Kemenhub Bagikan 150 Life Jacket untuk Nelayan Muara Angke, Perkuat Budaya Keselamatan Pelayaran

- Jurnalis

Jumat, 17 Juli 2026 - 02:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA,  suararealitas.co — Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut kembali menegaskan komitmennya membangun budaya keselamatan pelayaran di kawasan pesisir Ibu Kota.

Dalam kegiatan Kampanye Keselamatan Pelayaran di Muara Angke Jakarta, Jumat (17/7), Ditjen Perhubungan Laut menyerahkan bantuan berupa 150 unit life jacket untuk para nelayan, dengan 50 unit diantaranya berasal dari Biro Klasifikasi Indonesia (BKI).

Tidak hanya life jacket, 2.216 Buku Pelaut Merah, dan 6 e-Pas Kecil juga turut diberikan kepada nelayan dan masyarakat maritim setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, mengatakan Muara Angke merupakan kawasan strategis dengan aktivitas pelayaran dan perikanan yang sangat tinggi, sehingga mobilitas kapal di kawasan tersebut harus diimbangi dengan kepatuhan terhadap ketentuan keselamatan.

“Kepatuhan terhadap standar keselamatan, kelaikan kapal, penggunaan alat keselamatan seperti life jacket, serta pemahaman terhadap kondisi cuaca dan alur pelayaran adalah kunci utama dalam mencegah kecelakaan di laut,” ujar Masyhud dalam sambutannya.

Keselamatan pelayaran merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan peran aktif seluruh pemangku kepentingan.

Baca Juga :  Pelaksanaan Mou PT Akses Pelabuhan Indonesia Dengan PT Maerakca Graha Kencana

Untuk itu, Masyhud mengajak seluruh pemilik kapal, operator, nakhoda, awak kapal, dan nelayan untuk selalu memastikan kapal dalam kondisi laik laut sebelum berlayar, melengkapi kapal dengan life jacket dan peralatan keselamatan lainnya, mematuhi kapasitas angkut, serta memperhatikan informasi cuaca dan arahan Syahbandar.

“Keselamatan harus menjadi pertimbangan utama dalam setiap pelayaran, karena tidak ada aktivitas yang lebih penting daripada perlindungan terhadap jiwa manusia,” tegasnya.

Dirjen Masyhud menegaskan penggunaan life jacket merupakan langkah sederhana namun sangat penting dalam upaya melindungi keselamatan jiwa, karena dapat menjadi penyelamat utama apabila terjadi keadaan darurat atau kecelakaan di laut.

“Kami berharap kampanye keselamatan pelayaran ini menjadi momentum untuk membangun kesadaran kolektif, menjadikan keselamatan sebagai budaya, dan mewujudkan pelayaran yang aman, nyaman, dan berkelanjutan,” ujarnya menutup sambutannya.

Senada dengan hal tersebut, Plt. Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran (KPLP), Triono, mengatakan bantuan yang diserahkan pada kegiatan kali ini merupakan kesinambungan dari Kampanye Keselamatan Pelayaran yang sebelumnya telah dilaksanakan di Pelabuhan Penumpang Kaliadem, Muara Angke, di mana Kementerian Perhubungan telah menyalurkan 604 unit life jacket, 10 unit life buoy, 180 paket sembako, 2.791 Buku Pelaut Merah, serta 38 e-Pas Kecil kepada masyarakat maritim setempat pada Desember 2025 silam.

Baca Juga :  UPRS V Bantah Tuduhan Kebijakan Sepihak: Klaim Sosialisasi dan Aspirasi Warga Selalu Dibuka

Kampaye Keselamatan Pelayaran yang digelar di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Muara Angke ini diikuti oleh 102 peserta dari unsur Kementerian Perhubungan, instansi pemerintah daerah, asosiasi, pemangku kepentingan pelayaran, serta perwakilan nelayan dan awak kapal wisata di wilayah DKI Jakarta.

“Melalui sinergi seluruh pihak, Ditjen Perhubungan Laut optimis budaya keselamatan pelayaran akan semakin kuat sehingga mampu menekan angka kecelakaan di laut dan meningkatkan perlindungan bagi masyarakat maritim Indonesia,” tegas Triono.

Kegiatan ini turut dihadiri Komandan Komando Daerah Angkatan Laut (Dankodaeral) III, Direktur Kepolisian Perairan dan Udara Polda Metro Jaya, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Perikanan Provinsi DKI Jakarta, perwakilan Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI), serta tokoh masyarakat dan perwakilan nelayan Muara Angke.

Penulis : sa

Berita Terkait

Pelabuhan Patimban Layani Impor Peti Kemas Internasional Perdana, Bongkar 384 TEUs Komponen BYD
Kemenhub dan UK PACT Luncurkan Tiga Dokumen Strategis Percepat Dekarbonisasi Sektor Maritim Indonesia
Kemenhub Fasilitasi Penyerahan Santunan Rp1,01 Miliar kepada Ahli Waris ABK Indonesia yang Hilang di Laut
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Pelayaran Peti Kemas Internasional, KSOP: Tonggak Baru Logistik Nasional
Ditjen Perhubungan Laut Dukung Green and Smart Port untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
Kemenhub Perkuat Kualitas Lulusan Diklat Kepelautan Selaraskan Kebutuhan Industri Pelayaran
Hari Pelaut Sedunia 2026: Kemenhub Perkuat Kesejahteraan Pelaut, Indonesia Miliki 1,6 Juta Pelaut
Ditjen Hubla dan US Coast Guard Tinjau Keamanan Empat Pelabuhan Batam, Perkuat Implementasi ISPS Code

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:14 WIB

Pelabuhan Patimban Layani Impor Peti Kemas Internasional Perdana, Bongkar 384 TEUs Komponen BYD

Jumat, 17 Juli 2026 - 02:02 WIB

Kemenhub Bagikan 150 Life Jacket untuk Nelayan Muara Angke, Perkuat Budaya Keselamatan Pelayaran

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:27 WIB

Kemenhub dan UK PACT Luncurkan Tiga Dokumen Strategis Percepat Dekarbonisasi Sektor Maritim Indonesia

Minggu, 12 Juli 2026 - 18:40 WIB

Kemenhub Fasilitasi Penyerahan Santunan Rp1,01 Miliar kepada Ahli Waris ABK Indonesia yang Hilang di Laut

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:43 WIB

Pelabuhan Patimban Resmi Layani Pelayaran Peti Kemas Internasional, KSOP: Tonggak Baru Logistik Nasional

Berita Terbaru