Proyek Pemeliharaan Ruang Camat Gunung Kaler Rp117 Juta Dipertanyakan, CV Putra Daerah Dinilai “Seperti Jagoan”

- Jurnalis

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG – Suararealitas.co ||Proyek pemeliharaan ruang Kantor Camat Gunung Kaler yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026 dengan nilai Rp117.667.800 menuai sorotan tajam. Pelaksanaan kegiatan tersebut dinilai janggal dan minim pengawasan, bahkan terkesan berjalan tanpa transparansi kepada publik.

Di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang tengah digencarkan pemerintah pusat, proyek ini justru menimbulkan tanda tanya besar. Sejumlah pihak menilai pelaksanaannya tidak mencerminkan prinsip kehati-hatian dalam penggunaan uang negara.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Gunung Kaler mengaku tidak mengetahui secara detail terkait proyek tersebut. Sementara itu, Camat Gunung Kaler terkesan memilih diam saat dikonfirmasi oleh awak media.

Sikap tertutup tersebut memicu kecurigaan. Ketika dikonfirmasi, pihak-pihak terkait justru bungkam, seolah proyek tersebut merupakan milik pribadi, bukan bagian dari penggunaan anggaran publik yang seharusnya terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ketua Umum Lembaga Ilmu Hukum Indonesia Bersatu (Lesim), Mursalin, melontarkan kritik keras terhadap pelaksanaan proyek tersebut. Ia menegaskan bahwa proyek pemeliharaan ruang camat harus dilakukan secara transparan dan mengutamakan kualitas, bukan sekadar formalitas anggaran.

“Proyek pemeliharaan di lingkungan kantor camat harus jelas. Jangan hanya mengejar fee tanpa memikirkan kualitas mutu bangunan. Ini uang rakyat, bukan uang pribadi,” tegas Mursalin kepada wartawan Pokja Gunung Kaler–Kresek.

Ia juga menyoroti peran CV Putra Daerah sebagai pelaksana kegiatan. Menurutnya, pihak kontraktor tidak boleh bersikap seolah kebal terhadap kritik publik.

Baca Juga :  Kepala BIN: Pembangunan AMN Proyek Bersama Bangsa

“CV Putra Daerah harus jelas. Jangan hanya membawa nama ‘putra daerah’ tapi tidak transparan. Jalin komunikasi yang baik dengan publik, buka informasi seluas-luasnya agar tidak menimbulkan kecurigaan,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak kecamatan maupun pelaksana kegiatan terkait mekanisme pengawasan, progres pekerjaan, serta detail teknis proyek tersebut. Publik pun mendesak adanya keterbukaan informasi serta pengawasan dari instansi terkait agar penggunaan anggaran negara benar-benar tepat sasaran dan berkualitas.

Berita Terkait

Poros Baru Tangerang Menggelar Nobar Film “Pesta Babi” , di Taman Gajah Tangerang
Bareskrim Polri Musnahkan Ribuan Kilogram Bawang Impor Ilegal dari Jalur Tikus Perbatasan Malaysia*
Bareskrim dan Bea Cukai Tangani Dugaan Pelanggaran Cukai, Satu Tersangka Ditangkap
Begal Ditangkap Saat Dorong Motor di Jakut, Ternyata Mau Cari Sasaran
Satgas TMMD Kodim 1710/Mimika Tanamkan Kepedulian Lingkungan Lewat Penanaman Mangrove Bersama Anak-Anak
Unit Lantas dan Sabara Polsek Kawasan Muara Baru Intensifkan Pengaturan Lalu Lintas Sore Hari di Kawasan PPS Nizam Zachman Jakarta
Solid HIV/AIDS Jadi Cahaya Edukasi bagi Generasi Muda Kabupaten Tangerang
Manfaatkan Lahan Tidur, Satgas TMMD Ke-128 Kodim 1710/Mimika Tanam Jagung Bersama Warga

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 00:57 WIB

Poros Baru Tangerang Menggelar Nobar Film “Pesta Babi” , di Taman Gajah Tangerang

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:09 WIB

Bareskrim Polri Musnahkan Ribuan Kilogram Bawang Impor Ilegal dari Jalur Tikus Perbatasan Malaysia*

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:08 WIB

Bareskrim dan Bea Cukai Tangani Dugaan Pelanggaran Cukai, Satu Tersangka Ditangkap

Kamis, 21 Mei 2026 - 13:06 WIB

Begal Ditangkap Saat Dorong Motor di Jakut, Ternyata Mau Cari Sasaran

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:43 WIB

Satgas TMMD Kodim 1710/Mimika Tanamkan Kepedulian Lingkungan Lewat Penanaman Mangrove Bersama Anak-Anak

Berita Terbaru