Rapat Terbatas Bahas Ketahanan Energi, Pemerintah Dorong Percepatan Biodiesel B50

- Jurnalis

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, suararealitas.co – Pemerintah menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi dampak konflik berkepanjangan di Timur Tengah terhadap ketahanan energi nasional. Salah satu upaya yang disiapkan adalah memperkuat diversifikasi sumber energi, termasuk melalui percepatan penerapan program biodiesel B50.

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan langkah tersebut dibahas dalam rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto bersama para menteri koordinator, menteri teknis, serta pimpinan TNI, Polri, dan Kejaksaan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (23/7/2026).

“Intinya kita membahas dan sekaligus melakukan prediksi terhadap perkembangan situasi dunia, termasuk mengantisipasi jika perang berlarut di Timur Tengah sehingga berpengaruh pada pasokan energi dunia dan harga minyak,” kata AHY.

Menurut AHY, pemerintah terus memantau dinamika global untuk mengantisipasi potensi gangguan terhadap pasokan energi dan lonjakan harga minyak dunia yang dapat berdampak pada Indonesia.

Karena itu, pemerintah menilai penguatan ketahanan energi perlu dilakukan melalui diversifikasi sumber energi, salah satunya dengan mempercepat implementasi biodiesel B50.

Selain sektor energi, pemerintah juga berupaya memastikan perkembangan situasi global tidak menghambat pelaksanaan program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas nasional.

“Termasuk tentunya kita berharap tidak terlalu berpengaruh pada fokus pembangunan kita di sektor pangan,” ujarnya.

AHY menambahkan, Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan akan mendukung berbagai agenda prioritas pemerintah melalui pembangunan infrastruktur dan peningkatan konektivitas antardaerah.

Menurut dia, dukungan infrastruktur menjadi faktor penting agar berbagai program strategis pemerintah dapat berjalan secara optimal.

Baca Juga :  Curiga Jual Obat Ilegal, Puluhan Emak-emak Geruduk Toko Kosmetik

“Kalau kami dari sisi infrastruktur, tentunya ingin mendukung agar apa yang menjadi prioritas negara dapat kami dukung dengan baik melalui infrastruktur dan konektivitas,” katanya.

Dalam rapat tersebut, pemerintah juga membahas perkembangan perekonomian nasional serta sejumlah kebijakan yang diarahkan untuk memperkuat perlindungan terhadap masyarakat.

AHY mengatakan pemerintah akan terus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat sekaligus menyederhanakan berbagai regulasi agar implementasinya lebih efektif.

“Pada umumnya tentang ekonomi dan bagaimana pemerintah bisa terus hadir melalui kebijakan-kebijakan yang pro-rakyat untuk membantu masyarakat kita yang membutuhkan, dan menyiapkan berbagai kebijakan yang lebih menyederhanakan lagi,” ujar AHY.

Berita Terkait

AIMS Lanjutkan Transformasi Bisnis, Perkuat Fundamental dan Siapkan Sumber Pertumbuhan Baru
Kami Para Engineer PT GUT adalah Benteng Pertahanan Tak Terlihat demi Menjaga Urat Nadi Listrik Nusantara
Bukan Sekadar Penonton di Negeri Sendiri, Sebuah Perusahaan EPC 100% Lokal Kini Memimpin Revolusi Hijau dengan Mendobrak Dominasi Asing di Sektor Energi Strategis Nasional
BSI Siap Kolaborasi Dengan Pemerintah Kabupaten Tanggamus
Ditjen Hubla Perkuat Pengawasan Penggunaan Perairan, Cegah Potensi PNBP Negara Hilang
Mengenal PT Rama Indonesia, Pengendali Baru DPUM Bagian dari Unirama Group
Oxalá Energy International Tandatangani CSPA Akuisisi 75% Saham PT Aztech Pandu Persada, Perkuat Ekspansi di Sektor Energi
Ditjen Hubla Perkuat Penegakan Hukum Maritim melalui Diklat Manajemen PPNS 200 Jam

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 12:13 WIB

AIMS Lanjutkan Transformasi Bisnis, Perkuat Fundamental dan Siapkan Sumber Pertumbuhan Baru

Rabu, 16 September 2026 - 12:35 WIB

Kami Para Engineer PT GUT adalah Benteng Pertahanan Tak Terlihat demi Menjaga Urat Nadi Listrik Nusantara

Rabu, 16 September 2026 - 12:01 WIB

Bukan Sekadar Penonton di Negeri Sendiri, Sebuah Perusahaan EPC 100% Lokal Kini Memimpin Revolusi Hijau dengan Mendobrak Dominasi Asing di Sektor Energi Strategis Nasional

Selasa, 15 September 2026 - 19:13 WIB

BSI Siap Kolaborasi Dengan Pemerintah Kabupaten Tanggamus

Selasa, 15 September 2026 - 13:02 WIB

Ditjen Hubla Perkuat Pengawasan Penggunaan Perairan, Cegah Potensi PNBP Negara Hilang

Berita Terbaru