Jakarta, Suararealitas.co – PT Sidomulyo Selaras Tbk, telah menyelenggarakan dua agenda penting, yakni Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) dan Public Expose tahun 2025. Kedua agenda tersebut menandai komitmen Perseroan dalam memperkuat fundamental keuangan, meningkatkan tata kelola perusahaan, serta memastikan transparansi kepada publik dan pemegang saham, di Jakarta Jumat, (17/10/2025).
Dalam RUPSLB tersebut, para pemegang saham menyetujui pelaksanaan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau Private Placement, sebagai langkah strategis Perseroan untuk memperkuat struktur permodalan dan memperbaiki posisi keuangan melalui konversi utang menjadi saham.
Pelaksanaan PMTHMETD ini dilakukan sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No. 32/POJK.04/2015, sebagaimana telah diubah dengan POJK No. 14/POJK.04/2019. Dalam mekanisme tersebut, utang Perseroan kepada Bapak Ijoe Mien Sasminto (TMS) senilai Rp61.350.635.500,- (enam puluh satu miliar tiga ratus lima puluh juta enam ratus tiga puluh lima ribu lima ratus rupiah) dikonversi menjadi saham baru Seri B yang diterbitkan Perseroan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Direktur Utama PT Sidomulyo Selaras Tbk, Evelyn Magdalena Tjoe, menjelaskan bahwa keputusan ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Perseroan dalam memperkuat struktur permodalan, meningkatkan kesehatan keuangan, serta mendorong pertumbuhan berkelanjutan.
“Pelaksanaan PMTHMETD ini merupakan langkah strategis bagi kami dalam memperbaiki leverage ratio dan memperkuat arus kas Perseroan. Dengan mengonversi sebagian utang menjadi saham, kami dapat mengurangi beban keuangan dan membuka ruang bagi peningkatan kinerja operasional di masa mendatang,” ujar Evelyn Magdalena Tjoe.
Lebih lanjut, Evelyn menegaskan bahwa aksi korporasi ini menunjukkan komitmen Perseroan terhadap prinsip keterbukaan dan tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance).
“Kami berkomitmen untuk menjaga transparansi dalam setiap langkah korporasi yang kami ambil. Restrukturisasi ini diharapkan akan memperkuat kepercayaan investor serta menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemegang saham,” tambahnya.
Masih pada kesempatan yang sama, Perseroan juga menyampaikan hasil Public Expose 2025 sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada publik.
Dalam paparannya, manajemen mengakui bahwa sepanjang tahun 2025, PT Sidomulyo Selaras Tbk mencatat penurunan volume pengangkutan, seiring dengan melemahnya industri kimia dan migas yang berdampak pada berkurangnya permintaan jasa pengiriman. Meskipun demikian, Perseroan tetap menunjukkan ketahanan bisnis dan komitmen untuk memperkuat kinerja melalui berbagai program transformasi.
Beberapa langkah strategis yang dijalankan Perseroan meliputi:
1. Pengembangan potensi bisnis baru di sektor transportasi dan logistik;
2. Penguatan proses operasional dan peningkatan layanan pelanggan;
3. Implementasi dan pengawasan rencana kerja berbasis kinerja (performance-based management);
4. Peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan produktivitas organisasi; serta
5. Penguatan tata kelola dan penerapan prinsip ESG (Environmental, Social, Governance) sebagai bagian dari strategi keberlanjutan.
“Kami terus berupaya memperkuat pondasi bisnis melalui efisiensi operasional, inovasi layanan, dan tata kelola yang transparan. Fokus kami bukan hanya untuk bertahan, tetapi untuk tumbuh secara berkelanjutan dengan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham,” jelas Evelyn Magdalena Tjoe.
Dengan terlaksananya PMTHMETD dan strategi yang dipaparkan dalam Public Expose, Perseroan optimistis dapat memperbaiki fundamental bisnis, meningkatkan efisiensi operasional, serta memperluas potensi pertumbuhan di masa mendatang.
PT Sidomulyo Selaras Tbk menegaskan komitmennya untuk menjaga transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan bisnis, serta terus memberikan nilai optimal bagi para pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan.




































