SPPG Purasari dan Karacak mengikuti Pelatihan Hygiene Pangan, 

- Jurnalis

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR, Suararealitas.co  – Guna meningkatkan kualitas keamanan dan higienitas dalam pengelolaan makanan, SPPG Purasari bersama SPPG Karacak melaksanakan kegiatan Pelatihan Hygiene Pangan. Pada hari Sabtu (9/05/2026 dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Bersama Nakes Puskesmas Puraseda Leuwiliang, Kabupaten Bogor.

Pelatihan ini, berlangsung di Balai Kemasyarakatan (L.H) Desa Purasari bertujuan untuk memberikan pemahaman serta keterampilan dalam penerapan standar higiene dan sanitasi makanan sesuai ketentuan yang berlaku sehingga dapat meningkatkan kualitas pelayanan serta keamanan pangan.

Gama Mulya, S,TP S.Kom CH,CHT,CPP Pengawas Gizi SPPG Purasari mengapresiasi terkait kegiatan pelatihan yang dilaksanakan oleh pihak terkait untuk SPPG sangat bagus dan bermanfaat memberikan pemahaman keilmuan dan pengetahuan kepada relawan-relawan.

“Program yang sangat bagus dan sangat bermanfaat karena dengan adanya pelatihan dari dinas kesehatan Bogor ini memberikan pemahaman keilmuan dan pengetahuan kepada relawan-relawan yang langsung berinteraksi dengan proses produksi makanan sehingga para relawan lebih mengetahui titik-titik krusial dimana menyebabkan gangguan kesehatan dan juga keamanan pangan itu lebih mudah dipahami oleh para relawan,” ujar Gama Muliya.

Gama, mengatakan merasa sangat terbantu dengan adanya pelatihan dari dinas kesehatan sesuai dengan arahan dari pak presiden dan juga dari BGN terkait pelatihan rencana makanan

Baca Juga :  Puluhan Calon Pengantin Tertipu, Kerugian Capai Ratusan Juta: Polisi Selidiki Aliran Uang Wedding Organizer Bodong

“Untuk pelatihan penjamah makanan itu biasanya hanya satu hari namun cukup panjang dari pagi hingga sore karena materinya cukup banyak ada 8 materi dari dinas kesehatan dan juga dari Puskesmas setempat,” ungkapnya

Di Akhir Pernyataan, Gama berharap untuk SPPG di purasari dan juga semua yang diutamakan adalah di program BGN ini yang paling utama adalah keamanan pangan dan kesehatan seperti itu.

“Jadi terkait rasa memang program ini lebih diutamakan untuk makanan bergizi atau makanan yang sehat seperti itu. Dengan harapan program ini bisa memberikan manfaat kesehatan bagi masyarakat setempat,” pungkasnya

Berita Terkait

Perkuat Layanan Promotif-Preventif, Puskesmas Kutabumi Gelar Cek Kesehatan Gratis di Gereja Santo Petrus
Pengawasan Pangan di Jakarta Barat, Mpok Jupe Frozen Food Ditemukan Jual Produk Tanpa Label hingga Kedaluwarsa
ICATI Jakarta Gelar Donor Darah Kedelapan, 540 Orang Antusias Mendaftar
Hari Paru Sedunia 2026, PDPI Serukan Pentingnya Menjaga Paru Sepanjang Kehidupan
Gerak Cepat, Polsek Cigudeg berhasil Temukan Motor Warga yang Hilang Setalah beberapa Hari Dilaporkan Hilang
Dua Juara, Satu Semangat: PKBM Mutiara Hati Terus Kembangkan Potensi
Musrenbangdes Tulungrejo Bahas RKPDes 2027, Warga Aktif Sampaikan Aspirasi
Jaga Kebersihan Lingkungan, TP PKK Berperan Penting Tangani Persoalan Sampah

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 15:22 WIB

Perkuat Layanan Promotif-Preventif, Puskesmas Kutabumi Gelar Cek Kesehatan Gratis di Gereja Santo Petrus

Sabtu, 26 September 2026 - 16:28 WIB

Pengawasan Pangan di Jakarta Barat, Mpok Jupe Frozen Food Ditemukan Jual Produk Tanpa Label hingga Kedaluwarsa

Sabtu, 26 September 2026 - 12:17 WIB

ICATI Jakarta Gelar Donor Darah Kedelapan, 540 Orang Antusias Mendaftar

Jumat, 25 September 2026 - 16:17 WIB

Hari Paru Sedunia 2026, PDPI Serukan Pentingnya Menjaga Paru Sepanjang Kehidupan

Jumat, 25 September 2026 - 10:35 WIB

Gerak Cepat, Polsek Cigudeg berhasil Temukan Motor Warga yang Hilang Setalah beberapa Hari Dilaporkan Hilang

Berita Terbaru