Jakarta Barat Gandeng Sidoarjo Tangani Sampah dengan Teknologi Eco Lindi

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, suararealitas.co – Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat memperkuat upaya penanganan sampah melalui kerja sama sister city bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo, Jawa Timur.

Sinergi tersebut difokuskan pada penerapan inovasi teknologi Eco Lindi sebagai pengurai bau sampah serta penguatan gerakan pemilahan sampah sejak dari sumbernya.

Kolaborasi itu diawali dengan kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah di Ruang Pola Kantor Wali Kota Jakarta Barat, Senin (1/6), dilanjutkan demonstrasi penggunaan cairan Eco Lindi di Bank Sampah Induk Bambu Larangan, Cengkareng Barat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Sidoarjo menghadirkan Asisten Pembangunan M. Bahrul Amig bersama Kepala UPTD TPA Griyo Mulyo, Hajd Arif Hidayat, yang memaparkan pengalaman daerahnya dalam membangun sistem pengelolaan limbah hingga meraih capaian positif dalam penilaian Waste Management Rating.

Sementara itu, Pemkot Jakarta Barat melibatkan sejumlah unsur lintas sektor dalam penguatan program, mulai dari Sudin Lingkungan Hidup, Sudin SDA, Sudin Pertamanan dan Hutan Kota, Sudin KPKP, Sudin Gulkarmat, hingga Sudin Bina Marga.

Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah menegaskan, bahwa persoalan sampah membutuhkan langkah konkret dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Baca Juga :  Pasca Penembakan Pesawat di Boven Digoel, Menko Polkam Apresiasi TNI-Polri atas Langkah Sigap Evakuasi Korban dan Pemulihan Keamanan

Saat ini, volume sampah harian di wilayah Jakarta Barat mencapai sekitar 2.200 ton, dengan dominasi sampah organik dan anorganik yang sebenarnya dapat dikelola langsung dari tingkat rumah tangga.

“Penanganan sampah tidak cukup hanya menjadi slogan. Dibutuhkan aksi nyata, komitmen bersama, dan partisipasi semua pihak agar persoalan ini dapat ditangani secara berkelanjutan,” ujar Iin.

Sebagai tahap awal implementasi, Pemkot Jakarta Barat mulai menguji efektivitas teknologi Eco Lindi, cairan penetral aroma sampah yang dikembangkan Pemkab Sidoarjo.

Teknologi tersebut mulai diterapkan di sejumlah lokasi, termasuk kawasan Tambora dan Bank Sampah Induk Bambu Larangan.

Untuk memastikan program berjalan optimal, Pemkot Jakarta Barat turut melakukan penandatanganan pakta integritas serta perjanjian kinerja bersama para camat, lurah, dan perangkat terkait.

Selain itu, akan dibentuk Satgas Pilah Sampah yang beroperasi mulai tingkat kota hingga kelurahan.

Dalam skema pelaksanaannya, setiap kelurahan ditargetkan memiliki sedikitnya satu RW percontohan pelaksanaan Gerakan Pilah Sampah sebagaimana diatur dalam Pergub DKI Jakarta Nomor 102 Tahun 2021.

Bahkan, Pemkab Sidoarjo juga mendorong Jakarta Barat mengadopsi pendekatan burden sharing atau pembagian tanggung jawab pengelolaan sampah antara pemerintah dan masyarakat.

Baca Juga :  Kejati Jateng Raih Anugerah BPI Award

Konsep tersebut merujuk pada amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 yang menekankan kewajiban setiap individu dalam mengelola sampah secara ramah lingkungan.

Di Kabupaten Sidoarjo, sistem pengelolaan TPS 3R telah dijalankan secara desentralisasi di tingkat desa dengan dukungan iuran mandiri masyarakat.

Melalui pola tersebut, pemerintah daerah lebih memfokuskan anggaran pada pengadaan infrastruktur dan pengangkutan residu menuju TPA.

Tak hanya itu, Sidoarjo juga menerapkan mekanisme insentif dan disinsentif tarif TPA berdasarkan volume serta jenis sampah untuk mendorong perubahan pola lama pengelolaan sampah yang hanya berorientasi pada pengumpulan, pengangkutan, dan pembuangan.

Pada kesempatan yang sama, RW 05 Kelurahan Cengkareng Barat ditetapkan sebagai wilayah percontohan pengelolaan sampah mandiri.

Ketua RW 05 Cengkareng Barat, Musa menyatakan kesiapan pihaknya dalam mendukung penuh implementasi program tersebut.

“Warga RW 05 siap mendukung program pemerintah. Kami akan memperkuat edukasi kepada masyarakat agar budaya memilah sampah sejak dari rumah dapat diterapkan secara konsisten,” kata Musa.

Berita Terkait

FMI, MII, dan HP Luncurkan SecBox untuk Perkuat Keamanan Siber Organisasi
Ekspansi Infrastruktur Digital, ION Network Resmikan Data Center dan Office Branch Bandung
Membedakan Karya Jurnalistik dan Konten Media Sosial dalam Ekosistem Digital
Workshop Konten Kreator, KH. Yusuf Aman: Generasi Muda Penggerak Utama Membentuk Opini
Digitalisasi Penjualan Tiket di Pelabuhan Sanur, Berikan Kemudahan Bagi Penumpang
Begini Cara Terminal Petikemas Nilam Wujudkan High Performance dan Zero Accident
Khairul Dorong Reindustrialisasi Nasional demi Wujudkan Kemandirian Teknologi Nuklir Indonesia
Andri, S.H. Sosok di Balik Tumbuhnya Prakasa Trans Logistik, Perusahaan Muda yang Siap Mendunia

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:44 WIB

Jakarta Barat Gandeng Sidoarjo Tangani Sampah dengan Teknologi Eco Lindi

Kamis, 21 Mei 2026 - 19:48 WIB

FMI, MII, dan HP Luncurkan SecBox untuk Perkuat Keamanan Siber Organisasi

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:35 WIB

Ekspansi Infrastruktur Digital, ION Network Resmikan Data Center dan Office Branch Bandung

Sabtu, 10 Januari 2026 - 08:06 WIB

Membedakan Karya Jurnalistik dan Konten Media Sosial dalam Ekosistem Digital

Jumat, 21 November 2025 - 09:40 WIB

Workshop Konten Kreator, KH. Yusuf Aman: Generasi Muda Penggerak Utama Membentuk Opini

Berita Terbaru

Berita Aktual

KOWANI Tegaskan KLB Tanpa Persetujuan Organisasi Tidak Sah

Selasa, 2 Jun 2026 - 22:18 WIB