JAKARTA, suararealitas.co – Lurah Kedoya Utara, Febri Ariansyah secara resmi meminta agar proyek pemasangan portal di Green Garden yang berada di jalur umum lalu lintas warga segera dihentikan atau tidak dilanjutkan.
Febri menekankan, bahwa setiap kebijakan yang menyangkut ruang publik harus mengedepankan kepentingan bersama dan tidak boleh diputuskan secara sepihak saja, dari hal ini jangan sampai lahir sebuah hal yang berdampak terhadap kesenjangan sosial.
“Tadi pagi sudah saya rapatkan bersama unsur wilayah dan hasilnya pembangunan Portal di tinjau kembali atau tidak dilanjutkan,” ujar Febri saat dikonfirmasi suararealitas.co, Kamis (16/4).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Adapun, langkah tegas ini diambil sebagai respon terhadap gelombang keberatan yang disampaikan oleh masyarakat setempat.
“Saya minta tidak di lanjutkan pembangunanya. Kami melihat potensi konflik sosial yang cukup tinggi jika ini dipaksakan. Tugas kami adalah memastikan ketenteraman warga, bukan justru menciptakan sekat yang bisa memutus silaturahmi antar warga tetangga,” tegasnya kembali.
Alasan Penghentian Pemasangan
“Keputusan untuk menghentikan pemasangan portal ini didasari oleh beberapa pertimbangan krusial demi menjaga kondusivitas wilayah,” katanya.
Berikut ini alasan penghentian pemasangan:
1. Potensi Konflik Horizontal
Adanya kekhawatiran besar bahwa pembatasan akses jalan melalui portal akan memicu gesekan antar masyarakat, baik yang komplek maupun non komplek.
2. Keluhan Mobilitas
Banyak warga yang merasa keberatan karena pemasangan portal dianggap menghambat akses transportasi, terutama dalam keadaan darurat (seperti ambulans atau pemadam kebakaran) dan juga lalu lintas usaha micro yang berada untuk kehidupan warga kampung yang mengedepankan ekonomi kearifan lokal.
3. Aspek Legalitas dan Musyawarah
Pihak Kelurahan menilai tidak adanya kesepakatan bulat melalui musyawarah mufakat di tingkat RT/RW yang melibatkan seluruh lapisan warga terdampak yaitu warga komplek dan masyarakat non komplek.
Langkah Selanjutnya
Sebagai tindaklanjut, pihak Kelurahan Kedoya Utara akan melakukan langkah-langkah sebagai berikut:
1. Himbauan Keamanan
Mengajak warga untuk meningkatkan keamanan melalui sistem lain yang lebih inklusif, seperti penambahan CCTV atau optimalisasi petugas keamanan lingkungan (Siskamling).
2. Jangan setiap hal kecil yang masih bisa dibicarakan secara baik-baik dan dimusyawarahkan tidak harus diselesaikan dengan berkonflik.
“Dengan dihentikannya pemasangan ini, suasana di Kedoya Utara tetap harmonis dan terhindar dari perselisihan yang tidak diinginkan satu sama lain saling menjaga persaudaraan dalam bingkai Bhineka Tunggal ika




































