Gubernur DKI Hadiri HLUN ke-30 di Ancol

- Jurnalis

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Jakarta, Suararealitas.co -Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menghadiri peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 di kawasan Bird Land, Ancol, Jakarta Utara, Selasa (14/07/2026). Peringatan HLUN ke-30 ini dihadiri sekitar 500 peserta dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran, kepedulian dan apresiasi terhadap para lansia guna mendorong untuk tetap sehat, mandiri, aktif, berdaya serta bahagia, sekaligus menghargai kontribusi dan pengabdian yang telah mereka berikan.

“Saya betul-betul gembira. Yang saya ingat adalah semangatnya. Ini menunjukkan bahwa usia lanjut di DKI Jakarta memang mendapatkan banyak sekali perhatian dari Pemerintah DKI Jakarta,” ujar Gubernur Pramono.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat ini, Jakarta dihuni sekitar 1,16 juta lansia atau 10,6 persen dari total populasi. Menurut Gubernur Pramono, besarnya jumlah penduduk lansia harus menjadi pertimbangan penting dalam perencanaan kota. Pembangunan tidak cukup hanya menyediakan infrastruktur, tetapi juga harus memastikan warga senior memperoleh perlindungan, akses layanan, dan ruang untuk berinteraksi.

“Pertemuan-pertemuan seperti ini membuat umur panjang, membuat orang merasa dirinya bermanfaat dan produktif,” tuturnya.

Di bidang perlindungan sosial, Pemprov DKI Jakarta menyalurkan Kartu Lansia Jakarta (KLJ). Hingga Juni 2026, program tersebut telah dimanfaatkan oleh 168.497 lansia.
Gubernur Pramono memastikan bantuan diprioritaskan bagi warga yang benar-benar membutuhkan. Pendaftaran KLJ tetap dibuka, sedangkan lansia dari keluarga mampu diharapkan memperoleh dukungan dari keluarganya.

“Beberapa lansia yang keluarganya mampu tentunya, mohon maaf, belum bisa mendapatkan Kartu Lansia. Namun, yang membutuhkan akan kami prioritaskan,” katanya.

Baca Juga :  BAZNAS BAZIS DKI Gelar Masjid Award 2025, Apresiasi Inovasi dan Kontribusi Masjid di Jakarta

“Pertemuan-pertemuan seperti ini membuat umur panjang, membuat orang merasa dirinya bermanfaat dan produktif,” tuturnya.

Di bidang perlindungan sosial, Pemprov DKI Jakarta menyalurkan Kartu Lansia Jakarta (KLJ). Hingga Juni 2026, program tersebut telah dimanfaatkan oleh 168.497 lansia.
Gubernur Pramono memastikan bantuan diprioritaskan bagi warga yang benar-benar membutuhkan. Pendaftaran KLJ tetap dibuka, sedangkan lansia dari keluarga mampu diharapkan memperoleh dukungan dari keluarganya.

“Beberapa lansia yang keluarganya mampu tentunya, mohon maaf, belum bisa mendapatkan Kartu Lansia. Namun, yang membutuhkan akan kami prioritaskan,” katanya.

Pemprov DKI Jakarta juga menyediakan layanan kesehatan melalui Posyandu Lansia, Poli Lansia Terpadu, serta layanan kunjungan ke rumah oleh Pasukan Putih bagi warga yang memiliki keterbatasan mobilitas. Gubernur Pramono mengajak para lansia memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang telah tersedia.

“Kalau waktunya check-up, cek kesehatan Bapak-Bapak, Ibu-Ibu, Saudara-Saudara sekalian. Sudah check-up-nya gratis masa enggak mau check-up,” tuturnya.

Untuk menjaga kemandirian dan produktivitas, Pemprov DKI Jakarta mengembangkan Sekolah Lansia sebagai ruang belajar, pemberdayaan, dan interaksi sosial. Saat ini terdapat 78 Sekolah Lansia dengan 2.278 peserta.

“Yang paling penting bagi lansia adalah merasa tetap produktif, bahagia, happy, dan yang utama adalah tetap mendapatkan rasa kasih sayang dari keluarga,” tambah Gubernur Pramono.

Kemudahan mobilitas melalui transportasi publik dan akses ke sejumlah destinasi wisata juga menjadi bagian dari kebijakan ramah lansia. Dukungan tersebut diharapkan membuat warga senior tetap aktif dan terhubung dengan kehidupan kota.

Baca Juga :  Pembekalan dan Pendidikan Paralegal Angkatan V, DPRD Badung Dukung Peningkatan Literasi Hukum bagi Masyarakat se-Bali

Menjelang usia lima abad, Gubernur Pramono menilai Jakarta harus tumbuh menjadi kota yang dapat dinikmati seluruh kelompok usia. Upaya tersebut membutuhkan kolaborasi pemerintah, keluarga, FKLU, komunitas, dunia usaha, tenaga kesehatan, dan masyarakat.

“Menjelang usia lima abad, Jakarta harus menjadi kota global yang ramah bagi semua generasi. Karena itu, kolaborasi pemerintah, keluarga, FKLU, komunitas, dunia usaha, tenaga kesehatan, dan masyarakat harus terus diperkuat agar para lansia dapat hidup sehat, aktif, mandiri, berdaya, dan bermartabat,” tegasnya.

Gubernur Pramono menambahkan, perhatian terhadap lansia tidak hanya menyangkut penyediaan layanan dan bantuan, tetapi juga menjaga harapan serta semangat hidup mereka.

“Kata kuncinya adalah lansia di Jakarta merasa memiliki harapan. Seseorang yang punya harapan biasanya lebih semangat untuk hidup,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua FKLU Provinsi DKI Jakarta, Maria Ulfani, mengapresiasi pendampingan yang diberikan Pemprov DKI Jakarta, terutama bagi lansia yang mengalami kendala dalam mengakses layanan berbasis digital.

“Pelayanan di rumah sakit dan puskesmas sangat memuaskan. Kami kan gaptek, banyak lansia yang kesulitan kalau harus daftar secara online. Namun, ketika kami datang ke rumah sakit, selalu ada petugas yang membantu. Ke depannya kami ingin terus menjaga kesehatan dan tetap menjadi warga Jakarta yang berguna,” ungkap Maria.kipray

Berita Terkait

Dari Minahasa ke UI, Nevie R. Oroh Apresiasi Program Kepala Desa Masuk Kampus untuk Perkuat Kapasitas Desa
Kades Leppangeng Wajo Apresiasi Program Kepala Desa Masuk Kampus, Dorong Penguatan SDM dan Kemandirian Desa
I Gede Pawana: Kepala Desa Harus Mampu Berinovasi dan Menggali Potensi Lokal
Kades Boven Digoel Harap Program Kepala Desa Masuk Kampus Berlanjut
Kades Sungai Kunyit Laut Suhaimi M. YS Nilai Program Kepala Desa Masuk Kampus Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Des
Kades Kutalimbaru Surya Tarigan: Program Kepala Desa Masuk Kampus Tingkatkan Kompetensi Pemimpin Desa
Andi Syarifah: Sinergi Kemendagri dan Kampus Dorong Lahirnya Kepala Desa yang Profesional dan Inovatif
Wagub DKI Apresiasi Program PEKA BPJS Ketenagakerjaan

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:20 WIB

Dari Minahasa ke UI, Nevie R. Oroh Apresiasi Program Kepala Desa Masuk Kampus untuk Perkuat Kapasitas Desa

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:17 WIB

Kades Leppangeng Wajo Apresiasi Program Kepala Desa Masuk Kampus, Dorong Penguatan SDM dan Kemandirian Desa

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:09 WIB

I Gede Pawana: Kepala Desa Harus Mampu Berinovasi dan Menggali Potensi Lokal

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:03 WIB

Gubernur DKI Hadiri HLUN ke-30 di Ancol

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:44 WIB

Kades Sungai Kunyit Laut Suhaimi M. YS Nilai Program Kepala Desa Masuk Kampus Perkuat Kepemimpinan dan Tata Kelola Des

Berita Terbaru

Nasional

Gubernur DKI Hadiri HLUN ke-30 di Ancol

Selasa, 14 Jul 2026 - 13:03 WIB