Prof. Bun Yamin Ramto, Wakil Gubernur DKI 1984–1988, Berpulang, Jakarta Kehilangan Putra Terbaik

- Jurnalis

Rabu, 7 Januari 2026 - 19:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Suararealitas.co — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali kehilangan salah satu putra terbaik yang pernah ikut membentuk wajah Ibu Kota. Prof. Dr. Ir. H. Bun Yamin Ramto, S.E., Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 1984–1988, wafat pada Senin (5/1/2026).

Almarhum dimakamkan pada Selasa, 6 Januari 2026, di TPU Karet Bivak, Jakarta Selatan, disaksikan keluarga, kerabat, rekan sejawat, dan para sahabat yang pernah menyaksikan kiprah beliau di dunia pemerintahan maupun akademik.

Kabar duka ini pertama kali tersiar melalui unggahan resmi Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta dan dengan cepat menyebar ke berbagai platform. Sejumlah aparatur sipil negara lintas generasi, akademisi, tokoh masyarakat, hingga publik luas menyampaikan rasa kehilangan mendalam atas berpulangnya sosok yang tak hanya dikenal sebagai birokrat andal, tetapi juga ilmuwan yang membumikan pengetahuan demi kepentingan publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sosok Teladan Dua Dunia: Akademisi dan Birokrat

Mengemban pendidikan lintas disiplin, Bun Yamin Ramto dikenal sebagai figur yang mampu menjembatani teori dan praktik. Latar belakang keilmuan yang kuat membuatnya tampil sebagai pemimpin yang mengambil keputusan berbasis data dan berwawasan jangka panjang—gaya yang jarang ditemukan pada era ketika birokrasi masih berupaya mengejar modernisasi.

“Beliau sempat dirawat di ICU karena kondisi menurun,” ungkap menantu, menjelaskan kondisi terakhir sang tokoh sebelum berpulang.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyampaikan belasungkawa resmi serta penghormatan atas dedikasi almarhum selama mengemban amanah publik. Dalam pernyataannya, Pemprov menegaskan bahwa pemikiran dan kontribusi Bun Yamin Ramto meninggalkan jejak panjang dalam tata kelola pemerintahan Ibu Kota.

Baca Juga :  MBG Dapur 21 Majalengka Diduga Bermasalah, Ketua Dewan Pembina DPP ASWIN Desak Bupati dan Sekda Tindak Tegas hingga Menutupnya! 

Jejak Pengabdian yang Tertulis dalam Pembangunan Jakarta

Karir pemerintahan Bun Yamin dimulai saat ia dipercaya menangani sektor strategis sebagai Kepala Direktorat Empat yang bertanggung jawab atas pengelolaan air limbah di era Gubernur Ali Sadikin — masa ketika tantangan sanitasi kota masih jauh lebih kompleks dan minim infrastruktur.

Peran awal ini menjadi fondasi keikutsertaan almarhum dalam berbagai tonggak pembangunan Kota Jakarta, antara lain: Penyusunan sistem sanitasi perkotaan dan pengelolaan limbah modern, Pembangunan kawasan wisata terpadu Ancol, Pengembangan Taman Ismail Marzuki sebagai pusat seni dan budaya, Pembangunan Gedung Balai Kota DKI Jakarta, Pendirian ratusan sekolah negeri jenjang SD hingga SMA.

Warisan fisik tersebut kini menjadi bagian tak terpisahkan dari wajah modern Ibu Kota  mulai dari ruang publik, pusat kesenian, hingga fasilitas pendidikan yang melayani jutaan warga.

Saat menjabat Wakil Gubernur mendampingi R. Soeprapto, ia dikenal sebagai sosok teknokrat yang mampu mengawal transformasi Jakarta menjadi metropolitan yang lebih tertata. Kebijakannya diarahkan pada pembangunan yang terukur dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kehadiran Akademik yang Tak Pernah Padam

Meski meninggalkan jabatan pemerintahan, Bun Yamin tidak pernah berhenti mengabdi. Sebagai seorang profesor, ia tetap aktif menjadi peneliti, pengajar, dan mentor bagi generasi baru. Sejumlah alumni yang pernah belajar darinya menggambarkan beliau sebagai pendidik yang rendah hati, teliti dalam berpikir, dan mendorong perubahan berbasis sains dan etika.

Baca Juga :  Penumpang Keluhkan Pelayanan Armada Arimbi yang Turunkan di Pinggir Tol

Kepergiannya juga menggema di dunia pendidikan nasional, yang kehilangan figur yang menghubungkan praktik pemerintahan dan pengembangan ilmu pengetahuan.

Duka Keluarga dan Ucapan Terima Kasih

Putra dan menantu almarhum turut menyampaikan terima kasih atas perhatian dan doa yang diberikan masyarakat.

“Terima kasih atas pengabdian dan keteladanan. Semoga Allah SWT melapangkan kuburnya dan menempatkan beliau di surga-Nya. Aamiin,” ungkap Ahmad Reza Widjaya, mewakili keluarga.

Dalam unggahan duka yang tersebar di lingkungan Pemprov, salah satunya dari Dinas SDA, tertulis penghormatan:

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Keluarga besar Bumi Resources turut berduka cita atas berpulangnya Bapak Prof. Dr. Ir. H. Bun Yamin Ramto, S.E., Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 1984–1988.”

Jejak Warisan untuk Generasi Penerus

Kader-kader birokrasi muda di lingkungan Pemprov DKI Jakarta menyebut nama Bun Yamin Ramto sebagai figur panutan: teknokrat berintegritas yang memadukan disiplin ilmu, pengalaman lapangan, dan kepentingan publik.

Walau masa pengabdiannya di Balai Kota telah berlalu lebih dari tiga dekade, hasil kerja dan nilai-nilai yang ditanamkan profesionalisme, ketekunan, dan keberpihakan pada rakyat tetap hidup dalam struktur birokrasi yang berkembang hingga hari ini.

Berita Terkait

Sudinhub Jakbar Tertibkan Parkir Liar, 150 Motor Kena Operasi Cabut Pentil di Kalideres
Satu Orang Meninggal dalam Kecelakaan Dekat Pos Polisi Arjawinangun
Pria Asal Waled Tewas Diduga Tertemper KA Harina di Jalur Rel Cirebon
Anggota DPRD Kab.Bogor : Turut Berduka, Tegas Mengecam Pemburu Babi Hutan di Jasinga di Hukum Tanpa Pandang Bulu
Kasat PPA Polres Bogor Bongkar Kelalaian Pemburu Babi
Sekitar 1 Jam, Polsek Cengkareng Langsung Temukan HP Warga Jakbar yang Hilang
Dishub DKI Tertibkan Parkir Liar di 15 Titik Jakarta, Jukir Liar Kabur Saat Hendak Diamankan
Gemuruh Diluar Stadion Utama Sumatera Utara, Suporter Timnas Rayakan Kemenangan Sambil Teriakan Yel-yel dan Nyalakan Flare

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:44 WIB

Sudinhub Jakbar Tertibkan Parkir Liar, 150 Motor Kena Operasi Cabut Pentil di Kalideres

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:32 WIB

Satu Orang Meninggal dalam Kecelakaan Dekat Pos Polisi Arjawinangun

Selasa, 9 Juni 2026 - 22:22 WIB

Pria Asal Waled Tewas Diduga Tertemper KA Harina di Jalur Rel Cirebon

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:04 WIB

Anggota DPRD Kab.Bogor : Turut Berduka, Tegas Mengecam Pemburu Babi Hutan di Jasinga di Hukum Tanpa Pandang Bulu

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:56 WIB

Kasat PPA Polres Bogor Bongkar Kelalaian Pemburu Babi

Berita Terbaru