Pramono Tinjau Operasi Bibir Sumbing di RSUD Kalideres: Hasilnya Bagus Semua

- Jurnalis

Senin, 23 Juni 2025 - 17:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TERPANTAU: Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat tinjau langsung operasi bibir sumbing,  katarak, dan khitanan massal. (Foto: Istimewa).

TERPANTAU: Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung saat tinjau langsung operasi bibir sumbing, katarak, dan khitanan massal. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, suararealitas.co – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meninjau langsung operasi bibir sumbing yang di prakarsai oleh Smile Train Indonesia (NGO International) dan perhimpunan dokter specialis bedah plastik bersama Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta. Operasi tersebut berlangsung di RSUD Kalideres Jakarta Barat, Senin (23/5/2025).

“Yang mendaftar ada 65 orang, namun yang memenuhi syarat untuk operasi itu ada 55 orang, dan yang paling menarik itu yang akan di operasi ini bukan hanya dari Jakarta saja melainkan dari luar daerah diantaranya ada dari Riau, Papua, Jawa Barat, dan Banten,” ujar Pramono, di Jakarta Barat.

Baca Juga :  BPJS Kesehatan Penting Untuk Diketahui Dan Dipahami

“Alhamdulillah tadi saya sudah lihat sendiri hasilnya yang sudah di operasi itu bagus semua. Dalam operasi itu ada dua, yang pertama bibir dan langit-langit. Apa yang dilakukan pemerintah DKI Jakarta melalui Dinas Kesehatan bisa berjalan dengan baik,” sambungnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pantauan dilokasi, kegiatan tersebut tampak dihadiri Anggota DPDR RI Carles Honoris, Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati, Walikota Jakarta Barat Uus Kiswanto beserta jajaran Kasudin Kesehatan Jakarta Barat, Dirut RSUD Kalideres dr. Diah Anggraini, dan para pejabat teras lainnya.

Baca Juga :  Tangsel Jadi Sorotan, TPS: Pemkot Tangsel Jangan Abaikan Pelayanan Masyarakat

Disamping itu, kata Pramono, Pemprov DKI Jakarta bersama Dinas Kesehatan melaksanakan operasi katarak. Jumlahnya ada 33 peserta yang menjalankan operasi tersebut.

“Selain itu, kita juga melaksanakan operasi katarak dan khitanan massal, jumlahnya mencapai 585 peserta. Hal itu bertujuan untuk membantu masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan walaupun sudah ada BPJS Kesehatan, tapi kami tetap secara langsung melakukan yang terbaik untuk masyarakat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Hentikan Sementara MBG: Keselamatan Anak Lebih Utama daripada Ambisi Program
Pemprov DKI Jakarta Terus Berkomitmen Wujudkan Udara Bersih dan Sehat
Rano Karno Buka Musyawarah Kerja PMI DKI Jakarta
Anggaran 70 Juta, Wadah Sabun Cair di Kantor Dinkes Tangsel, Gunakan Botol Bekas
Gubernur Pramono Resmikan RS Primaya Kelapa Gading 
Tumpukan Sampah Terparkir di RSUD Tangsel Buntut Tunggu Antrian
RSUD Koja Disorot, Identitas Perempuan Asal Kabupaten Tangerang “Dimatikan” oleh Administrasi: Kesalahan atau Pemalsuan?
Diduga limbah B3 Dari Peleburan Baja, Di Buang Sembarang

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 01:38 WIB

Hentikan Sementara MBG: Keselamatan Anak Lebih Utama daripada Ambisi Program

Selasa, 10 Februari 2026 - 19:56 WIB

Pemprov DKI Jakarta Terus Berkomitmen Wujudkan Udara Bersih dan Sehat

Kamis, 29 Januari 2026 - 06:24 WIB

Rano Karno Buka Musyawarah Kerja PMI DKI Jakarta

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:57 WIB

Anggaran 70 Juta, Wadah Sabun Cair di Kantor Dinkes Tangsel, Gunakan Botol Bekas

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:43 WIB

Gubernur Pramono Resmikan RS Primaya Kelapa Gading 

Berita Terbaru

Berita Aktual

Pelajar Jadi Korban, HIMMARAYA Desak Penegakan Tanpa Tawar

Senin, 23 Feb 2026 - 18:43 WIB