Bantah Tudingan Tak Berdasar, Lesim Tegaskan Komitmen Kawal Pembangunan Kabupaten Tangerang

- Jurnalis

Jumat, 5 Desember 2025 - 21:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TANGERANG – Suararealitas.co ||Ketua Lembaga Studi Ilmu Hukum Indonesia Bersatu (Lesim), Mursalin, membantah keras berbagai tudingan yang dianggap menyudutkan Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB) Kabupaten Tangerang, termasuk isu pencopotan Kepala DTRB.

Menurut Mursalin, tudingan tersebut tidak memiliki dasar yang kuat dan hanya menggiring opini publik tanpa memahami mekanisme serta regulasi tata ruang yang berlaku.

“Saya membantah keras tudingan miring dan isu pencopotan Kadis DTRB. Itu tidak tepat dan tidak memiliki dasar yang kuat,” tegasnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan bahwa Kepala DTRB Kabupaten Tangerang, Hendri, beserta jajarannya justru telah menghadirkan berbagai perubahan signifikan dalam penataan ruang dan pelayanan perizinan di 29 kecamatan.

Baca Juga :  Perbaiki Kualitas Udara Jakarta, Polda Metro Jaya Melalui Polres Metro Jakarta Pusat Gencarkan Penanaman 15.000 Pohon

Salah satu pembangunan yang disorot adalah gedung sarana kepemudaan di Kecamatan Gunung Kaler yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat dan mendapat apresiasi luas dari para pemuda setempat.

“Kadis DTRB dan jajarannya sudah bekerja nyata. Contohnya pembangunan gedung sarana kepemudaan di Gunung Kaler yang sangat diapresiasi pemuda dan masyarakat. Ini bukti kerja, bukan opini,” ujar Mursalin.

Selain membela kinerja DTRB, Mursalin menegaskan bahwa pihaknya melalui Lesim akan terus berada di garda terdepan untuk mendukung Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam mewujudkan tata ruang yang tertib dan pembangunan yang berpihak pada masyarakat.

Baca Juga :  Gubernur Usulkan Dua Proyek DKI Masuk PSN ke Menko Perekonomian

“Lesim akan maju paling terdepan untuk Pemerintah Kabupaten Tangerang. Kami akan terus mengawal, mendukung, dan memberikan masukan konstruktif demi pembangunan yang lebih baik,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa setiap persoalan tata ruang harus melalui proses administrasi dan kajian teknis yang jelas, sehingga tidak dapat diputuskan hanya karena tekanan atau desakan sepihak.

Berita Terkait

Anak 6 Tahun Korban Aksi Kebrutalan OPM di Kabupaten Puncak Dievakuasi Petugas dan Medis
Banjir Bandang Melanda Bogor Barat, Warga Jasinga Terisolasi
Pemkab Puncak Sebut Serangan Warga di Sinak Dilakukan KKB, Bantah Keterlibatan Aparat
Patroli Dialogis Polsubsektor Inggom, Wujudkan Keamanan dan Ketertiban di Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok
Wabup Bogor Jaro Ade Tinjau Langsung Lokasi Jembatan Ambruk Di Desa Cintamanik
Seringkali Diajukan Kades Sampai Akhirnya Jembatan Roboh Karena Lambat Direalisasi
Masyarakat Adat Desa Guradog Gelar Panen Raya Padi Di Lahan Sawah Tangtu
TNI Perkuat Pengamanan di PT Freeport Pasca Serangan KKB, Panser Anoa Disiagakan

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 09:21 WIB

Anak 6 Tahun Korban Aksi Kebrutalan OPM di Kabupaten Puncak Dievakuasi Petugas dan Medis

Minggu, 19 April 2026 - 23:09 WIB

Banjir Bandang Melanda Bogor Barat, Warga Jasinga Terisolasi

Minggu, 19 April 2026 - 11:40 WIB

Pemkab Puncak Sebut Serangan Warga di Sinak Dilakukan KKB, Bantah Keterlibatan Aparat

Minggu, 19 April 2026 - 10:58 WIB

Patroli Dialogis Polsubsektor Inggom, Wujudkan Keamanan dan Ketertiban di Kawasan Pelabuhan Tanjung Priok

Sabtu, 18 April 2026 - 18:22 WIB

Wabup Bogor Jaro Ade Tinjau Langsung Lokasi Jembatan Ambruk Di Desa Cintamanik

Berita Terbaru

Berita Aktual

Banjir Bandang Melanda Bogor Barat, Warga Jasinga Terisolasi

Minggu, 19 Apr 2026 - 23:09 WIB