AMMS Bidik Pertumbuhan Berkelanjutan, Optimistis Dongkrak Laba Lewat Efisiensi dan Penguatan Pasar

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 15:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co – PT Agung Menjangan Mas Tbk (AMMS) menunjukkan ketahanan kinerja operasional sepanjang tahun buku 2024 dengan membukukan pertumbuhan pendapatan di tengah dinamika industri perikanan. Perseroan mencatat pendapatan sebesar Rp11,49 miliar atau meningkat 11,5 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang mencapai Rp10,31 miliar.

Peningkatan tersebut terutama ditopang oleh pertumbuhan penjualan ikan yang masih menjadi kontributor utama pendapatan perusahaan. Kinerja tersebut dipaparkan manajemen dalam agenda Public Expose yang digelar di Jakarta, Kamis (4/9/2025).

Direktur Utama AMMS, Hartono Limmantoro, mengatakan kenaikan pendapatan mencerminkan meningkatnya aktivitas usaha dan permintaan pasar terhadap produk perseroan. Namun demikian, peningkatan penjualan belum sepenuhnya berdampak pada pertumbuhan laba bersih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

AMMS membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp0,1 miliar pada tahun buku yang berakhir 31 Desember 2024, lebih rendah dibandingkan laba Rp0,2 miliar pada tahun sebelumnya. Menurut Hartono, penurunan tersebut merupakan konsekuensi dari strategi perseroan melakukan pembelian ikan dalam jumlah besar guna menjaga ketersediaan pasokan sekaligus mengantisipasi meningkatnya kebutuhan pelanggan.

“Kebijakan tersebut memang memberikan tekanan terhadap margin keuntungan dalam jangka pendek, namun langkah ini ditempuh untuk memastikan keberlangsungan distribusi serta menjaga kemampuan perusahaan memenuhi permintaan pasar,” ujarnya.

Baca Juga :  Bangun Lingkungan Kerja Harmonis, BRI BO Bintaro Rutin Gelar Pengajian Setiap Jumat

Di sisi neraca, AMMS berhasil memperbaiki struktur keuangannya. Total liabilitas turun menjadi Rp1,5 miliar pada 2024 dari Rp2,6 miliar pada tahun sebelumnya. Penurunan tersebut terutama dipengaruhi oleh berkurangnya saldo uang muka penjualan yang diterima perseroan, sejalan dengan pengelolaan kewajiban yang lebih efisien.

Sementara itu, posisi ekuitas terus mengalami peningkatan menjadi Rp68,97 miliar dibandingkan Rp68,78 miliar pada 2023. Kenaikan tersebut didorong oleh bertambahnya saldo laba yang memperkuat struktur permodalan perusahaan.

Di sisi aset, AMMS mencatat total aset sebesar Rp70,53 miliar pada 2024, sedikit lebih rendah dibandingkan Rp71,39 miliar pada tahun sebelumnya. Perubahan tersebut dipengaruhi oleh pergeseran komposisi aset lancar, di mana peningkatan kas dan setara kas diimbangi oleh penurunan biaya dibayar di muka.

Meski demikian, manajemen menilai kondisi fundamental keuangan perseroan tetap berada pada level yang sehat. Struktur modal yang semakin kuat serta pengelolaan liabilitas yang lebih baik menjadi modal penting bagi perusahaan dalam mendukung ekspansi usaha pada periode berikutnya.

Memasuki tahun 2025, AMMS memasang target pertumbuhan yang lebih agresif. Perseroan membidik pendapatan sekitar Rp13,85 miliar dengan proyeksi laba bersih mendekati Rp2,98 miliar sebagaimana tercantum dalam studi kelayakan internal perusahaan.

Baca Juga :  BRI Kanca Ciputat Gelar Sosialisasi Layanan di Pusdatin

Untuk mencapai sasaran tersebut, perseroan telah menyiapkan sejumlah strategi, antara lain meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat sistem distribusi produk perikanan, serta memperluas penetrasi pasar, baik di dalam negeri maupun pasar ekspor yang dinilai masih memiliki potensi pertumbuhan.

Hartono menegaskan bahwa seluruh jajaran manajemen akan terus berfokus pada peningkatan kualitas operasional dan tata kelola perusahaan guna menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan.

“Dengan sinergi seluruh tim serta implementasi strategi bisnis yang terukur, kami optimistis dapat meningkatkan profitabilitas, memperkuat daya saing perusahaan, sekaligus memberikan nilai tambah yang berkesinambungan bagi para pemegang saham dan investor,” kata Hartono.

Ke depan, AMMS meyakini prospek industri perikanan masih menjanjikan. Dengan fundamental keuangan yang semakin baik serta strategi bisnis yang berorientasi pada efisiensi dan ekspansi pasar, perseroan optimistis mampu menjaga momentum pertumbuhan sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu pelaku usaha di sektor perikanan nasional.

Berita Terkait

150 Peserta Mancanegara Ramaikan The 6th FUN ASIA EXPO Indonesia 2026, Perkuat Industri Taman Rekreasi dan Ekosistem Pariwisata Nasional
Kapal Panamax Pertama Bersandar di Patimban, MSC BREMERHAVEN V Bawa Ratusan Kontainer Suku Cadang BYD
238 Korban KMP Mutiara Sentosa II Berhasil Dievakuasi, Kemenhub Audit Operator dan Dukung Investigasi KNKT
Menhub Dudy Pastikan Hak Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II Dipenuhi, 229 Selamat dan 5 Meninggal
Menhub Dudy Purwagandhi Tinjau Langsung Evakuasi Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di Sumenep
Merasa Dibohongi, Pedagang Taman Puring Tagih Janji Revitalisasi, Wacana Alih Fungsi Jadi Taman Picu Kekecewaan
KM Mutiara Sentosa II Terbakar di Laut Jawa, Kemenhub Kerahkan Kapal Patroli dan Percepat Evakuasi Penumpang
Sira Village – Grand Outlet Bali Resmi Dibuka, Perkuat Daya Tarik Investasi dan Pariwisata di KEK Kura Kura Bali

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:16 WIB

150 Peserta Mancanegara Ramaikan The 6th FUN ASIA EXPO Indonesia 2026, Perkuat Industri Taman Rekreasi dan Ekosistem Pariwisata Nasional

Rabu, 5 Agustus 2026 - 00:03 WIB

Kapal Panamax Pertama Bersandar di Patimban, MSC BREMERHAVEN V Bawa Ratusan Kontainer Suku Cadang BYD

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:16 WIB

238 Korban KMP Mutiara Sentosa II Berhasil Dievakuasi, Kemenhub Audit Operator dan Dukung Investigasi KNKT

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:17 WIB

Menhub Dudy Pastikan Hak Korban Kebakaran KMP Mutiara Sentosa II Dipenuhi, 229 Selamat dan 5 Meninggal

Senin, 3 Agustus 2026 - 18:11 WIB

Menhub Dudy Purwagandhi Tinjau Langsung Evakuasi Korban Kebakaran KM Mutiara Sentosa II di Sumenep

Berita Terbaru