Ditjen Perhubungan Laut Dukung Green and Smart Port untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

- Jurnalis

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, suararealitas.co  – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan menegaskan komitmen dalam mendukung akselerasi transformasi pelabuhan nasional melalui program Green and Smart Port Initiatives (GSPI) yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pangan bersama PT IDSurvey (Persero).

Langkah strategis ini dilakukan untuk memperkuat pelabuhan sebagai simpul distribusi logistik yang krusial dalam menjaga kelancaran arus pangan antardaerah, menekan biaya logistik, meningkatkan efisiensi rantai pasok, serta menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan nasional.

Mengusung tema “Hijau Hari Ini, Cerdas Esok Hari, Ketahanan Pangan Selamanya,” program ini bertujuan mendorong pelabuhan di Indonesia menerapkan praktik terbaik dalam pengelolaan lingkungan, efisiensi operasional, dan digitalisasi layanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Jenderal Perhubungan Laut, Muhammad Masyhud, dalam Konferensi Pers GSPI 2026 yang berlangsung Rabu, 1 Juli 2026, di Ruang Rapat Utama Kemenko Pangan, Gedung Graha Mandiri, Jakarta, menyampaikan dukungan penuh DJPL terhadap inisiatif ini.

Baca Juga :  Rumiah Kartoredjo: Jejak Emas Atlet Nasional yang Jadi Kapolda Perempuan Pertama di Indonesia

“Kementerian Perhubungan mendukung penuh kegiatan ini karena sekaligus untuk menunjukkan image baru bahwa pelabuhan adalah tempat yang ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) di sisi lain, keterlibatan Ditjen Perhubungan Laut sebagai asesor juga bertujuan untuk mendorong para operator pelabuhan agar dapat memenuhi indikator green and smart pada pelabuhan yang dikelola,” ujar Dirjen Masyhud. (2/7)

Kegiatan ini sendiri merupakan rangkaian proses penilaian yang tidak hanya mengacu pada kepatuhan terhadap regulasi internasional dan nasional, tetapi juga mendorong penerapan standar yang lebih tinggi (beyond compliance).

Penilaian ini menggunakan pedoman Green and Smart Port Guidelines 3.0/2023 dengan bobot penilaian 80% Green Port dan 20% Smart Port.

Deputi Bidang Koordinasi Tata Niaga dan Distribusi Pangan Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Tatang Yuliono, menekankan bahwa transformasi pelabuhan merupakan bagian fundamental dalam memperkuat ekosistem logistik nasional.

Senada dengan hal tersebut, Chief Operating Officer (COO) PT IDSurvey (Persero), David Sidjabat, menyampaikan bahwa GSPI merupakan wujud komitmen IDSurvey dalam mendukung agenda transformasi nasional melalui sertifikasi yang berorientasi pada keberlanjutan.

Baca Juga :  Kemenhub Gelar Bimbingan Teknis Keagenan Awak Kapal: Perkuat Implementasi MLC 2006 dan Perlindungan Pelaut Indonesia

Sebagai informasi, Green and Smart Port Initiative ASRI merupakan bentuk apresiasi yang diberikan kepada pelabuhan-pelabuhan yang telah mengikuti proses asesmen Green and Smart Port dan menunjukkan komitmen dalam menerapkan prinsip keberlanjutan serta digitalisasi di sektor kepelabuhanan.

Program ini diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Pangan bersama dengan IDSurvey untuk mendorong terciptanya pelabuhan yang lebih Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI), sekaligus mendukung penguatan Sistem Logistik Nasional, pembangunan berkelanjutan, dan ketahanan pangan Indonesia.

Green and Smart Port Initiative ASRI bukan hanya memberikan apresiasi kepada pelabuhan yang telah bertransformasi, tetapi juga menjadi benchmark bagi pelabuhan lainnya untuk terus meningkatkan kinerja keberlanjutan dan digitalisasi di Indonesia.

 

Penulis : sa

Berita Terkait

Kemenhub Perkuat Budaya Keselamatan Pelayaran Melalui Workshop Safety Training di Atas Kapal Pelni
Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Situasi Darurat, KSOP Kelas 1 Ambon Gelar Top Drill di Kapal Penumpang.
Tingkatkan Kesiapsiagaan, KPLP Bekali Personel SAR Hadapi Situasi Darurat di Laut
Ditjen Perhubungan Laut Optimalkan Aset Negara Untuk Perkuat Pelayanan Kepelabuhanan di Samarinda
Gempa NTT Rusak Sejumlah Pelabuhan, Dermaga Maumere dan Labuan Bajo Terdampak
Kapal Panamax Pertama Bersandar di Patimban, MSC BREMERHAVEN V Bawa Ratusan Kontainer Suku Cadang BYD
238 Korban KMP Mutiara Sentosa II Berhasil Dievakuasi, Kemenhub Audit Operator dan Dukung Investigasi KNKT
Menhub Dudy Pastikan Hak Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II Dipenuhi, 229 Selamat dan 5 Meninggal

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:51 WIB

Kemenhub Perkuat Budaya Keselamatan Pelayaran Melalui Workshop Safety Training di Atas Kapal Pelni

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Situasi Darurat, KSOP Kelas 1 Ambon Gelar Top Drill di Kapal Penumpang.

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Tingkatkan Kesiapsiagaan, KPLP Bekali Personel SAR Hadapi Situasi Darurat di Laut

Jumat, 21 Agustus 2026 - 20:31 WIB

Ditjen Perhubungan Laut Optimalkan Aset Negara Untuk Perkuat Pelayanan Kepelabuhanan di Samarinda

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Gempa NTT Rusak Sejumlah Pelabuhan, Dermaga Maumere dan Labuan Bajo Terdampak

Berita Terbaru