JAKARTA, suararealitas.co – Sebuah kabar menggembirakan datang dari Rusunawa Rawa Buaya. Pasalnya, melalui upaya sosialisasi yang berkelanjutan, pendekatan persuasif kepada warga, serta penagihan yang dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku, tingkat kesadaran penghuni dalam memenuhi kewajiban pembayaran sewa menunjukkan peningkatan yang signifikan.
Hasilnya terlihat nyata. Pada bulan Mei 2026, pendapatan sewa Rusunawa Rawa Buaya mengalami peningkatan hingga 200 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Keberhasilan ini tidak diraih melalui langkah instan. Petugas Rusunawa Rawa Buaya bersama jajaran UPRS V secara aktif melakukan sosialisasi kepada warga mengenai pentingnya pembayaran sewa sebagai bagian dari tanggung jawab bersama dalam menjaga keberlangsungan pengelolaan dan pelayanan rumah susun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain itu, penghuni yang memiliki tunggakan juga diberikan pemahaman melalui pemanggilan dan komunikasi secara perorangan.
Pendekatan tersebut dilakukan secara humanis, mengedepankan dialog, serta tetap berlandaskan pada ketentuan dan prosedur yang berlaku.
Perubahan ini menjadi bukti bahwa sebagian besar warga Rusunawa Rawa Buaya memiliki komitmen yang kuat untuk memenuhi kewajibannya ketika mendapatkan informasi yang jelas, pelayanan yang baik, dan komunikasi yang terbuka.
“Kami percaya bahwa kepatuhan tidak hanya dibangun melalui aturan, tetapi juga melalui pemahaman dan kesadaran. Alhamdulillah, warga Rusunawa Rawa Buaya menunjukkan respons yang sangat positif,” ungkap Kepala UPRS V, Muhammad Ali kepada wartawan melalui WhatsApp, Jumat (5/5/2026).
Peningkatan pendapatan sewa tersebut bukan hanya angka statistik. Di baliknya terdapat tumbuhnya kesadaran kolektif bahwa setiap pembayaran sewa yang dilakukan warga akan kembali menjadi bagian dari upaya menjaga lingkungan hunian yang aman, nyaman, tertib, dan layak bagi seluruh penghuni.
Keberhasilan Rusunawa Rawa Buaya menjadi contoh bahwa kolaborasi antara pengelola dan warga dapat menghasilkan perubahan yang nyata.
Ketika komunikasi dibangun dengan baik, aturan dijalankan secara konsisten, dan warga memahami pentingnya peran mereka, maka budaya tertib administrasi dapat tumbuh dengan sendirinya.
Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS) V berharap semangat positif ini dapat terus dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi lingkungan rumah susun lainnya dalam membangun budaya kepatuhan, tanggung jawab, dan gotong royong demi mewujudkan hunian yang lebih baik bagi semua.




































