Temuan Batu Bertuliskan Aksara Tionghoa di Tanjung Duren Diduga Bongpay Makam Kuno

- Jurnalis

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, suararealitas.co – Penemuan sejumlah lempengan batu bertuliskan aksara Tionghoa di kawasan Tanjung Duren Selatan, Grogol Petamburan menarik perhatian Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Barat.

Temuan yang diduga merupakan bongpay atau penanda makam kuno tersebut kini tengah ditelusuri lebih lanjut untuk memastikan nilai sejarah dan status cagar budayanya.

Kepala Seksi Perlindungan Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Barat, Sekrino mengatakan, bahwa pihaknya telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi setelah menerima laporan dari Kelurahan Tanjung Duren Selatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kunjungan lapangan dilakukan pada Rabu (3/6) guna mengidentifikasi awal keberadaan empat lempengan batu tersebut.

Menurut Sekrino, keberadaan artefak yang berkaitan dengan budaya Tionghoa di kawasan Jakarta Barat bukanlah hal yang mengejutkan.

Pasalnya, wilayah Glodok, Tanjung Duren, dan sekitarnya sejak lama dikenal sebagai kawasan yang memiliki keterkaitan erat dengan sejarah perkembangan komunitas Tionghoa di Batavia.

“Secara historis, kawasan ini memang memiliki jejak budaya Tionghoa yang kuat. Karena itu, temuan seperti ini menjadi bagian penting yang perlu diteliti lebih lanjut,” ujarnya, Kamis (4/6).

Baca Juga :  Rusun Flamboyan Cengkareng Tak Layak Huni, 567 KK Diminta Segera Kosongkan

Ia menjelaskan, berdasarkan sejumlah peta lama dan referensi sejarah, wilayah Tanjung Duren pernah menjadi lokasi berdirinya salah satu tepekong terbesar pada masa Batavia.

Meski belum dapat dipastikan, pihaknya tidak menutup kemungkinan adanya hubungan antara temuan batu tersebut dengan sejarah kawasan itu.

Dari informasi yang diperoleh, batu-batu tersebut sebenarnya telah lama diketahui warga sekitar. Namun karena minimnya pemahaman mengenai nilai sejarahnya, sebagian lempengan sempat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan sehari-hari, seperti alas kendaraan, alas mencuci, hingga material tambahan bangunan.

Untuk menindaklanjuti temuan tersebut, Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Barat akan menyampaikan laporan resmi kepada Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta.

Langkah itu diharapkan dapat membuka jalan bagi penelitian lebih mendalam oleh Pusat Konservasi Cagar Budaya (PKCB) DKI Jakarta bersama Tim Ahli Cagar Budaya.

“Kami berharap kajian lanjutan dapat dilakukan secara komprehensif sehingga nilai historis dari temuan ini dapat diketahui dengan jelas. Jika terbukti memiliki nilai penting, tentu akan menjadi tambahan informasi berharga bagi sejarah perkembangan Jakarta,” kata Sekrino.

Baca Juga :  Ramai Soal IGD RSUD Tigaraksa, Bupati Minta SOP Dipermudah

Sementara itu, Lurah Tanjung Duren Selatan, Indri Prawiji mengungkapkan, bahwa keberadaan batu-batu tersebut pertama kali menjadi perhatian setelah beredar unggahan warga di media sosial.

Menindaklanjuti informasi tersebut, pihak kelurahan segera melakukan pengecekan ke sejumlah titik di wilayah RW 01 dan RW 05.

Saat ditemukan, lempengan batu berada di area permukiman warga dan sebagian terletak di pinggir jalan.

Untuk mencegah kerusakan maupun kehilangan, seluruh batu yang ditemukan kemudian diamankan ke Kantor Kelurahan Tanjung Duren Selatan.

“Kami sudah berkoordinasi dan menyampaikan laporan kepada Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Barat. Harapannya, penelitian yang dilakukan nantinya dapat mengungkap asal-usul dan nilai sejarah dari batu-batu tersebut,” ujar Indri.

Temuan ini dinilai berpotensi menjadi salah satu petunjuk penting dalam menelusuri jejak sejarah dan perkembangan komunitas Tionghoa di Jakarta pada masa lampau.

Berita Terkait

Gemuruh Diluar Stadion Utama Sumatera Utara, Suporter Timnas Rayakan Kemenangan Sambil Teriakan Yel-yel dan Nyalakan Flare
20 Pemburu Diamankan Polisi Usai Bocah Tewas Diserang Anjing di Jasinga
Warga Kapuk Diduga Jadi Korban Gendam Saat di Jalan Lesmana Rawa Buaya, Sepeda Motor Raib
Remaja di Cirebon Tewas Diduga Tersengat Listrik Saat Sendirian di Rumah
Dapur SPPG Talaga Majalengka Memakan Korban: Segera Tutup, Cabut dan Ganti..!! 
Kebakaran Hebat di Kemayoran Jakarta Pusat, Puluhan Rumah dan Kios Hangus Dilalap Api
Mobil Anggota DPR RI Gus Hilman Ringsek di Tol Paspro, Dua Pendamping Meninggal Dunia
Ledakan Petasan di Malang Tewaskan Pemilik Rumah, Polisi Amankan 1 Ember Bahan Peledak

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 00:10 WIB

20 Pemburu Diamankan Polisi Usai Bocah Tewas Diserang Anjing di Jasinga

Sabtu, 6 Juni 2026 - 13:00 WIB

Warga Kapuk Diduga Jadi Korban Gendam Saat di Jalan Lesmana Rawa Buaya, Sepeda Motor Raib

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:21 WIB

Remaja di Cirebon Tewas Diduga Tersengat Listrik Saat Sendirian di Rumah

Kamis, 4 Juni 2026 - 17:01 WIB

Temuan Batu Bertuliskan Aksara Tionghoa di Tanjung Duren Diduga Bongpay Makam Kuno

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:42 WIB

Dapur SPPG Talaga Majalengka Memakan Korban: Segera Tutup, Cabut dan Ganti..!! 

Berita Terbaru