Pemprov DKI Jakarta Percepat Normalisasi Sungai dan Perbaikan Jalan Rusak

- Jurnalis

Kamis, 29 Januari 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, suararealitas.co – Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, memimpin rapat terbatas (ratas) bersama jajaran di Balai Kota Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Tujuannya ialah membahas langkah strategis perbaikan infrastruktur dalam menghadapi musim penghujan.

Pramono menegaskan, bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melakukan sejumlah langkah strategis penanganan banjir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fokus utama diarahkan pada normalisasi Kali Cakung Lama, pembangunan waduk atau embung di Kali Angke, serta perbaikan sejumlah ruas jalan rusak di Jakarta.

“Mengingat curah hujan yang diperkirakan masih tinggi, diperlukan penanganan di Kali Cakung Lama dan Kali Angke untuk mengurangi genangan di wilayah sekitarnya. Oleh karena itu, kami menyetujui dan akan segera memulai normalisasi Kali Cakung Lama,” ungkapnya.

Lanjut, Pramono menjelaskan, bahwa Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta akan melakukan normalisasi Kali Cakung Lama melalui pembebasan lahan.

“Area yang lahannya telah dibebaskan diminta segera dibersihkan dan dibangun turap,” ucapnya.

Baca Juga :  Pemprov DKI Sambut Positif AWPI, Media Didorong Aktif Awasi Kinerja Pemerintah

“Untuk normalisasi Kali Ciliwung, pembangunan tanggul akan dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum, sedangkan normalisasi Kali Cakung Lama menjadi tanggung jawab Pemprov DKI Jakarta,” sambungnya.

Selain pembebasan lahan, Dinas SDA DKI Jakarta juga melakukan penguatan tanggul Kali Cakung Lama Segmen Pegangsaan Dua sepanjang 2,4 kilometer.

Diketahui, kegiatan ini merupakan bagian dari Jaktirta Project periode 2025–2027.

“Selanjutnya, Dinas SDA DKI Jakarta menyiapkan pengadaan tanah untuk Kali Cakung Lama Segmen Begog sepanjang sekitar 1,3 kilometer dengan lebar sungai rencana sekitar 15 meter. Ini menjadi prioritas kami dalam penanganan banjir jangka menengah,” jelasnya.

Pramono juga memaparkan rencana pembangunan Embung atau Waduk Polor di Bendung Polor pada sistem aliran Kali Angke.

Adapun, embung ini berfungsi sebagai tampungan air sementara untuk mereduksi debit puncak saat hujan lebat, sehingga limpasan air tidak langsung masuk ke sistem hilir dan dapat mengurangi potensi genangan, khususnya sebelum mengalir ke Cengkareng Drain.

Baca Juga :  Lurah Kebon Bawang Fahmi Zulfikar Fokus Penataan Kawasan dan Peningkatan Pelayanan Warga

“Pembangunan Embung Polor akan dilaksanakan oleh PAM Jaya dan segera direalisasikan agar debit air di Kali Angke dapat ditekan dan tidak seluruhnya langsung mengalir ke hilir,” tambahnya.

Sementara itu, terkait kondisi jalan berlubang akibat genangan air atau banjir, Dinas Bina Marga DKI Jakarta segera melakukan penanganan darurat, meliputi penambalan dan perbaikan jalan rusak, disertai perawatan rutin serta pemantauan berkala.

Langkah ini dipercepat karena berdampak langsung terhadap kelancaran dan keselamatan mobilitas perkotaan.

“Sejauh ini, kami melakukan pembersihan tali-tali air dari endapan lumpur, sampah, dan daun kering agar aliran air di jalan raya dapat masuk ke saluran dengan lancar,” ucap Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo.

“Penanganan dilakukan pada seluruh ruas jalan di wilayah Jakarta di luar jalan tol, termasuk lokasi terdampak genangan. Penanganan permanen akan dilaksanakan setelah kondisi cuaca membaik,” pungkasnya.

Penulis : Kipray

Berita Terkait

Pemprov DKI Dorong Warga Rusun Persakih Miliki Hunian Terjangkau
PAM Jaya Suplai Air Bersih Terkendala Tehnis Anomali Dalam Sistim Suplai Bukan Kekeringan
Sosialisasi Hunian Dorong Housing Career Masyarakat Dari Hunian Sewa Menuju Kemampuan Memiliki Hunian
Keterbukaan Informasi Dipertanyakan, Forum Jurnalis Soroti Kinerja Kasudin SDA dan Bina Marga Jakarta Barat
Warga Jatipulo Resah, Pembangunan Inrit Tanpa Izin Diduga akan Disewakan
Pelayanan ATR/BPN Jakarta Utara Dinilai Memuaskan, Pemohon Apresiasi Petugas yang Responsif
Sampah Menumpuk Lama, Kasudin LH Jakbar Langsung Bertindak
2.612 Keluarga Rusun Didorong Pilah Sampah dari Hunian, UPRS V Tekan Penumpukan dan Residu

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 21:36 WIB

Pemprov DKI Dorong Warga Rusun Persakih Miliki Hunian Terjangkau

Jumat, 18 September 2026 - 09:49 WIB

PAM Jaya Suplai Air Bersih Terkendala Tehnis Anomali Dalam Sistim Suplai Bukan Kekeringan

Kamis, 17 September 2026 - 21:25 WIB

Sosialisasi Hunian Dorong Housing Career Masyarakat Dari Hunian Sewa Menuju Kemampuan Memiliki Hunian

Selasa, 15 September 2026 - 23:03 WIB

Keterbukaan Informasi Dipertanyakan, Forum Jurnalis Soroti Kinerja Kasudin SDA dan Bina Marga Jakarta Barat

Selasa, 15 September 2026 - 21:36 WIB

Warga Jatipulo Resah, Pembangunan Inrit Tanpa Izin Diduga akan Disewakan

Berita Terbaru