Ditjen Hubla dan US Coast Guard Tinjau Keamanan Empat Pelabuhan Batam, Perkuat Implementasi ISPS Code

- Jurnalis

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BATAM, suararealitas.co – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan bersama United States Coast Guard (US Coast Guard) melaksanakan kunjungan keamanan pelabuhan (Port Visit) ke empat fasilitas pelabuhan di Batam, Kepulauan Riau, pada 22–23 Juni 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk meninjau implementasi International Ship and Port Facility Security (ISPS) Code sekaligus memperkuat kerjasama kedua negara dalam mendukung keamanan transportasi maritim internasional.

Kunjungan dilakukan pada empat fasilitas pelabuhan yang telah menerapkan standar keamanan ISPS Code, yaitu Terminal Ferry Internasional Sekupang, Terminal Khusus PT McDermott Indonesia, PT Nongsa Terminal Bahari, dan PT Sarana Citranusa Kabil.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Kesatuan Pengawasan Laut dan Pelayaran, Triono, mengatakan bahwa kegiatan port visit merupakan agenda yang secara berkala dilakukan oleh U.S. Coast Guard di sejumlah pelabuhan Indonesia untuk melihat konsistensi penerapan standar keamanan internasional pada fasilitas pelabuhan.

Baca Juga :  Warning Keras Open Bidding Tangsel: TPS Minta Pansel Jangan Main Mata, Stop Pejabat 'ABS' di Dispora hingga Satpol PP!

“Tahun ini Batam mendapat kesempatan untuk menerima kunjungan dari U.S. Coast Guard. Kegiatan ini menjadi momentum yang baik untuk saling berbagi pengalaman, meningkatkan pemahaman, serta memperkuat implementasi ISPS Code di fasilitas pelabuhan,” ujar Triono, Rabu, (24/06).

Menurutnya, keempat fasilitas pelabuhan yang dikunjungi telah memperoleh Statement of Compliance of a Port Facility (SoCPF), yang menunjukkan bahwa sistem keamanan, peralatan, serta sumber daya manusia yang dimiliki telah memenuhi standar internasional sesuai ketentuan ISPS Code.

Ia menekankan bahwa standar keamanan tersebut harus diterapkan secara konsisten dan berkelanjutan sehingga menjadi bagian dari budaya kerja seluruh pihak yang beraktivitas di pelabuhan. Dengan demikian, kewaspadaan terhadap potensi ancaman dan gangguan keamanan dapat terus ditingkatkan.

Baca Juga :  Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Situasi Darurat, KSOP Kelas 1 Ambon Gelar Top Drill di Kapal Penumpang.

“Konsistensi penerapan ISPS Code sangat penting untuk membangun budaya keamanan di lingkungan pelabuhan. Hal ini menjadi kunci dalam menjaga keamanan fasilitas pelabuhan sekaligus mendukung kelancaran aktivitas transportasi laut,” jelasnya.

Sementara itu, delegasi U.S. Coast Guard yang dipimpin oleh LCDR Nicole Emmons bersama para International Port Security Specialist melakukan observasi lapangan terhadap penerapan sistem keamanan di masing-masing fasilitas pelabuhan.

Hasil kunjungan tersebut selanjutnya akan menjadi bahan diskusi dan pertukaran informasi antara kedua pihak sebagai bagian dari upaya peningkatan keamanan maritim.

Melalui kolaborasi ini, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut berharap kerja sama dengan U.S. Coast Guard dapat terus diperkuat guna mendukung penerapan standar keamanan pelabuhan yang berkelanjutan serta menjaga keamanan sistem transportasi maritim global.(AS/ETJ/HJ)

 

Penulis : Sa

Berita Terkait

Ditjen Hubla Perkuat Pengawasan Penggunaan Perairan, Cegah Potensi PNBP Negara Hilang
Ditjen Hubla Perkuat Penegakan Hukum Maritim melalui Diklat Manajemen PPNS 200 Jam
Salah Tangani Dangerous Goods Bisa Picu Risiko Serius, KPLP Tekankan Kompetensi SDM
Kemenhub Perkuat Budaya Keselamatan Pelayaran Melalui Workshop Safety Training di Atas Kapal Pelni
Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Situasi Darurat, KSOP Kelas 1 Ambon Gelar Top Drill di Kapal Penumpang.
Tingkatkan Kesiapsiagaan, KPLP Bekali Personel SAR Hadapi Situasi Darurat di Laut
Ditjen Perhubungan Laut Optimalkan Aset Negara Untuk Perkuat Pelayanan Kepelabuhanan di Samarinda
Gempa NTT Rusak Sejumlah Pelabuhan, Dermaga Maumere dan Labuan Bajo Terdampak

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 13:02 WIB

Ditjen Hubla Perkuat Pengawasan Penggunaan Perairan, Cegah Potensi PNBP Negara Hilang

Rabu, 2 September 2026 - 14:46 WIB

Ditjen Hubla Perkuat Penegakan Hukum Maritim melalui Diklat Manajemen PPNS 200 Jam

Selasa, 1 September 2026 - 23:32 WIB

Salah Tangani Dangerous Goods Bisa Picu Risiko Serius, KPLP Tekankan Kompetensi SDM

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:51 WIB

Kemenhub Perkuat Budaya Keselamatan Pelayaran Melalui Workshop Safety Training di Atas Kapal Pelni

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Situasi Darurat, KSOP Kelas 1 Ambon Gelar Top Drill di Kapal Penumpang.

Berita Terbaru