Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTRupiah Menguat di Level Rp16.165 per USDKomentar: 0
Dolar AS

Rupiah Menguat di Level Rp16.165 per USD

Suara Realitas, 11 Januari 2025, 08:23 WIB · 1 menit bacaDiperbarui Baca di App
Huruf
Rupiah hari ini menguat di level Rp16.165 per USD. (Foto: Ilustrasi.Dok.Google).

JAKARTA, suararealitas.co – Nilai tukar (Kurs) mata uang rupiah terhadap Dolar AS hari ini menguat. Setelah beberapa hari terdesak oleh penguatan pasar di Amerika Serikat (AS).

Dilansir dari data Bloomberg pada Jumat (10/1/2025), nilai tukar rupiah berada diangka Rp16.175 per USD. Dengan demikian, rupiah mengalami kenaikan sebesar 42 poin atau 0,26 persen, dari yang sebelumnya berada di level Rp16.217 per USD.

Analisis keuangan Ibrahim Assuibi memprediksi rupiah pada hari ini akan bergerak fluktuatif. Meski demikian, tidak menutup kemungkinan rupiah akan melemah.

Baca Juga :  UPRS V Pastikan Penertiban Parkir Sesuai Aturan, Pelaku Pungli Akan Disanksi

“Untuk perdagangan hari ini, mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah direntang Rp16.200 per USD hingga Rp16.250 per USD,” kata Ibrahim dikutip dari analisis harian ya, Jumat (10/1/2025).

Dalam tulisannya, ia juga menyoroti kepesertaan Indonesia di BRICS. Menurut dia keikutsertaan Indonesia di forum tersebut hanya sebagai upaya memperkuat hubungan baik.

Bukan hanya dengan Tiongkok, tapi juga dengan Brasil dan Afrika Selatan maupun negara-negara Timur Tengah.

Baca Juga :  20 Bangunan Liar di Bantaran Kali Pesanggrahan Kembangan Dibongkar, Akan Dijadikan Ruang Hijau

Selain itu, Indonesia juga berpeluang berpartisipasi dalam solidaritas negara Global South untuk mengurangi hegemoni Barat.

“Ketidakpastian ekonomi global karena perang dagang antar Tiongkok dan AS, tentunya akan mengacak stabilitas ekonomi di beberapa negara dan pastinya akan berimbas pada Indonesia. Ditambah lagi ancaman Presiden terpilih Amerika Donald Trump terhadap Anggota BRICS jika melakukan dedolirasi,” pungkasnya.

Baca tentangDolar AS
Lihat Internasional Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Internasional
Berita AktualKanal lain
NasionalKanal lain