KKP Dukung Pengembangan Sektor Perikanan di Aceh Besar Pasca-Bencana Alam

- Jurnalis

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Suararealitas.co – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyiapkan dukungan regulasi pemanfaatan ruang laut untuk penguatan sektor perikanan di Kabupaten Aceh Besar pasca-bencana banjir bandang dan longsor akhir tahun lalu. Sebelumnya, KKP dan Pemprov Aceh telah sepakat bersinergi mempercepat penyelesaian sejumlah masalah di ruang laut Aceh yang timbul akibat bencana alam tersebut.

Direktur Pemanfaatan Ruang Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (PRP3K) Permana Yudiarso menjelaskan dukungan regulasi yang dimaksud diantaranya untuk pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Aceh Besar, penanganan sedimentasi, serta program pendanaan dan pengembangan kawasan untuk menanggulangi sejumlah kendala perikanan, seperti pendangkalan alur pelayaran yang menghambat aktivitas nelayan. Saat ini kapal hanya dapat keluar-masuk pada saat pasang sehingga mengganggu produktivitas penangkapan ikan.

Baca Juga :  Gus Halim: Tenaga Pendamping Desa Dibutuhkan Sepanjang Masa

“Kabupaten Aceh Besar punya potensi strategis sebagai pusat pengembangan ekonomi berbasis perikanan, sehingga untuk percepatan pembangunan pasca bencana, salah satu prioritas KKP adalah penguatan regulasi pemanfaatan ruang laut dan kawasan pesisirnya,” jelas Permana dalam siaran resmi di Jakarta, Rabu (8/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Permana menyampaikan untuk legalitas pemanfaatan ruang laut, pihaknya akan mendukung percepatan proses perizinan Kesesuaian Kegiatan Pemanfaatan Ruang Laut (KKPRL).

Baca Juga :  Presidium Civil Society Serukan Reformasi Pemerintah dan Hentikan Kekerasan terhadap Rakyat

“KKP juga berkolaborasi dengan mitra terkait mendukung pengembangan kawasan yang mencakup penataan ruang pesisir, pemberdayaan masyarakat, peningkatan investasi sektor kelautan, dan penguatan tata kelola kawasan pesisir,” ujarnya.

Bupati Aceh Besar Muharram Idris berharap dukungan KKP untuk pengembangan sektor perikanan di wilayahnya pascabencana banjir dan longsor, dapat segera direalisasikan.

“Harapan kami, program-program tersebut dapat segera direalisasikan sehingga mampu meningkatkan akses nelayan, memperlancar aktivitas penangkapan ikan serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pesisir di Aceh Besar,” pungkasnya.

 

Berita Terkait

Satpol PP Kelurahan Koja Sigap Evakuasi Lansia Terperosok ke Saluran Air, Korban Jalani 19 Jahitan di RSUD Koja
Dindik Kabupaten Tangerang Luncurkan Panduan MPLS 2026/2027: Bebas Biaya dan Anti-Bullying
Wakapolri Kawal Ketat Seleksi Taruna Akpol, Teknologi Kedokteran Terbaru Perkuat Akurasi Rekrutmen
Gubernur DKI Resmikan Kantor Pimpinan Wilayah Muslimat NU
KEK Singhasari Perkuat Pengembangan Talenta Global melalui Kemitraan dengan IIM Bangalore
FSPMKI Desak UU Ketenagakerjaan Baru Jamin Hak Pekerja BLU dan BLUD
Kebakaran TPA Jatiwaringin Bakal Padam Senin Mendatang, Sisa Lahan Terbakar Hanya 3,6 Persen
Membangun SDM Unggul untuk Mendukung Investasi dan Pariwisata di KEK Mandalika

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:49 WIB

Satpol PP Kelurahan Koja Sigap Evakuasi Lansia Terperosok ke Saluran Air, Korban Jalani 19 Jahitan di RSUD Koja

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:46 WIB

Dindik Kabupaten Tangerang Luncurkan Panduan MPLS 2026/2027: Bebas Biaya dan Anti-Bullying

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:52 WIB

Wakapolri Kawal Ketat Seleksi Taruna Akpol, Teknologi Kedokteran Terbaru Perkuat Akurasi Rekrutmen

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:02 WIB

Gubernur DKI Resmikan Kantor Pimpinan Wilayah Muslimat NU

Senin, 6 Juli 2026 - 21:34 WIB

KEK Singhasari Perkuat Pengembangan Talenta Global melalui Kemitraan dengan IIM Bangalore

Berita Terbaru