Visi Persatuan Harus Dijalankan Dalam Membangun Bangsa ini !!

- Jurnalis

Senin, 22 Maret 2021 - 11:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Visi Persatuan Harus Dijalankan Dalam Membangun Bangsa ini !!

Oleh.  : Robby 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Suararealitas.com, Tangerang – Ada lima ayat dalam nilai-nilai Pancasila salah satunya Persatuan Indonesia yang merupakan warisan dari para pendiri bangsa yang patut dipraktikkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara bahkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Karena bangsa Indonesia bangsa yang majemuk yang terdiri beragam agama suku dan bahasa. Oleh sebab itu penting nya visi Kesatuan yang harus benar-benar di jalankan, demi kerukunan dan perdamaian.

Ayat Ketiga, visi Persatuan, bangsa Indonesia terlahir sebagai bangsa religius dan memiliki jiwa kemanusiaan, yakni bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai Persatuan dan Kesatuan, bangsa yang senantiasa menempatkan persatuan dalam tempat yang tinggi.

Baca Juga :  Gubernur Aceh Muzakir Sampaikan Selamat kepada Tito Karnavian atas Penganugerahan Gelar Adat dari Wali Nanggroe

“Indonesia negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai Persatuan dan Kesatuan.

Oleh sebab itu jika ada kebijakan yang berusaha memarginalkan atau bahkan melupakan dan menghilangkan peran persatuan dalam proses pembangunan di negeri ini, maka itu adalah tindakan yang mengkhianati Visi Pancasila yaitu Persatuan Indonesia. 

“Oleh karena itu, jika benar ada peta jalan pendidikan nasional dan kebijakan nasional tidak memasukan peran persatuan dalam visi pendidikan nasional dan kebijakan nasional maka kebijakan tersebut harus dikoreksi karena tidak sesuai dengan visi nilai-nilai yang terkandung dalam pancasila”.

Baca Juga :  Wakil Walikota Tangerang Buka Acara Festival Mokervart 2022

Visi Persatuan amat la penting, bukti nyata kepemimpinan bangsa yang harus dimulai dengan semangat dalam sebuah kepemimpinan. Ir Soekarno, Drs Moch. Hatta, M. Natsir, Haji Agus Salim, Panglima Besar Jenderal Sudirman, Laksamana John Lee, KH Wahid Hasyim (Gus Dur), Megawati Soekarno Putri, dan para pendiri bangsa dan pemimpin lainnya menyadari bahwa amanah kepemimpinan tidak hanya bersifat duniawi tetapi juga harus ukhrowi.

“Kepemimpinan tidak hanya membangun kemajuan fisik berdimensi material tetapi juga membangun jiwa berdimensi transendental. Hal itu tercermin dalam bingkai Pancasila yaitu ayat ketiga Persatuan Indonesia”.****RI

Berita Terkait

Cek Karhutla Gambut Jambi, Menhut Raja Antoni : Kelalaian Kecil Bisa Berdampak Luas
Jelang Aksi 27 Agustus, Yogi Korpus BEM PTMAI Minta Mahasiswa Utamakan Kepentingan Rakyat
Instruksi Presiden, Kemenhut Bekukan 6 Perusahaan Terkait Karhutla Kalimantan
KNPI Jasinga Mulai Menyiapkan Regenerasi Kepemimpinan Pemuda melalui Program Kaderisasi
Peduli Korban Bencana NTT, Warga RW 012 Semanan Serahkan Bantuan ke TNI
Warga Desa Purasari Leuwiliang Antusias Nerima Bantuan Beras untuk Tiga Bulan
Dugaan Pencairan JHT Atas Data Oyoh, BPJS Cimone Diminta Buka Jejak Verifikasi Klaim
Api di Taman Nasional Way Kambas Berhasil Dipadamkan, Seluruh Gajah Terpantau Aman

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 17:03 WIB

Cek Karhutla Gambut Jambi, Menhut Raja Antoni : Kelalaian Kecil Bisa Berdampak Luas

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Instruksi Presiden, Kemenhut Bekukan 6 Perusahaan Terkait Karhutla Kalimantan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:20 WIB

KNPI Jasinga Mulai Menyiapkan Regenerasi Kepemimpinan Pemuda melalui Program Kaderisasi

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:44 WIB

Peduli Korban Bencana NTT, Warga RW 012 Semanan Serahkan Bantuan ke TNI

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:43 WIB

Warga Desa Purasari Leuwiliang Antusias Nerima Bantuan Beras untuk Tiga Bulan

Berita Terbaru