JAKARTA, suararealitas.co – Belum selesai soal kasus perselingkuhan antara lurah dan polisi, publik kembali dihebohkan oleh kasus yang sama, tapi kali ini kasus dugaan perselingkuhan tersebut menyeret nama seorang founder di sebuah perusahaan ekspedisi yang sedang naik daun.
Kasus dugaan perselingkuhan dan perzinahan mulai terbongkar satu per satu lantaran kecurigaan seorang suami terhadap kedekatan maupun hubungan gelap istrinya dengan founder tersebut.
Seorang suami yang diketahui bernama Tommy membeberkan isi foto maupun chat mesra sang istri berinisial USS dengan pria yang diduga selingkuhannya yang berinisial RDS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun karena tidak ada penyelesaian, laporan resmi pun dibuat ke kepolisian terkait dugaan tindak pidana perzinahan.
Dari pelaporan itulah terungkap bahwa mereka memiliki hubungan khusus. Melalui laporan pribadinya itu, Tommy pun melampirkan sederet dugaan bukti-bukti tangkapan layar aplikasi chat, foto kebersamaan USS dan RDS, serta chat perselingkuhan tersebut.
Mereka juga berkomunikasi menggunakan aplikasi WhatsApp. Meski terkesan jahat, namun Tommy mengaku harus membongkar hubungan gelap yang dilakukan oleh istrinya tersebut.
“Ya, saya benar membuat laporan di Polres Metro Jakarta Pusat pada 4 Mei 2026 pukul 21.00 WIB,” beber Tommy dikutip dari teropongrakyat.co, Kamis (28/5/2026).
Tommy mengaku, bahwa dirinya alami kerugian secara psikis akibat dugaan perselingkuhan tersebut.
Ironisnya, dugaan hubungan itu berdampak terhadap kondisi mental serta keharmonisan rumah tangganya hingga memicu keretakan pada keluarga.
“Pada intinya saya merasa dirugikan atas dugaan perselingkuhan yang dilakukan oleh istri saya dengan pria berinisial RDS, yang menyebabkan psikis saya terganggu dan keretakan rumah tangga saya,” lanjutnya.
Diketahui, laporan tersebut teregistrasi dengan Nomor: LP/B/1284/V/2026/SPKT/POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA.
Sementara kabar itu dibenarkan tim kuasa hukumnya, Reno Septian Simatupang. Dia sempat memberikan keterangan singkat sesudah dampingi kliennya.
Reno menyebut, langkah hukum yang diambil itu sebagai bentuk mengawal kasus yang dialami kliennya dalam mencari keadilan.
“Klien kami merasa sakit hati dan mengalami trauma secara psikis atas dugaan perselingkuhan disertai perzinahan yang dilakukan oleh mereka (USS dan RDS),” sebut Reno saat preskon dihadapan media, Senin (4/5).
Reno berharap, laporan itu diproses secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sehingga kliennya dapat memperoleh keadilan dan hak-haknya sebagai pelapor.
Terlepas dari kejadian yang dialami oleh Tommy, sebenarnya seberapa besar sih kemungkinan seorang korban perselingkuhan itu bisa pulih secara total?
Psikolog Anastasia Sari Dewi mengatakan, bahwa proses pemulihan orang yang pernah diselingkuhi tidak akan berjalan mudah.
Bahkan ia berpendapat orang yang pernah diselingkuhi punya risiko besar untuk tidak bisa pulih 100 persen.
“Menurut saya bisa (pulih), tapi tidak 100 persen hilang seperti orang yang tidak pernah diselingkuhi. Pasti ada sisa-sisa kecemasan, ketakutan, serta praduga yang ia miliki dalam kepalanya apabila menghadapi situasi yang serupa atau mengalami kondisi yang tidak jelas dari pasangan,” ujar Sari, seperti dikutip dari detikhealth.com, di Jakarta.
Sari mengatakan, orang yang pernah diselingkuhi lebih mungkin dibayangi rasa trauma menghadapi kondisi yang sama, ketika menjalin hubungan, dibandingkan dengan orang yang tidak pernah menjadi korban.
Menurutnya, seseorang bisa dikatakan pulih ketika ia bisa menciptakan kesadaran penuh pada momen memilukan, seperti diselingkuhi itu sudah berlalu dan tidak terjadi saat ini.
Kendati demikian, proses itu juga memerlukan latihan panjang untuk korban, agar bisa memiliki ketenangan yang baik.
“Itu perlu latihan yang cukup panjang untuk dia tetap memiliki ketenangan apabila menghadapi situasi-situasi tidak pasti berikutnya. Supaya tidak dihantui selingkuh-selingkuh begitu terus,” tandasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, sang founder ekpedisi ternama, RDS belum memberikan tanggapan atau klarifikasi resmi meskipun telah dikonfirmasi oleh media melalui surat dengan Nomor: 27/Skon/SR/V/2026.
Kini, suararealitas.co tengah berusaha melakukan konfirmasi kepada pihak terkait. Konfirmasi akan dimuat pada kolom berikutnya.
Di saat situasi tidak menentu, suararealitas.co tetap berkomitmen memberikan fakta dan realita jernih dari situasi dan kondisi lapangan. Ikuti terus update terkini suararealitas.co.
Penulis : Za




































