Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTPT.Antam Pongkor bersama Polri dan TNI Gelar Patroli GabunganKomentar: 0

PT.Antam Pongkor bersama Polri dan TNI Gelar Patroli Gabungan

Suara Realitas, 15 Juli 2026, 17:40 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf

BOGOR, Suararealitas.co – PT.Antam Pongkor bersama Polri dan TNI melaksanakan kegiatan patroli gabungan untuk menertibkan aktivitas Penambang Tanpa Izin (PETI), pada hari Rabu (15/07/2026).

Operasi ini menjadi sinyal keras bahwa negara tidak akan memberi ruang bagi penambangan ilegal di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Antam Pongkor.

Dalam sambutannya, Kapolsek Nanggung Polres Bogor AKP Ano Junaedi menyebutkan patroli kali ini bukan sekadar simbol.

“Hari ini kita bergerak dengan tindakan yang jelas, sasaran tegas, dan penegasan nyata,” ujar Kapolsek Nanggung.

Baca Juga :  DKI Jakarta Juara Umum OSN 2025

Peda kesempatan tersebut, pihak perusahaan, Agustinus Toko Susentio alias Koko menekankan bahwa operasi gabungan melibatkan Polri, TNI, Denpom, TNGHS, Satpol PP, Linmas, hingga aparat kecamatan.

“Kami mengamankan keselamatan dan keamanan dari ancaman PETI yang melanggar aturan. Operasi ini diharapkan memberi efek nyata,” tegasnya.

Langkah ini menjadi peringatan keras bagi para pelaku penambangan ilegal. Selain merusak lingkungan, aktivitas PETI juga mengancam keselamatan warga dan mengganggu stabilitas kawasan tambang.

Sebagai informasi tambahan Patroli gabungan, Dilokasi gunung Cibutak, Pasir Jawa, Cibendel (Muara Kapur). Sejumlah petugas di lokasi membawa sejumlah peralatan. Linggis, Cangkul, Palu, Garpu, untuk menindak tegas lokasi-lokasi sareng para penambang PETI.

Baca Juga :  Polsek Kelapa Gading Amankan Empat Terduga Preman dalam Operasi Kamtibmas

Tak hanya itu, sejumlah sampah pelastik, botol-botol bekas air minum, ribuan karung bekas yang diduga tempat lokasi para penampang PETI cukup banyak ditemukan di lokasi. Selain itu aliran sungai yang mengalir ke Sungai Cikaniki diduga kuat berasal dari hulu wilayah lokasi tersebut.

Lihat Berita Aktual Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Berita Aktual
NasionalKanal lain