KPK Tahan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, OTT Sita Uang Lebih dari Rp 2 Miliar

- Jurnalis

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro .

Foto: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro .

JAKARTA, Suararealitas.co – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro setelah menjalani pemeriksaan intensif pascaoperasi tangkap tangan (OTT). Selain Anom, tiga orang lain yang turut diamankan dalam operasi tersebut juga langsung ditahan untuk kepentingan penyidikan.

Anom terlihat keluar dari ruang pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 08.34 WIB. Mengenakan rompi tahanan berwarna oranye dengan kedua tangan diborgol, ia kemudian digiring petugas menuju kendaraan tahanan.

Sebelumnya, tim penyidik KPK melakukan operasi tangkap tangan terhadap Anom Widiyantoro. Dalam operasi itu, penyidik menyita barang bukti berupa uang tunai dengan nilai lebih dari Rp 2 miliar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, selain uang tunai, penyidik juga mengamankan sejumlah barang bukti lain yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Baca Juga :  Satpol PP Jakbar Sita Ribuan Botol Miras Ilegal

“Tim juga mengamankan barang bukti di antaranya uang tunai sejumlah lebih dari Rp 2 miliar. Tentunya barang bukti-barang bukti lainnya juga diamankan dalam rangkaian peristiwa tangkap tangan ini,” ujar Budi di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (29/7/2026).

KPK menduga uang yang disita berkaitan dengan penerimaan yang melibatkan Bupati Pemalang dalam sejumlah proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang. Meski demikian, lembaga antirasuah itu belum mengungkap secara rinci proyek-proyek yang menjadi objek dugaan tindak pidana korupsi tersebut.

Menurut Budi, operasi senyap yang dilakukan penyidik berawal dari penyelidikan tertutup terkait dugaan penerimaan yang berhubungan dengan pelaksanaan proyek di Kabupaten Pemalang.

“Adapun kegiatan penyelidikan tertutup yang dilakukan oleh tim KPK ini diduga berkaitan dengan penerimaan-penerimaan yang dilakukan oleh bupati berkaitan dengan proyek,” katanya.

Baca Juga :  Jaksa Agung Disorot, Dua Kasus Korupsi Kepri–Sumbar Setahun Mandek, Rahmad Sukendar: Publik Berhak Menagih Kepastian Hukum!

Selain dugaan penerimaan dari proyek, KPK juga mengungkap adanya indikasi praktik jual beli jabatan dalam perkara tersebut. Namun, penyidik masih mendalami konstruksi hukum yang akan diterapkan setelah seluruh hasil pemeriksaan dipaparkan dalam gelar perkara.

“Apakah itu nanti konstruksi pasalnya adalah penyuapan ataupun pemerasan terkait dengan proyek-proyek di Kabupaten Pemalang, tentu nanti akan dipaparkan dan dibahas dalam ekspose,” ujar Budi.

KPK memastikan akan mengumumkan secara resmi identitas para tersangka beserta konstruksi perkara setelah proses ekspose rampung. Hingga saat ini, Anom Widiyantoro bersama tiga orang lainnya telah resmi ditahan guna mendukung proses penyidikan lebih lanjut.

Penulis: Panji

Berita Terkait

Mentan Klaim Kantongi Bukti Laboratorium, Dugaan Mafia Beras Fortifikasi Dijual Hingga Rp 42.000
Satu Saksi Mangkir, Kejagung Perkuat Pembuktian Kasus TPPU Febrie Adriansyah
Gubernur Jateng Prihatin Bupati Pemalang Terjaring OTT KPK, Tegaskan Dukung Proses Hukum
AKP Pardiman Disebut Ditangkap Bareskrim, Kapolres Tangsel: Hanya Saksi dan Tak Terlibat
Polda Metro Tetapkan 7 Tersangka Usai Bentrokan Berdarah di Jalan Tambak
Kasat Narkoba Polres Tangsel Ditangkap, Bareskrim Ungkap Dugaan Peredaran dan Penyalahgunaan Narkoba
Status Tersangka Kasus MBG Digugat, Lodewyk Pusung Tantang Kejagung di Praperadilan
Minta Maaf kepada Presiden, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Klaim Jadi Korban Kriminalisasi

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:20 WIB

Mentan Klaim Kantongi Bukti Laboratorium, Dugaan Mafia Beras Fortifikasi Dijual Hingga Rp 42.000

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:13 WIB

Satu Saksi Mangkir, Kejagung Perkuat Pembuktian Kasus TPPU Febrie Adriansyah

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:00 WIB

Gubernur Jateng Prihatin Bupati Pemalang Terjaring OTT KPK, Tegaskan Dukung Proses Hukum

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:55 WIB

KPK Tahan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, OTT Sita Uang Lebih dari Rp 2 Miliar

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:10 WIB

AKP Pardiman Disebut Ditangkap Bareskrim, Kapolres Tangsel: Hanya Saksi dan Tak Terlibat

Berita Terbaru