Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTGawat! Ikan di Sungai Mati, Diduga Tercemar Limbah B3Komentar: 0

Gawat! Ikan di Sungai Mati, Diduga Tercemar Limbah B3

Suara Realitas, 19 April 2022, 10:47 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf

 

Gawat! Ikan di Sungai Mati, Diduga Tercemar Limbah B3

Kabupaten Tangerang – Beredar video ikan-ikan terkapar mati di WhatsApp Grup (WAG). Warga menduga ikan terkapar akibatnya air tercemar bahan berbahaya, dan beracun (B3) dari pabrik peleburan alumunium di Desa Sukawali, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. 

Menurut Penasihat DPK KNPI Pakuhaji Fahmil mengatakan, orang yang merekam video ikan-ikan terkapar itu, adalah anak buahnya. 

“Video direkam dekat pabrik peleburan alumunium. Diduga ikan pada terkapar akibat air tercemar B3 dari pabrik itu. Video direkam Desember 2021 lalu,” kata Fahmil, saat dihubungi wartawan, Minggu, (17/4). 

Soal pabrik peleburan alumunium, Fahmil menuturkan, Satpol PP Kabupaten Tangerang, pernah menyegel pabrik itu, pada Oktober 2019, lalu. Namun, pabrik masih nekat beroperasi sampai sekarang. 

“Pertama, pabrik disegel saat zaman Kasatpol PP Bambang Mardi S, Oktober 2019. Setelah Pak Bambang pensiun, pabrik beroperasi lagi. Dan akhirnya, Kasatpol PP yang baru, Pak Fachrul Rozi menyegel ulang pabrik itu, pada 2021. Tapi, pabrik masih nekat beroperasi lagi sampai sekarang,” tuturnya. 

Baca Juga :  Kepala Desa Lemo, Babinsa, Serta Binamas Laksanakan Gotong Royong Bersihkan Lingkungan

Fahmil menambahkan, ia meminta Satpol PP Kabupaten Tangerang segera membongkar pabrik itu. “Setelah ini, baiknya bukan disegel ulang lagi. Tapi dibongkar, ratakan dengan tanah,” pungkas Fahmil. 

Terpisah, Anggota Trantib Kecamatan Pakuhaji berinisial I mengatakan, pihaknya sudah berupaya menutup pabrik tersebut. “Tapi di atasnya, kayaknya nih penyidik Satpol PP Kabupatennya nih, gak benar nih. Harusnya itu sudah tidak boleh beroperasi, sudah melanggar peraturan,” katanya. 

Dilanjutkannya, warga sudah melaporkan kembali kepada Camat Pakuhaji Asmawi. Kemudian, Camat Pakuhaji Asmawi menindaklanjuti laporan ke Satpol PP Kabupaten Tangerang. 

Baca Juga :  Warga Sebut Jalan Ambles di Cililin Kerap Ditambal, tapi Rusaknya Makin Parah

“Ternyata, pihak di atas tidak respon. Maka, pabrik itu tetap beroperasi. Ada apakah dengan pabrik itu? Karena pabrik itu sudah tidak ada izin IMB-nya, jelas,” pungkasnya. 

Saat dikonfirmasi, Kepala Satpol PP Kabupaten Tangerang Fachrul Rozi mengatakan, sudah pernah menyegel pabrik tersebut. 

Diminta menanggapi pernyataan anggota Trantib Kecamatan Pakuhaji, ia meminta tidak mengasal berbicara, khawatir menjadi fitnah. 

“Siapa? Jangan asal nyebut. Tunjuk siapa-siapanya, khawatir jadi fitnah,” ujarnya. 

Tak lupa, ia mengucapkan terima kasih atas informasi yang diberikan wartawan tentang pabrik itu yang kembali beroperasi. Ia akan segera menindaklanjuti informasi yang diberikan wartawan. 

Sampai berita ini ditayangkan, dan saat ingin dikonfirmasi, nomor pemilik pabrik peleburan alumunium tersebut, belum bisa dihubungi.

Penulis: Bar

Lihat Regional Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Regional
Berita AktualKanal lain
NasionalKanal lain