Prof. Dr. H. Akhyar Hanif: Guru Besar Harus Terus Berkarya, Meneliti, dan Membangun Kolaborasi

- Jurnalis

Minggu, 19 Juli 2026 - 08:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Suararealitas.co  –  Prof. Dr. H. Akhyar Hanif, Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, Sumatera Barat, menegaskan bahwa jabatan Guru Besar bukan sekadar penghargaan akademik, melainkan amanah untuk terus menghasilkan karya ilmiah, memperkuat riset, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Pernyataan tersebut disampaikannya usai menerima Keputusan Menteri Agama (KMA) tentang Penetapan Guru Besar pada acara Penyerahan KMA Guru Besar Rumpun Ilmu Agama Periode III Tahun 2025 di Jakarta.

Menurut Prof. Akhyar Hanif, Guru Besar harus menjadi penggerak kemajuan ilmu pengetahuan di perguruan tinggi melalui penelitian, inovasi, serta pengabdian kepada masyarakat.

> “Gelar Guru Besar bukan akhir perjalanan akademik, tetapi awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk terus berkarya, mengembangkan ilmu pengetahuan, dan mencetak generasi yang unggul,” ujarnya.

Ia menilai dunia pendidikan tinggi harus mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Karakter dan pola belajar generasi muda yang terus berkembang menuntut dosen dan Guru Besar menghadirkan metode pembelajaran yang lebih inovatif tanpa meninggalkan nilai-nilai akademik.

Selain memperkuat budaya riset, Prof. Akhyar Hanif juga menekankan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan Guru Besar. Menurutnya, sinergi seluruh sivitas akademika akan melahirkan inovasi serta solusi yang dibutuhkan masyarakat.

Baca Juga :  Pertumbuhan Ekonomi Bali Solid, Bali Interfood 2025 Jadi Etalase Kuliner Nusantara

> “Mahasiswa harus aktif belajar, meneliti, dan mengabdi kepada masyarakat. Sementara dosen dan Guru Besar berkewajiban menjadi pembimbing sekaligus mitra dalam melahirkan gagasan-gagasan baru,” katanya.

Ia juga mengungkapkan rasa syukur atas amanah sebagai Guru Besar dan berkomitmen untuk terus mengembangkan keilmuan, meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, serta memperluas penelitian yang berdampak bagi kemajuan umat dan bangsa.

Penyerahan KMA Guru Besar Rumpun Ilmu Agama Periode III Tahun 2025 diharapkan menjadi momentum memperkuat tradisi akademik, meningkatkan kualitas riset, dan mendorong lahirnya inovasi yang berkontribusi terhadap pembangunan nasional.[]

 

Penulis : ASH

Editor : Eka

Berita Terkait

Hampir 3 Bulan Tak Ada Kejelasan, LP Nomor 205/2026 di Polsek Kelapa Dua Diduga Mangkrak
Peringati HUT ke-81 RI, Kanwil Kemenag Banten Gelar Zdikir, Do’a Kebangsaan
Hendra Hidayat Himbau Masyarakat tetap tenang terkait kasus Promosi Miras pake simbol Agama
Perbaikan Saringan Jebol di Yos Pompa 1 Dilakukan Rutin untuk Menjaga Fungsi Sistem Pengendalian Air
Bupati Wonosobo Apresiasi Aji Jaya Cup 1: Spektakuler dan Megah
Sidqi Nahkodai PAN Wonosobo, Targetkan Tembus Tiga Besar pada Pemilu 2029
Puluhan ribu buruh KSPN akan aksi unjuk rasa di DPR dan Istana Kawal aspirasi UU Ketenagakerjaan
Bupati Bogor Cup 2026 Tour Malasari Harmoni Alam, Olahraga, dan Menari di Bogor

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 01:12 WIB

Hampir 3 Bulan Tak Ada Kejelasan, LP Nomor 205/2026 di Polsek Kelapa Dua Diduga Mangkrak

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:48 WIB

Peringati HUT ke-81 RI, Kanwil Kemenag Banten Gelar Zdikir, Do’a Kebangsaan

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:49 WIB

Hendra Hidayat Himbau Masyarakat tetap tenang terkait kasus Promosi Miras pake simbol Agama

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:20 WIB

Perbaikan Saringan Jebol di Yos Pompa 1 Dilakukan Rutin untuk Menjaga Fungsi Sistem Pengendalian Air

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:03 WIB

Bupati Wonosobo Apresiasi Aji Jaya Cup 1: Spektakuler dan Megah

Berita Terbaru