Dorong Akselerasi Cakupan Layanan Air Perpipaan di Jakarta, PAM Jaya Operasikan IPA Terbesar di Asean

- Jurnalis

Selasa, 6 Mei 2025 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IPA Buaran III dorong akselarasi cakupan layanan air perpiaan di Jakarta. (Foto: Istimewa).

IPA Buaran III dorong akselarasi cakupan layanan air perpiaan di Jakarta. (Foto: Istimewa).

JAKARTA, suararealitas.co – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo meresmikan Instalasi Pengolahan Air (IPA) terbesar di ASEAN. IPA Buaran III menjadi bagian dari langkah strategis meningkatkan cakupan layanan air perpipaan di Jakarta.

Peresmian ini juga menjadi bagian penting dari Program Prioritas 100 hari Gubernur DKI Jakarta dalam memperluas akses air minum bagi warga Jakarta.

Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin menyampaikan, bahwa pembangunan IPA Buaran III merupakan salah satu dari delapan program prioritas PAM JAYA untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap peningkatan pelayanan air perpipaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“IPA Buaran III adalah wujud nyata komitmen kami untuk mempercepat pemerataan layanan air minum, sekaligus mendukung target pembangunan berkelanjutan di Jakarta,” kata Arief dikutip dari keterangan resminya, Selasa (6/5/2025).

IPA Buaran III dibangun sejak April 2023 dan rampung sesuai jadwal pada April 2025. Terletak di atas lahan seluas 3,4 hektar, instalasi ini memiliki kapasitas produksi 3.000 liter per detik dengan volume reservoir mencapai 39.400 meter kubik. Air baku instalasi ini bersumber dari Waduk Jatiluhur. Dengan kapasitas tersebut, IPA Buaran III diproyeksikan dapat melayani hingga 31 Kelurahan di wilayah timur Jakarta.

Baca Juga :  Al Malik Fest Sukses Bawa Pengalaman Perjalanan Spiritual ke Baitullah Terbaik dengan Promo Spesial

Pada tahap awal operasional, IPA Buaran III akan mensuplai air sebesar 600 liter per detik untuk wilayah Kecamatan Kramat Jati (7 kelurahan) dan Makasar (5 kelurahan), mencakup 42.052 potensi pelanggan baru di sekitar area Pangkalan Jati, Kelurahan Cipinang Melayu.

Suplai ini juga membantu memperkuat pasokan air di wilayah bertekanan rendah seperti area Halim, Pasar Rebo, Kiwi, dan Matraman.

Arief menambahkan bahwa manfaat dari suplai tahap awal ini sudah mulai dirasakan.

“Pelanggan eksisting di wilayah low supply kini bisa menikmati air mengalir selama 24 jam penuh. Kami juga mengundang 50 perwakilan pelanggan sambungan baru dari Cipinang Melayu yang merupakan bagian dari 27.015 pelanggan penerima manfaat saat ini dari suplai IPA Buaran III,” ungkapnya.

Instalasi ini juga menjadi pionir dalam penerapan teknologi pengolahan air canggih, yakni Densadeg, yang merupakan teknologi pertama di Indonesia dan Asia Tenggara.

Densadeg memungkinkan pengolahan air yang lebih cepat dan efisien dengan kebutuhan lahan lebih kecil dibanding teknologi konvensional.

Baca Juga :  Pemprov DKI Raih WTP ke-9 dalam Paripurna LHP BPK-RI

Teknologi ini mampu mengolah air dengan kekeruhan hingga 4.000 NTU tanpa penurunan kapasitas produksi, jauh melampaui batas kemampuan IPA eksisting.

“Teknologi Densadeg menjadi keunggulan strategis dalam pengelolaan sumber daya air yang terbatas. Ini adalah lompatan besar bagi efisiensi di instalasi pengolahan air minum di Jakarta,” jelas Arief.

Ke depannya, layanan IPA Buaran III akan diperluas secara bertahap hingga tahun 2029. Wilayah yang akan dilayani mencakup Kecamatan Cipayung (9 kelurahan), Ciracas (5 kelurahan), dan Pasar Rebo (5 kelurahan).

Selain IPA Buaran III, PAM JAYA juga mengimplementasikan berbagai program layanan prioritas lainnya, seperti pembangunan reservoir komunal di Tambora dan Gandaria Utara, pemasangan 20.000 sambungan baru, Program Kartu Air Sehat (KAS), Sanitasi Prima (penyedotan septic tank gratis), bantuan tandon air, distribusi water purifier, dan Program Layanan Terbaik 1 Jam.

Dengan rangkaian program ini, PAM JAYA terus mendorong percepatan pemerataan akses air minum yang aman dan terjangkau bagi seluruh warga Jakarta.

Berita Terkait

Lurah Baru Prioritaskan Kebersihan, Kantor Kelurahan Warakas Semakin Bersih dan Nyaman
Wali Kota Jakut Hendra Hidayat Bantah Kabar Kenaikan Tarif Parkir Inap di RSUD Koja
Viral Kebijakan Tarif Parkir Inap 24 Jam di RSUD Koja Tembus Rp50-100 Ribu, Warganet Berdebat
Proyek Besar di Marunda Diduga Belum Kantongi Izin, Warga Soroti Dampak Lingkungan dan Keselamatan
Amburadul Pengelolaan Aset Distamhut DKI di Sunter Jaya, Warga Pertanyakan Kemana Anggaran Mengalir yang Diduga Dipakai Tanpa Kontribusi ?
Pramono Anung Puji Pengelolaan Sampah RW 07 Joglo, Jadi Contoh untuk Jakarta
PWI Jaya Gandeng Bank Jakarta Hadirkan Kategori Literasi Keuangan di MHT 2026
Satpol PP Koja Gelar Aksi ‘Rabu Tertib’, Tertibkan PKL dan Parkir Liar di Ruang Publik

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 18:06 WIB

Lurah Baru Prioritaskan Kebersihan, Kantor Kelurahan Warakas Semakin Bersih dan Nyaman

Minggu, 14 Juni 2026 - 14:46 WIB

Wali Kota Jakut Hendra Hidayat Bantah Kabar Kenaikan Tarif Parkir Inap di RSUD Koja

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:59 WIB

Viral Kebijakan Tarif Parkir Inap 24 Jam di RSUD Koja Tembus Rp50-100 Ribu, Warganet Berdebat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:41 WIB

Proyek Besar di Marunda Diduga Belum Kantongi Izin, Warga Soroti Dampak Lingkungan dan Keselamatan

Kamis, 11 Juni 2026 - 23:57 WIB

Amburadul Pengelolaan Aset Distamhut DKI di Sunter Jaya, Warga Pertanyakan Kemana Anggaran Mengalir yang Diduga Dipakai Tanpa Kontribusi ?

Berita Terbaru