JAKARTA, suararealitas.co – Kemacetan parah kembali terjadi di jalur menuju Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Kamis, 12 Februari 2026 kemarin sore, seorang pengendara bernama Riko harus menempuh perjalanan dari Jalan Pramuka hingga keluar Tol Kamal selama kurang lebih 2,5 jam akibat kepadatan kendaraan yang mengular panjang.
“Iya, tadi dari Pramuka sampai keluar Tol Kamal butuh waktu 2 jam setengah. Padahal saya pakai mobil minibus, bukan truk atau trailer. Ini harus jadi perhatian serius pemerintah, jangan sampai jalan tol berbayar tapi macetnya seperti tidak ada solusi. Kalau dibiarkan terus, ini bukan cuma merugikan pengguna jalan, tapi memalukan untuk kota sebesar Jakarta,” ungkap Riko, kepada wartawan di Jakarta, Kamis.
Keluhan serupa juga disampaikan seorang sopir truk yang enggan disebutkan namanya.
Bahkan, ia mempertanyakan fungsi jalan tol berbayar yang setiap hari justru dipenuhi antrean panjang kendaraan logistik.
“Untuk apa kami bayar tol mahal kalau setiap hari macet parah? Waktu habis di jalan, biaya operasional naik, tapi solusi tak pernah jelas. Apakah pengelola tidak pernah berpikir bagaimana caranya tol menuju Pelabuhan Tanjung Priok ini tidak macet?,” keluhnya.
Adapun, kemacetan kronis di akses Priok dinilai bukan lagi persoalan harian, melainkan persoalan struktural yang membutuhkan langkah tegas dari operator tol, pengelola pelabuhan, pemerintah, dan aparat lalu lintas.
Tanpa pembenahan serius, jalur logistik utama nasional itu berpotensi terus lumpuh dan merugikan masyarakat luas.




































