Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTHari Ketiga Kebakaran TPA Jatiwaringin, Pemkab Tangerang Minta Bantuan BPBD Kota TangerangKomentar: 0
BPBD Kota Tangerang

Hari Ketiga Kebakaran TPA Jatiwaringin, Pemkab Tangerang Minta Bantuan BPBD Kota Tangerang

Suara Realitas, 3 Juli 2026, 11:41 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf

TANGERANG, suararealitas.co – Kebakaran yang melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, hingga Kamis (2/7/2026) masih belum berhasil dipadamkan.
‎
‎Pemerintah Kabupaten Tangerang pun meminta bantuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang untuk memperkuat upaya penanganan di lokasi.
‎
‎Bupati Tangerang Maesyal Rasyid mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Tangerang agar mengerahkan tambahan armada mobil pemadam kebakaran beserta personelnya.

“Kami sudah coba hubungi Pemerintah Kota Tangerang supaya bisa membantu armada mobil damkarnya,” ujar Maesyal.

‎Menurutnya, tambahan armada dibutuhkan untuk mempercepat proses pemadaman sekaligus melakukan pembasahan pada area timbunan sampah yang belum terbakar guna mencegah api meluas.

Baca Juga :  PWI Riau Kirim Delegasi ke HPN 2025

‎”Kami meminta bantuan armada kebakaran dari Kota Tangerang untuk membantu menjaga agar timbunan sampah yang belum terbakar tetap dibasahi, di samping memadamkan titik-titik api yang masih menyala,” katanya.

Menindaklanjuti permintaan tersebut, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Tangerang Andia Rahman mengatakan pihaknya mengerahkan tiga unit submersible pump, satu armada water supply, serta 15 personel pemadam kebakaran ke lokasi kebakaran.
‎
‎Menurut Andia, hasil asesmen di lapangan menunjukkan kendala utama dalam proses pemadaman adalah jauhnya sumber air dan terganggunya pasokan air menuju lokasi.

“Sesuai hasil asesmen, kendalanya sumber air yang jauh dan suplai yang terputus. Karena itu kami mengambil posisi untuk membantu suplai air agar proses pemadaman tidak terkendala,” ujar Andia.

Baca Juga :  Keseriusan Bupati Nganjuk Bakal Usulkan Marsinah Jadi Pahlawan Nasional

Kebakaran di TPA Jatiwaringin telah berlangsung sejak Selasa (30/6/2026) dan memasuki hari ketiga.

Hingga kini, api masih sulit dipadamkan karena dipicu embusan angin yang cukup kencang, titik api berada di dalam timbunan sampah yang sulit dijangkau, serta keterbatasan pasokan air di lokasi kejadian.
‎
‎Petugas gabungan masih terus berupaya mengendalikan kebakaran agar tidak meluas ke area lain di sekitar TPA.

Lihat Peristiwa Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Peristiwa
Berita AktualKanal lain
NasionalKanal lain