Merusak Trotoar dan Diprotes Warga, Ny. Sri Herawati Arifin Diduga Bangun Inrit Tanpa Izin

- Jurnalis

Minggu, 1 Desember 2024 - 17:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Merusak Trotoar dan Diprotes Warga, Ny. Sri Herawati Arifin Diduga Bangun Inrit Tanpa Izin
Pembangunan jembatan untuk akses pintu masuk-keluar (inrit) milik Ny. Sri Herawati Arifin diduga tak kantongi izin. (Foto: Ekslusif Suara Realitas)


JAKARTA – Proyek pembangunan jembatan untuk akses pintu masuk-keluar (inrit) di Jl. Peternakan II RT.2/RW.7, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat menuai protes dari warga sekitar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pembangunan jembatan secara mandiri tersebut dituding warga telah merusak trotoar dan saluran air.

“Trotoar yang tadinya bagus malah rusak. Kalau dugaan saya sih tidak memiliki izin bang, tapi setidaknya ada rekomendasi teknis cara pembuatan jembatan yang benar dari instansi terkait,” kata Winaryo, kepada suararealitas.com, Minggu (1/12/2024).

Baca Juga :  Karang Taruna Sapta Manungal Ngalian Gelar Baksos Berbagi Takjil

Winaryo mengungkapkan, bahwa corbetonisasi jembatan tersebut juga telah menutup saluran air.

Karena itu, ia berharap pembuatan jembatan dengan corbetonisasi untuk kepentingan individu itu segera ditindak oleh jajaran Sudis Bina Marga dan Satpol PP Jakarta Barat.

“Harapan warga jembatan di lokasi ditindak dan saluran air serta trotoar yang rusak diperbaiki lagi. Ini untuk kepentingan orang banyak,” kata dia.

Baca Juga :  Polres Jakarta Utara Bantah Tuduhan Pengabaian Keselamatan Proyek Masjid DI Polres Jakarta Utara

Berdasarkan pantauan suararealitas dilokasi, pada Selasa (3/12) dini hari, corbetonisasi jembatan itu sudah selesai pengerjaannya.

Ironisnya, jembatan penghubung sepanjang kurang lebih 17 meter dengan lebar 5 meter itu diduga banyak menyalahi aturan dan tak mengantongi izin dari Pemprov DKI Jakarta.

Hingga berita ini diterbitkan, suararealitas.com tengah mencoba melakukan konfirmasi kepada sumber yang terkait. Konfirmasi akan dimuat pada kolom berikutnya.

(Za)

Berita Terkait

LSM Barata Desak Inspektorat Periksa DLHK Terkait Tunggakan Pajak
Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Antisipasi Guantibmas dan Kejahatan Jalanan
Mobil Anggota DPR RI Gus Hilman Ringsek di Tol Paspro, Dua Pendamping Meninggal Dunia
Polsek Teluknaga Intensifkan Patroli Mobile Antisipasi Tawuran
Patroli Cipta Kondisi Stasioner Ciptakan Rasa Aman dan Cegah Gangguan Kamtibmas
Sumur Bor Pertama Hadir di Kampung Keakwa, Warga Tak Lagi Bergantung pada Air Hujan
Ledakan Petasan di Malang Tewaskan Pemilik Rumah, Polisi Amankan 1 Ember Bahan Peledak
Polsek Karawaci Rutin Gelar Patroli Cegah Kejahatan Jalanan Narkoba hingga Premanisme

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 15:47 WIB

LSM Barata Desak Inspektorat Periksa DLHK Terkait Tunggakan Pajak

Senin, 25 Mei 2026 - 10:40 WIB

Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Antisipasi Guantibmas dan Kejahatan Jalanan

Minggu, 24 Mei 2026 - 23:13 WIB

Mobil Anggota DPR RI Gus Hilman Ringsek di Tol Paspro, Dua Pendamping Meninggal Dunia

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:14 WIB

Polsek Teluknaga Intensifkan Patroli Mobile Antisipasi Tawuran

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:45 WIB

Patroli Cipta Kondisi Stasioner Ciptakan Rasa Aman dan Cegah Gangguan Kamtibmas

Berita Terbaru

Ali Farham SH. MH. Ketua DPP LSM Barata kepada media, Senin (25/05/2026) mengatakan, anggaran 46,1 miliar tersebut bukan anggaran yang sedikit yang di gelontorkan Pemerintah Kabupaten Tangerang dan patut menjadi pertanyaan bagi masyarakat jika armada truk yang alat pokok DLHK tidak terbayar pajaknya.

Berita Aktual

LSM Barata Desak Inspektorat Periksa DLHK Terkait Tunggakan Pajak

Senin, 25 Mei 2026 - 15:47 WIB

Hukum & Kriminal

21 Korban Tertipu Iming-iming Titik MBG, Kerugian Capai Rp1,9 Miliar

Senin, 25 Mei 2026 - 13:39 WIB