Pameran Kaligrafi Internasional JIC Kendari Resmi Ditutup: 8.000 Pengunjung Ramaikan Selama Delapan Hari

- Jurnalis

Senin, 20 Oktober 2025 - 10:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kendari, Suararealitas.co 18 Oktober 2025 – Pameran Kaligrafi Internasional yang diselenggarakan oleh Jakarta Islamic Centre (JIC) di UPTD Museum Kendari resmi ditutup pada Sabtu (18/10). Selama delapan hari pelaksanaan, kegiatan ini sukses menarik lebih dari 8.000 pengunjung, baik yang hadir langsung di lokasi pameran maupun yang mengikuti secara virtual dan online dari berbagai daerah di Indonesia serta mancanegara.

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Seni dan Budaya Islam di Sulawesi Tenggara ini menampilkan ratusan karya kaligrafi dari seniman nasional dan internasional. Antusiasme masyarakat begitu tinggi, menjadikan pameran ini salah satu ajang seni Islam terbesar yang pernah digelar di Kendari.

Kepala Divisi Sosial Budaya dan Ekonomi Syariah JIC, Sukri Kardjono, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh seniman yang telah berpartisipasi, baik dari lokal Sulawesi Tenggara, berbagai provinsi di Indonesia, maupun dari luar negeri. Menurutnya, keberhasilan pameran ini bukan hanya sebagai ajang pamer karya, tetapi juga menjadi bentuk nyata diplomasi budaya Islam yang membawa pesan keindahan, persaudaraan, dan kedamaian bagi dunia.

“Kami berharap melalui kegiatan pameran kaligrafi ini, kita dapat meninggalkan jejak kebaikan. JIC berupaya membuat semacam museum kecil dan meninggalkan galeri ini sebagai warisan budaya. Di UPTD Museum dan Taman Budaya Kendari, kami memberikan peralatan dan perlengkapan pameran yang dihibahkan kepada UPTD Museum Sultra. Bahkan, lebih dari 60 lukisan kaligrafi karya seniman luar negeri akan menjadi koleksi tetap museum agar bisa terus dinikmati masyarakat,” ujar Sukri dalam sambutannya pada penutupan acara.

Ia menambahkan, program pameran ini tidak akan berhenti di Kendari. Rencananya, tahun depan Pameran Kaligrafi Internasional JIC akan digelar di Jawa Tengah dengan skala yang lebih besar dan melibatkan hingga 70 negara peserta.

“InsyaAllah, tahun depan akan lebih meriah. Ini bagian dari komitmen kami untuk terus mengembangkan kegiatan seni kaligrafi yang mengangkat nilai-nilai Islam sekaligus mempererat persaudaraan antarbangsa,” imbuh Sukri.

Lebih lanjut, Sukri menjelaskan bahwa kegiatan ini terselenggara berkat dana hibah dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, sebagai bentuk dukungan terhadap peran JIC sebagai ikon Islam di Ibu Kota yang manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat Indonesia dan dunia.

Baca Juga :  Pidato Dies Natalis Ke-60 IPB, Presiden Dorong Inovasi Besar Hadapi Tantangan Krisis Global

“Harapan kami, kegiatan ini menjadi program unggulan JIC berskala internasional. Ke depan, kami juga akan terus menjalin kerja sama dengan berbagai lembaga seperti LEMKA, LESBUMI NU, dan LSB Muhammadiyah untuk memperkuat jejaring serta meningkatkan kualitas kegiatan seni budaya Islam,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pameran Kaligrafi Internasional JIC Kendari, Dipo Khairul, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada masyarakat Sulawesi Tenggara atas sambutan hangat dan antusiasme yang luar biasa selama penyelenggaraan pameran.

“Terima kasih kepada seluruh masyarakat Sultra, para pengunjung, dan seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya acara ini. Antusiasme yang tinggi dari masyarakat menjadi motivasi bagi kami untuk terus melanjutkan kegiatan seni Islam di berbagai daerah,” ujarnya.

Dengan berakhirnya pameran ini, JIC berharap semangat cinta seni kaligrafi Islam semakin tumbuh di kalangan masyarakat, serta menjadi sarana untuk mempererat hubungan budaya dan spiritual antara Indonesia dan dunia.

Berita Terkait

Warga Distrik Kembru Jadi Korban Penembakan TPNPB-OPM, TNI Siaga Berikan Perlindungan dan Bantu Evakuasi
Polres Priok, Gelar Apel Satpam Pelabuhan, Tekankan Kesiapsiagaan dan Etika, Jelang May Day
Satgas Swasembada Berhasil Ungkap Ladang Ganja di Pegunungan Bintang, Puluhan Tanaman Siap Panen Diamankan
Koops TNI Habema Hadirkan Rasa Aman, Warga Distrik Kembru Kembali Pulang dan Kibarkan Bendera Merah Putih
Halal Bihalal dengan Buruh, Kapolri Komitmen Perkuat Soliditas dengan Buruh, Ciptakan Iklim Investasi Kondusif
KLARIFIKASI LAYANAN FARMASI DI IHC RS PEALBUHAN TJ Priok JAKARTA
Wawan Suhada: Kebebasan Pers Jangan Kebablasan, Tempo Diminta Klarifikasi
Rakernis Humas Polri 2026 , Perkuat Komunikasi Publik di Era Digital

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 12:35 WIB

Warga Distrik Kembru Jadi Korban Penembakan TPNPB-OPM, TNI Siaga Berikan Perlindungan dan Bantu Evakuasi

Rabu, 15 April 2026 - 12:27 WIB

Polres Priok, Gelar Apel Satpam Pelabuhan, Tekankan Kesiapsiagaan dan Etika, Jelang May Day

Selasa, 14 April 2026 - 19:22 WIB

Satgas Swasembada Berhasil Ungkap Ladang Ganja di Pegunungan Bintang, Puluhan Tanaman Siap Panen Diamankan

Selasa, 14 April 2026 - 19:19 WIB

Koops TNI Habema Hadirkan Rasa Aman, Warga Distrik Kembru Kembali Pulang dan Kibarkan Bendera Merah Putih

Selasa, 14 April 2026 - 17:53 WIB

Halal Bihalal dengan Buruh, Kapolri Komitmen Perkuat Soliditas dengan Buruh, Ciptakan Iklim Investasi Kondusif

Berita Terbaru