Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTBali Jadi Proyek Percontohan Motor Listrik Nasional, EV-GO Dorong Percepatan KonversiKomentar: 0
Bali Jadi Proyek Percontohan

Bali Jadi Proyek Percontohan Motor Listrik Nasional, EV-GO Dorong Percepatan Konversi

Suara Realitas, 4 Juni 2026, 16:54 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf

BALI, suararealitas.co – Di tengah target elektrifikasi transportasi nasional, program EV-GO yang digagas oleh President EV-READY, Raine Renaldi bersama ekosistem EV-READY Group hadir sebagai upaya mempercepat konversi sepeda motor listrik melalui pembangunan ekosistem yang terintegrasi dan berkelanjutan di Indonesia.

Program yang menjadikan Bali sebagai proyek percontohan (pilot project) nasional ini sebelumnya mendapat sambutan positif dari Gubernur Bali Wayan Koster, serta jajaran Dinas Tenaga Kerja dan Energi Sumber Daya Mineral (Disnaker ESDM) Provinsi Bali.

Menurut Raine Renaldi, bahwa program konversi jutaan kendaraan bermotor di Indonesia tidak dapat dijalankan hanya oleh satu atau dua pihak.

Baca Juga :  Gudang Penimbunan Solar Subsidi Ilegal Diduga ‘Diselamatkan’ Sebelum Aparat Tiba: Skandal Bocor Informasi?

Selain itu, diperlukan juga keterlibatan seluruh elemen industri dan masyarakat agar percepatan elektrifikasi kendaraan dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Berdasarkan data industri otomotif nasional, jumlah sepeda motor di Indonesia telah melampaui 120 juta unit dan terus bertambah setiap tahunnya.

“Program konversi jutaan motor menjadi motor listrik tidak bisa dilakukan oleh satu atau dua pihak saja. Ada lima tingkatan penting yang harus terlibat, yakni produsen atau manufaktur, distributor pemegang merek, fasilitas atau bengkel konversi dengan kapasitas industri, infrastruktur publik seperti stasiun penukaran baterai, serta masyarakat yang menjadi bagian dari ekosistem kendaraan listrik,” ungkap Raine Renaldi, di Bandung, Rabu (3/5).

Baca Juga :  Hadir Sebagai Pembicara, Eki Pitung: Pentingnya Teknologi Digital dalam Kehidupan Sehari-hari

Dia menjelaskan, bahwa tantangan terbesar Indonesia saat ini tidak hanya terletak pada teknologi kendaraan listrik, tetapi juga pada kesiapan ekosistem pendukung secara menyeluruh.

“Fasilitas dan infrastruktur yang tersedia saat ini diperkirakan baru mampu memenuhi kurang dari 1 persen kebutuhan untuk mengkonversi lebih dari 120 juta sepeda motor yang beroperasi di Indonesia. Karena itu, program EV-GO dibentuk untuk mempersiapkan dan mengakselerasi konversi motor listrik nasional,” katanya.

Lihat Teknologi Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Teknologi
Berita AktualKanal lain
NasionalKanal lain