PONTIANAK (11/2), Suararealitas.co – Untuk memastikan keselamatan pelayaran menjelang puncak mobilitas Angkutan Lebaran Tahun 2026, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Perkapalan dan Kepelautan (Ditkapel) melakukan uji petik kelaiklautan terhadap 3 (tiga) kapal penumpang di Pelabuhan Pontianak pada tanggal 9 s.d 11 Februari 2026. Pemeriksaan ini dilakukan guna memastikan seluruh armada dalam kondisi laiklaut, aman, dan siap melayani masyarakat.
Di Pelabuhan Pontianak, Tim Uji Petik Ditkapel yang dipimpin oleh Subkor Kepelautan, Febriyanti, memeriksa KMP. Primas I, KMP. Jembatan Kapuas, dan KM. Sabuk Nusantara 30. Ketiga kapal di Pelabuhan Pontianak tersebut menjadi fokus pemeriksaan karena akan melayani rute-rute dengan potensi lonjakan penumpang tinggi saat libur Lebaran Tahun 2026.
Adapun ruang lingkup pemeriksaan meliputi kelengkapan dan keabsahan dokumen kapal dan awak kapal, peralatan keselamatan (life jacket, liferaft, APAR, dan lainnya), perlengkapan radio dan navigasi, fasilitas keamanan kapal, kondisi konstruksi serta permesinan yang mempengaruhi keselamatan pelayaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tim Ditkapel bersama KSOP Kelas I Pontianak dan BKI Cabang Pontianak melaksanakan uji petik kelaiklautan kapal penumpang sesuai Instruksi Dirjen Nomor IR-DJPL 1 Tahun 2026” ujar Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Samsuddin.

Samsuddin menambahkan bahwa pemeriksaan serupa dilakukan di 15 pelabuhan utama secara nasional sebagai bagian dari kesiapan angkutan laut Lebaran Tahun 2026.
“Kami memastikan kapal benar-benar memenuhi standar kelaiklautan kapal,” jelasnya.
Sebelum melaksanakan uji petik, tim diterima oleh Kepala Kantor KSOP Kelas I Pontianak Capt. Dian Wahdiana bersama jajaran.
Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa ketiga kapal secara umum laiklaut dan siap beroperasi. Namun terdapat beberapa temuan teknis yang harus segera ditindaklanjuti operator kapal.
“Kami memastikan kapal-kapal penumpang di Pontianak dalam kondisi benar-benar siap melayani masyarakat. Sesuai slogan ‘Zero Compromise for Safety’, tidak ada toleransi terhadap aspek keselamatan,” tegas Samsuddin.
Melalui rangkaian uji petik ini, Kementerian Perhubungan menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh kapal penumpang yang melayani Angkutan Lebaran Tahun 2026 berada dalam kondisi terbaik. Pemeriksaan dilakukan secara serentak mulai tanggal 19 Januari 2026 di berbagai pelabuhan guna mengantisipasi lonjakan penumpang dan menjaga standar keselamatan nasional.




































