Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTHeboh! Video Pelajar Adu Jotos di Terowongan Tangerang Dipicu Hal Sepele, Disdik Turun TanganKomentar: 0
Berita Tangerang

Heboh! Video Pelajar Adu Jotos di Terowongan Tangerang Dipicu Hal Sepele, Disdik Turun Tangan

Suara Realitas, 29 April 2026, 14:38 WIB · 2 menit bacaDiperbarui Baca di App
Huruf

TANGERANG, suararealitas.co – Dunia pendidikan kembali dihebohkan dengan beredarnya sebuah video berdurasi lebih dari semenit di Kota Tangerang.

Pasalnya, dua remaja putra asal SMPN 21 Tangerang terekam adu jotos di sebuah terowongan.

Dalam rekaman tersebut, dua pelajar tampak saling memukul (baku hantam) tanpa ada yang berusaha melerai. Beberapa pelajar lain justru asyik menonton dan merekam pakai ponsel.

Dari kabar yang beredar, perkelahian itu dipicu hal sepele karena ejekan, konten media sosial, hingga tekanan dari lingkungan pergaulan. Gara-gara itu, emosi terpancing dan keduanya pun baku hantam.

Humas SMPN 21 Tangerang, Sarnoto membenarkan atas insiden tersebut. Ia menjelaskan, bahwa kedua siswa yang terlibat masih berada dalam satu sekolah dan memiliki hubungan pertemanan.

Baca Juga :  Ijazah Elektronik Akan Diterapkan, Siswa Bisa Cetak Mandiri

Bahkan, pihak sekolah pun segera mengambil langkah penanganan dengan memanggil orang tua kedua siswa.

“Ya kejadian itu benar, itu ketika setelah pulang sekolah. Padahal habis saya berikan pengarahan dalam pembiasaan. Keduanya teman dekat, dan pihak sekolah besoknya (Sabtu) langsung manggil orangtua masing-masing,” ungkap Sarnoto saat dikonfirmasi suararealitas.co, Rabu (29/4/2026).

Diketahui, proses pemanggilan tersebut turut disaksikan Babinsa, tokoh masyarakat, serta pihak kelurahan guna memastikan penyelesaian berjalan kondusif.

Baca Juga :  FEB UPN Veteran Jawa Timur Gelar International Guest Lecture, Akademisi AS Bahas Keberlanjutan dan Pembangunan Ekonomi

Selain itu, kedua pelajar juga langsung mendapatkan pembinaan dari pihak kepolisian setempat sebagai bentuk edukasi dan pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang.

Sementara itu, Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar menyatakan telah menindaklanjuti kasus tersebut.

Kendati demikian, pihaknya menegaskan pentingnya pengawasan dan pembinaan terhadap siswa untuk mencegah aksi kekerasan di lingkungan sekolah.

Perkelahian antar pelajar pun menjadi alarm serius bagi dunia pendidikan. Selain membahayakan pelajar, aksi kekerasan di ruang publik turut mengancam keselamatan orang lain.

Baca tentangBerita Tangerang
Lihat Pendidikan Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Pendidikan
Berita AktualKanal lain
NasionalKanal lain