Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Iklan
Iklan

Pasang Iklan Hubungi Admin

Baca berita tanpa iklan. Gabung Suara Realitas

Suara Realitas Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Suara Realitas Masuk
S+
Tranding
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Suara Realitas. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWT20 Pemburu Diamankan Polisi Usai Bocah Tewas Diserang Anjing di JasingaKomentar: 0

20 Pemburu Diamankan Polisi Usai Bocah Tewas Diserang Anjing di Jasinga

Suara Realitas, 8 Juni 2026, 00:10 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf

Bogor,  Suararelitas.co – Kasus tragis yang menewaskan seorang bocah berusia sekitar 9 tahun akibat serangan anjing pemburu di wilayah Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, terus menjadi perhatian publik.

Hingga Minggu (7/6/2026) malam, kepolisian masih melakukan pemeriksaan terhadap puluhan pemburu yang diduga terkait dengan peristiwa tersebut.

Kapolsek Jasinga, Iptu Agus Hidayat, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari warga mengenai kejadian yang menggemparkan masyarakat Bogor Barat itu.

“Kami menerima laporan sekitar pukul 12.00 WIB dan langsung menuju Tempat Kejadian Perkara. Setelah dilakukan pengecekan, benar ditemukan seorang anak laki-laki yang sudah meninggal dunia di lokasi,” ujar Iptu Agus melalui sambungan telepon, Minggu (7/6/2026).

Menurutnya, sebanyak sekitar 20 orang pemburu yang diduga merupakan pemilik anjing telah diamankan ke Mapolsek Jasinga untuk dimintai keterangan. Polisi masih mendalami identitas dan asal-usul kelompok pemburu tersebut.

Baca Juga :  Sapa Warga Jakarta Selatan Calon Wakil Presiden Terpilih Gibran Rakabuming Raka Sempat Singgah Ke Rumah Ketua Relawan Garamiro Tim 7

“Kita amankan sekitar lebih kurang 20 orang. Saat ini kami masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman. Kami juga belum mengetahui secara pasti apakah mereka tergabung dalam organisasi tertentu atau berasal dari wilayah mana,” jelasnya.

Sementara itu, jenazah korban sempat dibawa ke RSUD R. Moh. Noh Nur Leuwiliang untuk keperluan autopsi. Namun, setibanya di rumah sakit, pihak keluarga memutuskan untuk tidak melanjutkan proses tersebut dan memilih membawa jenazah pulang untuk segera dimakamkan.

“Awalnya korban dibawa ke rumah sakit untuk autopsi, tetapi kemudian pihak keluarga berubah pikiran dan memilih langsung membawa pulang jenazah untuk dikebumikan,” tambah Kapolsek.

Dalam proses penyelidikan yang sedang berjalan, polisi juga membuka kemungkinan penerapan pasal pidana terhadap pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.

Baca Juga :  Jakarta Concert Week 2023 Siap di Gelar, Ramaikan Pameran Mobil

Para pemilik anjing yang diduga terlibat dapat dijerat dengan ketentuan dalam Undang-Undang Perlindungan Anak.

“Kepada terduga pelaku dapat dikenakan Undang-Undang Perlindungan Anak. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Polres Bogor. Namun saat ini seluruh proses masih dalam tahap pemeriksaan terhadap 20 orang yang diamankan,” tegasnya.

Peristiwa yang merenggut nyawa seorang anak ini tidak hanya menyisakan duka bagi keluarga korban, tetapi juga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Warga berharap proses hukum berjalan transparan dan tuntas, sehingga tragedi serupa tidak kembali terjadi di lingkungan yang seharusnya aman bagi anak-anak untuk bermain dan tumbuh.

Hingga kini, aparat kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi serta mendalami kronologi lengkap kejadian guna menentukan pihak yang harus bertanggung jawab atas insiden tersebut.***

Lihat Berita Aktual Selengkapnya→
Memuat berita berikutnya…
Artikel Terkait Berita Aktual
NasionalKanal lain