharapkan menjadi simpul konektivitas perkotaan.

Baca Juga :  Jadikan Ajang Silaturahmi dan Menghargai Sesama Umat Beragama, MIO Bali Gelar Bukber di Paud Aisiyah

“Kami menargetkan kawasan TOD Alam Sutera sebagai pusat ekonomi, perdagangan, dan hunian modern. Jalan Frontage Utara sepanjang 2 kilometer ini akan menjadi langkah awal,” jelasnya.

Dengan adanya proyek ini, Pemkot berharap konektivitas antarwilayah semakin lancar. Namun DPRD menegaskan perlunya melibatkan masyarakat sejak awal agar manfaat pembangunan benar-benar dirasakan secara luas, tidak hanya untuk mendukung kawasan komersial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi
Bungkam Soal Konsumsi Rp1,49 Miliar, Kini 40 Proyek Infrastruktur Rajeg Jadi Sorotan
Rp1,49 Miliar untuk Nasi Kotak Rapat, Kecamatan Rajeg Kenyang Anggaran
Fungsi Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Disorot, GMNI Desak Respons Atas Laporan Penyalahgunaan Wewenang
Tahun Baru Hijriyah: Saatnya Berhijrah dari Seremoni ke Substansi
Pelayanan Publik Balai Desa Warungpring Dikritik Warga, Kades Dinilai Persulit Permohonan Salinan Warkah Tanah
BPKAD Bungkam Terkait BPKB Milik Armada DLHK yang Terselip
Idul Adha: Ketika Pisau Kurban Tajam ke Hewan, Tapi Tumpul ke Keserakahan

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 13:33 WIB

Makan Minum Rapat Rp1,49 Miliar di Rajeg Viral di Media Sosial, BARATA Layangkan Somasi

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:03 WIB

Bungkam Soal Konsumsi Rp1,49 Miliar, Kini 40 Proyek Infrastruktur Rajeg Jadi Sorotan

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:48 WIB

Rp1,49 Miliar untuk Nasi Kotak Rapat, Kecamatan Rajeg Kenyang Anggaran

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:59 WIB

Fungsi Kejaksaan Negeri Kota Tangerang Disorot, GMNI Desak Respons Atas Laporan Penyalahgunaan Wewenang

Senin, 15 Juni 2026 - 23:40 WIB

Tahun Baru Hijriyah: Saatnya Berhijrah dari Seremoni ke Substansi

Berita Terbaru