TANGERANG, Suararealitas.co – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama TNI-POLRI serta BPBD Kabupaten Tangerang dan pihak-pihak terkait terus berupaya melakukan pemadaman api di area TPA Jatiwaringin, pada Jumat 3 Juli 2026.
Hal itu dikatakan langsung oleh
Brigjen TNI Djohan Darmawan selaku Direktur koordinasi pengendalian operasi di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) saat pelaksanaan penanganan di TPA Jatiwaringin yang terjadi kebakaran.
”Terimakasih kawan-kawan dan pers, jadi untuk hari keempat ini kami berusaha melakukan pemadaman api di TPA Jatiwaringin. Hadirnya BNPB, Kementrian Lingkungan Hidup (KLH), TNI, POLRI, serta seluruh unsur pemerintah juga Damkar bergabung bersama-sama untuk percepatan pemadaman api di TPA Jatiwaringin,” Brigjen TNI Djohan Darmawan selaku Direktur koordinasi pengendalian operasi di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kepada wartawan.
Selain itu, tindakan-tindakan yang dilakukan oleh BNPB juga mendatangkan dua unit Helikopter Water Bombing guna memadamkan api dari udara.
”Ada 18 unit armada pemadam kebakaran baik dari pemerintah daerah, swasta, TNI AU Dan Satrad 401 serta lainnya. Kami juga nanti akan melakukan sistem inject sebuah pipa yang ditancapkan ke dalam TPA Jatiwaringin agar dapat disalurkan air, sehingga pendinginan di area tersebut cepat teratasi,” sambungnya.
Ia menuturkan, untuk warga yang terdampak asap akibat kebakaran TPA Jatiwaringin ini langsung di evakuasi ke tempat yang aman.
”Sangat antusias juga seluruh unsur pemerintah daerah, swasta, TNI, POLRI, BPBD, Damkar, Dinkes, Puskesmas, Dishub, Dinsos, Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, Satpol PP, serta elemen relawan yang bersatu dalam pengungsian warga-warganya,” tuturnya.
Tak hanya itu, penanganan pemadaman juga nanti akan berkoordinasi dengan pihak BMKG untuk melakukan modifikasi cuaca agar hujan turun di wilayah TPA Jatiwaringin.
”Insya Allah nanti 2 hingga 3 hari kedepan kita bisa mulai melakukan modifikasi cuaca agar turun hujan. Kemudian angin di pagi hari ini di TPA Jatiwaringin tidak terlalu kencang, untuk siang hari sangat kencang, dan malam hari tidak terlalu kencang. Maka seluruh personel sudah ditugaskan agar api cepat padam,” tukasnya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemerintah daerah serta lainnya agar bersama-sama saling membantu juga berdoa kebakaran TPA Jatiwaringin cepat padam.
”Semoga pemadam kebakaran di TPA Jatiwaringin segera teratasi,” pungkasnya.




































