Gegara Arsip Hilang, 7 Miliar Melayang

- Jurnalis

Selasa, 18 November 2025 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda 1) Kota Tangerang, Deni Koswara, menuturkan bahwa banyak persoalan administratif hingga proses hukum terjadi karena arsip tidak tersimpan dengan benar.“Arsip itu sangat penting. Sampai hari ini masih ada pegawai yang dipanggil kejaksaan dan kepolisian karena dokumen AJB tidak ditemukan. Itu masalah serius,” ujar Deni di hadapan peserta.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda 1) Kota Tangerang, Deni Koswara, menuturkan bahwa banyak persoalan administratif hingga proses hukum terjadi karena arsip tidak tersimpan dengan benar.“Arsip itu sangat penting. Sampai hari ini masih ada pegawai yang dipanggil kejaksaan dan kepolisian karena dokumen AJB tidak ditemukan. Itu masalah serius,” ujar Deni di hadapan peserta.

KOTA TANGERANG, Suararealitas.co – Pembukaan Bimbingan Teknis Admin TU Srikandi Kelurahan Tahun 2025 se-Kota Tangerang di Gedung MUI, Selasa (18/11/2025), diwarnai evaluasi terhadap lemahnya pengelolaan arsip di lingkungan pemerintah.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda 1) Kota Tangerang, Deni Koswara, menuturkan bahwa banyak persoalan administratif hingga proses hukum terjadi karena arsip tidak tersimpan dengan benar.

“Arsip itu sangat penting. Sampai hari ini masih ada pegawai yang dipanggil kejaksaan dan kepolisian karena dokumen AJB tidak ditemukan. Itu masalah serius,” ujar Deni di hadapan peserta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga mengungkap temuan pada beberapa tahun silam saat pemerintah tidak menemukan dokumen resmi kepemilikan tanah sebuah sekolah meski bangunan telah berdiri.

“Saya cari arsip ke mana-mana, tidak ada. Setelah ditelusuri, hanya ada secarik perjanjian lama. Tanahnya ternyata belum dibeli, dan kita harus mengeluarkan Rp7 miliar. Itu terjadi karena arsip tidak dikelola dengan benar,” tegasnya.

Baca Juga :  Satgas Yonif PR 330/Tri Dharma Gelar Patroli Rohani, Bagikan Ratusan Alkitab dan Kalung Rosario untuk Warga Intan Jaya

Deni meminta pengelola arsip di kelurahan dan OPD tidak lagi memandang arsip sebagai hal remeh.

“Arsip itu memori institusi. Kalau ada masalah dan kita dipanggil ke pengadilan, yang dilihat itu suratnya, notulennya, bukti administrasinya. Jangan sampai dokumen tercecer seperti dulu yang sampai ditemukan di pasar,” ucapnya.

Kepala DPPKAD Kota Tangerang, Engkos Zarkasyi, memberikan penekanan tambahan mengenai kewajiban seluruh admin memahami aplikasi Srikandi.

Ia menyebut bintek ini berlangsung tiga hari, dari Selasa sampai Kamis, dengan sistem bergiliran untuk seluruh admin TU.

“Tidak boleh ada lagi admin yang gagap digital. Semua harus menguasai Srikandi dari input, klasifikasi, sampai pengesahan dokumen,” kata Engkos.

Baca Juga :  H.Zulkarnain: Bangkitnya UMKM dalam Bangun SDM dan Dongkrak Ekonomi Kerakyatan

Ia menjelaskan bahwa Srikandi adalah fondasi baru pengelolaan arsip dinamis yang terhubung dari pusat hingga daerah.

“Srikandi ini mengintegrasikan pohon arsip. Kesalahan kecil saja bisa terbaca sistem. Itu sebabnya disiplin input data itu wajib, bukan pilihan,” ujarnya.

Engkos juga menyebut masih ada admin yang belum konsisten memperbarui data arsip.

“Kalau dokumen tidak diinput atau tidak ditata dengan benar, celahnya bisa besar. Saat pemeriksaan hukum atau audit, arsip digital yang akan jadi rujukan utama. Jangan sampai ada kekosongan data,” tegasnya.

Ia menutup dengan apresiasi kepada peserta bintek.

“Saya harap pelatihan ini melahirkan admin yang teliti, paham struktur arsip, dan bisa menjaga dokumen pemerintah tanpa celah. Ini bagian dari tanggung jawab kita bersama,” pungkasnya.

Berita Terkait

Koalisi Buruh Desak DPR Segera Bahas UU Ketenagakerjaan Baru, Ingatkan Amanat Putusan MK
Densus 88 AT Polri Ajak Masyarakat Tolak Radikalisme dan Bullying melalui Kampanye Edukasi di Car Free Day Makassar
Patroli Cipta Kondisi JJOS Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Cegah Gangguan Kamtibmas
Polsek Sunda Kelapa Tingkatkan Pelayanan dan Pengamanan Wisatawan di Dermaga Kali Adem Menuju Kepulauan Seribu
Patroli JJOS Perintis Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Intensifkan Antisipasi 3C, Tawuran, dan Gangguan Kamtibmas di Kawasan Pelabuhan
Bhabinkamtibmas Polsek Sunda Kelapa Polres Priok, Tingkatkan Harkamtibmas Melalui Kegiatan DDS di Pelabuhan Muara Angke
Program ‘Jaga Jakarta On The Spot’ di Pelabuhan Kalibaru, Polsek Kawasan Kalibaru Perkuat Sinergi dengan Pekerja demi Wujudkan Kamtibmas Kondusif
Patroli JJOS KRYD Cipta Kondisi, Polres Pelabuhan Tanjung Priok Perkuat Pengamanan dan Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Kawasan Pelabuhan

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 10:58 WIB

Koalisi Buruh Desak DPR Segera Bahas UU Ketenagakerjaan Baru, Ingatkan Amanat Putusan MK

Senin, 6 Juli 2026 - 10:55 WIB

Densus 88 AT Polri Ajak Masyarakat Tolak Radikalisme dan Bullying melalui Kampanye Edukasi di Car Free Day Makassar

Senin, 6 Juli 2026 - 10:52 WIB

Patroli Cipta Kondisi JJOS Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Cegah Gangguan Kamtibmas

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:55 WIB

Polsek Sunda Kelapa Tingkatkan Pelayanan dan Pengamanan Wisatawan di Dermaga Kali Adem Menuju Kepulauan Seribu

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:09 WIB

Patroli JJOS Perintis Presisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok Intensifkan Antisipasi 3C, Tawuran, dan Gangguan Kamtibmas di Kawasan Pelabuhan

Berita Terbaru