Jakarta, Suararealitas.co -Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan nilai-nilai Marhaenisme tetap relevan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, dapat diwujudkan melalui kebijakan yang berpihak kepada masyarakat agar manfaatnya benar-benar dapat dirasakan.
Hal itu disampaikan Gubernur Pramono saat menghadiri peluncuran dan diskusi buku Marhaenisme: Dalil Baru untuk Gen Z karya Airlangga Pribadi Kusman dan Rocky Gerung di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Sabtu (4/7).
Ia mengapresiasi terbitnya buku tersebut sebagai ruang untuk memperkaya tradisi intelektual sekaligus mendorong generasi muda memperluas wawasan, mengasah daya kritis, dan memahami berbagai persoalan kebangsaan secara lebih utuh.
“Di tengah derasnya arus digitalisasi, ketidakpastian ekonomi global, perubahan iklim, hingga berbagai dinamika sosial, generasi muda membutuhkan ruang untuk memperluas perspektif, mengasah pemikiran kritis, dan memahami berbagai persoalan secara lebih utuh,” ujarnya.
Menurut Gubernur Pramono, nilai-nilai Marhaenisme yang menjunjung keberpihakan kepada rakyat, semangat gotong royong, dan pengurangan ketimpangan sosial sangat relevan dalam pembangunan. Namun, nilai-nilai tersebut tidak cukup hanya menjadi bahan diskusi, melainkan harus diwujudkan dalam kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Sering kali kita berbicara tentang Marhaenisme dalam ruang diskusi, tetapi implementasinya tidak mudah dilakukan secara konkret. Bagi saya, esensinya adalah bagaimana pemerintah mampu mengambil keputusan yang berpihak kepada masyarakat, terutama mereka yang berada di lapisan paling bawah,” tuturnya.kipray




































