418 Personel Gabungan Amankan Dua Aksi Demonstrasi di Jakarta Pusat, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

- Jurnalis

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, suararealitas.co – Sebanyak 418 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan dua aksi unjuk rasa yang berlangsung di wilayah Jakarta Pusat pada Rabu (15/7/2026). Personel tersebut berasal dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta jajaran Polsek.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Iptu Erlyn Sumantri mengatakan, aksi pertama akan digelar oleh Aliansi Mahasiswa Peduli Keadilan bersama sejumlah elemen massa di depan Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI, Jalan Lapangan Banteng.

Baca Juga :  AKP Pardiman Disebut Ditangkap Bareskrim, Kapolres Tangsel: Hanya Saksi dan Tak Terlibat

“Pengamanan aksi unjuk rasa dari Aliansi Mahasiswa Peduli Keadilan dan beberapa elemen massa di Kantor OJK RI, Jalan Lapangan Banteng dengan rencana giat pukul 10.00 WIB,” kata Erlyn dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikutip Liputan6.setelah itu, personel juga akan disiagakan untuk mengamankan aksi yang digelar Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Indonesia bersama sejumlah elemen massa di kawasan Gambir. Unjuk rasa tersebut dijadwalkan berlangsung mulai pukul 13.00 WIB.

Baca Juga :  Dugaan Ngaku Ketum IKWI dan Terbitkan Surat, Polisi Bakal BAP IK dan RS

Selama kegiatan berlangsung, kepolisian akan menerapkan rekayasa lalu lintas secara situasional dengan menyesuaikan kondisi dan jumlah massa di lokasi aksi.

Masyarakat diimbau menghindari ruas jalan di sekitar titik demonstrasi sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kepadatan arus lalu lintas.

Penulis : sa

Berita Terkait

Pimpin Pemusnahan 1,3 Ton Ketamin, Menko Polkam Tegaskan Indonesia Bukan Tempat Transit dan Jalur Peredaran Narkoba
Konten TikTok Bisa Berujung Pidana? Praktisi Hukum Rurih Jelaskan Batas Kritik dan Tuduhan
‎Beli Cash 85 Juta, BPKB Mobil Tak Diberikan, Arizu Berkah Mobilindo Bohongi Konsumen? 
Terendus Dugaan Praktik Pengangsu Solar Subsidi di SPBU Bubakan Semarang, Aparat Didesak Bergerak
KPK Lanjutkan Penyidikan Dugaan Korupsi Bea Cukai, Dua Saksi Diperiksa di Gedung Merah Putih
Dari Ruangan Terkunci hingga Dugaan Bunker, Ini Kronologi Kasus 995 Senjata di Jaksel
‎Dugaan Penyalahgunaan Solar Subsidi di SPBU Suradadi Purin Tegal Mencuat, Pemilik Truk Disebut Berinisial BD
Seorang Jurnalis Diduga Diintimidasi dan Dianiaya Oknum Sekuriti Serta Pegawai FIF Tangcity Tangerang

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 07:56 WIB

Pimpin Pemusnahan 1,3 Ton Ketamin, Menko Polkam Tegaskan Indonesia Bukan Tempat Transit dan Jalur Peredaran Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 - 00:04 WIB

Konten TikTok Bisa Berujung Pidana? Praktisi Hukum Rurih Jelaskan Batas Kritik dan Tuduhan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 14:58 WIB

‎Beli Cash 85 Juta, BPKB Mobil Tak Diberikan, Arizu Berkah Mobilindo Bohongi Konsumen? 

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Terendus Dugaan Praktik Pengangsu Solar Subsidi di SPBU Bubakan Semarang, Aparat Didesak Bergerak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:48 WIB

KPK Lanjutkan Penyidikan Dugaan Korupsi Bea Cukai, Dua Saksi Diperiksa di Gedung Merah Putih

Berita Terbaru