Jakarta, (5/8) Suararealitas.co – Pendangkalan kali di samping kawasan Lantamal, tepatnya di Jalan Ampera 7 RT 10/RW 09, Jalan Budi Mulya Ampera 7, Kelurahan Pademangan Barat, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, menjadi sorotan. Berdasarkan pantauan awak media di lokasi, dasar kali dipenuhi endapan lumpur yang menyebabkan aliran air tampak semakin dangkal.
Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat mengurangi kapasitas tampung saluran air, terutama saat curah hujan tinggi. Selain menghambat kelancaran aliran air, pendangkalan juga berpotensi memicu genangan apabila tidak segera dilakukan pengerukan oleh instansi terkait.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat ditemui di lokasi, Iwan, seorang sopir bajaj yang telah menetap di kawasan tersebut selama hampir 30 tahun, mengaku kondisi kali semakin memprihatinkan. Menurutnya, pengerukan lumpur sudah lama tidak dilakukan sehingga endapan terus bertambah dari tahun ke tahun.
“Sudah hampir empat tahun kali ini tidak pernah dikuras lumpurnya. Dulu pernah ada pengerukan, tapi setelah itu sampai sekarang belum ada lagi. Lumpur semakin banyak dan kali semakin dangkal,” ujar Iwan kepada awak media.
Ia berharap pemerintah segera melakukan pengerukan agar fungsi kali sebagai saluran pengendali air dapat kembali optimal. Menurutnya, apabila dibiarkan terus-menerus, pendangkalan akan semakin parah dan berpotensi menimbulkan genangan saat musim penghujan tiba.
Warga sekitar juga menyampaikan harapan agar instansi terkait melakukan pengecekan langsung ke lokasi dan memasukkan Kali di Jalan Ampera 7 dalam program pemeliharaan rutin. Mereka menilai normalisasi dan pengerukan sedimen sangat diperlukan untuk menjaga kelancaran aliran air serta mengurangi risiko banjir di kawasan Pademangan Barat.
Kipray




































