Wujud Dukungan BRI Cabang Hayam Wuruk (KCP Glodok) kepada UMKM Melalui Akuisisi Tabungan dan QRIS

- Jurnalis

Minggu, 4 Januari 2026 - 09:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta — Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Hayam Wuruk melalui KCP Glodok terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui kegiatan akuisisi produk tabungan dan layanan QRIS.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong UMKM agar semakin mudah mengakses layanan perbankan serta beradaptasi dengan transaksi digital yang aman dan efisien. Dengan pemanfaatan QRIS, pelaku UMKM dapat melayani berbagai metode pembayaran non-tunai, sehingga meningkatkan kenyamanan konsumen dan potensi penjualan.

Pemimpin Cabang BRI KC Hayam Wuruk, Riki Rinda Sakti, menyampaikan bahwa BRI berkomitmen untuk terus hadir sebagai mitra strategis UMKM dalam pengembangan usaha dan penguatan literasi keuangan.

“Melalui akuisisi tabungan dan QRIS ini, kami berharap UMKM dapat mengelola keuangan usahanya dengan lebih tertib serta mampu bersaing di era digital,” ujar Riki Rinda Sakti.

Baca Juga :  BRI Kanca Jakarta Jelambar Pererat Hubungan dengan Nasabah Melalui Pemberian Parsel

Selain memberikan kemudahan transaksi, pendampingan dan edukasi penggunaan layanan digital juga menjadi bagian dari upaya BRI dalam menciptakan ekosistem usaha yang berkelanjutan.

Dengan langkah ini, BRI Cabang Hayam Wuruk melalui KCP Glodok optimistis dapat terus berkontribusi dalam memperkuat ekonomi kerakyatan dan mendorong inklusi keuangan di kalangan UMKM.

Berita Terkait

Berawal dari Hobi, Tim Tata Kembangkan Domba Juara Bernilai Rp500 Juta
KKP: Hilirisasi Kunci Indonesia Jadi Pusat Industri Rumput Laut Dunia
Medion Hadirkan Produsen Telur SPF Pertama di Indonesia, Perkuat Kemandirian Vaksin Nasional
LAND Catat Lonjakan Laba Bersih 165,2 Persen pada Kuartal I 2026
HOMI Catat Kenaikan Laba 2025, Perkuat Strategi Pengembangan Residensial.
Pendapatan SOLA Melesat ke Rp333,99 Miliar pada 2025, Laba Naik Jadi Rp44,64 Miliar
UMKM Kerupuk Mugianto di Kedoya Utara Berdayakan Ibu-ibu Lokal, Buka Lapangan Kerja dan Dongkrak Ekonomi Warga
BDKR Bukukan Laba Bersih Rp25 Miliar pada 2025, Naik 65,7 Persen

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:58 WIB

KKP: Hilirisasi Kunci Indonesia Jadi Pusat Industri Rumput Laut Dunia

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:18 WIB

Medion Hadirkan Produsen Telur SPF Pertama di Indonesia, Perkuat Kemandirian Vaksin Nasional

Senin, 15 Juni 2026 - 18:07 WIB

LAND Catat Lonjakan Laba Bersih 165,2 Persen pada Kuartal I 2026

Senin, 15 Juni 2026 - 17:36 WIB

HOMI Catat Kenaikan Laba 2025, Perkuat Strategi Pengembangan Residensial.

Senin, 15 Juni 2026 - 16:07 WIB

Pendapatan SOLA Melesat ke Rp333,99 Miliar pada 2025, Laba Naik Jadi Rp44,64 Miliar

Berita Terbaru