Amburadul Pengelolaan Aset Distamhut DKI di Sunter Jaya, Warga Pertanyakan Kemana Anggaran Mengalir yang Diduga Dipakai Tanpa Kontribusi ?

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POTRET - Tokoh Masyarakat, Sahroni semprot Distamhut DKI: Jangan Hamburkan Pajak Rakyat, Aset 5.000 Meter di Sunter Jaya Terlantar! (Foto: Ilsutrasi.Dok. Suara Realitas).

POTRET - Tokoh Masyarakat, Sahroni semprot Distamhut DKI: Jangan Hamburkan Pajak Rakyat, Aset 5.000 Meter di Sunter Jaya Terlantar! (Foto: Ilsutrasi.Dok. Suara Realitas).

Sebelumnya, Kabag Tata Ruang dan Pembangunan Jakarta Utara, Ardan Solihin mendorong adanya penataan ruang berkelanjutan di RT.02/RW.11, Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Menurutnya, perencanaan tata ruang memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan kota, khususnya di Jakarta Utara.

Diketahui, sejumlah lahan warga yang berdekatan dengan Fasum Fasos milik Distamhut DKI Jakarta dugaan terbengkalai itu di gadang-gadang bakal dibebaskan lantaran minimnya akses, dan kondisinya juga dinilai tak layak, terutama untuk dilalui kendaraan roda empat, serta berpotensi mengganggu aktivitas warga sekitar.

“Arahan Kabid Tamhut bebasin tanah warga buat pintu masuk aksesnya Tamhut, supaya warga bisa menikmati taman kota,” ujar Ardan sambil berbisik kepada wartawan suararealitas.co, Jumat (19/9/2025) lalu.

Namun faktanya, masih saja aset tersebut dilaporkan terbengkalai, yang hingga hari ini masih terlantar, dikomersilkan, tak terurus dengan menyisakan pertanyaan yang kian banyak oleh publik. Sudah berapa anggaran daerah yang habis oleh pembangunan yang tak berdampak apapun bagi maslahat orang banyak?

Untuk menyegarkan ingatan publik, lahan Distamhut yang diduga terbengkalai itu terletak di RT.02/RW.11, Sunter Jaya, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Luasnya kurang lebih sekitar 5.000 meter persegi.

Baca Juga :  Sejumlah Jurnalis Dimintai Keterangan Polisi, Untuk Saksi Kekerasan Jurnalis

Alih-alih digunakan untuk kepentingan masyarakat maupun pengembangan fasilitas umum, sebagian aset lainnya diduga dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab menjadi bisnis pemancingan ikan yang disinyalir disewakan secara ilegal tanpa kejelasan status pemanfaafan maupun kontribusi sewa resmi kepada Pemprov DKI Jakarta.

Kondisi tersebut memicu pertanyaan terkait efektivitas pengawasan dan optimalisasi aset daerah yang seharusnya dapat menjadi sumber pendapatan bagi pemerintah.

Penulis : Kipray

Editor : Za

Berita Terkait

Pramono Anung Puji Pengelolaan Sampah RW 07 Joglo, Jadi Contoh untuk Jakarta
PWI Jaya Gandeng Bank Jakarta Hadirkan Kategori Literasi Keuangan di MHT 2026
Satpol PP Koja Gelar Aksi ‘Rabu Tertib’, Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Ruang Publik
Sekel Warakas Heri Sulaiman Tegaskan Komitmen Dukung Penataan Kawasan di Jakarta Utara
Lapangan Padel di Lahan Aset Kemenkeu Kebon Jeruk Diduga Belum Berizin
Kunjungi Rusunawa Pesakih, Wakil Wali Kota Jakarta Barat Ajak Warga Tingkatkan Kepedulian Lingkungan
Razia Parkir Liar di Kembangan, Sudinhub Jakarta Barat Cabut Pentil 150 Motor dan Amankan 4 Jukir Liar
Sudinhub Jakut Lakukan Operasi Lintas Jaya, Sasar Kendaraan Tak Lengkapi Dokumen

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:57 WIB

Amburadul Pengelolaan Aset Distamhut DKI di Sunter Jaya, Warga Pertanyakan Kemana Anggaran Mengalir yang Diduga Dipakai Tanpa Kontribusi ?

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:36 WIB

Pramono Anung Puji Pengelolaan Sampah RW 07 Joglo, Jadi Contoh untuk Jakarta

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:08 WIB

PWI Jaya Gandeng Bank Jakarta Hadirkan Kategori Literasi Keuangan di MHT 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:44 WIB

Satpol PP Koja Gelar Aksi ‘Rabu Tertib’, Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Ruang Publik

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:34 WIB

Sekel Warakas Heri Sulaiman Tegaskan Komitmen Dukung Penataan Kawasan di Jakarta Utara

Berita Terbaru

TNI-Polri

Pelayanan Samsat Depok Dinilai Tepat dan Memudahkan Warga

Kamis, 11 Jun 2026 - 15:36 WIB