Semarakkan Kota Tua Jakbar, Ribuan Warga Ikut Fun Walk dan Rayakan Budaya Jamu

- Jurnalis

Minggu, 16 November 2025 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, suararealitas.co – Kawasan Museum Fatahillah, Kota Tua, Jakarta Barat, kembali menjadi pusat keramaian pada Minggu (16/11/2025) pagi, saat Acaraki Jamu Festival 2025 digelar.

Sejak matahari belum terbit, ribuan warga dan komunitas penjual jamu gendong sudah tampak memadati area acara untuk mengikuti rangkaian kegiatan yang diawali dengan Fun Walk menyusuri ikon-ikon bersejarah Kota Tua.

Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto bersama Wakil Menteri Ekonomi Kreatif RI, Irene Umar, serta Ketua Gabungan Pengusaha (GP) Jamu, Jony Yuwono, hadir langsung melepas peserta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam momen itu, mereka turut berjalan bersama masyarakat sambil menggendong bakul jamu sebagai simbol pelestarian budaya.

Pemprov DKI Jakarta menyambut positif inisiatif yang digagas GP Jamu bersama para perajin dan komunitas penjual jamu.

Uus Kuswanto menegaskan bahwa kegiatan berbasis budaya dan kearifan lokal seperti ini selaras dengan visi Jakarta menuju kota global yang tetap mengakar pada nilai tradisi.

Baca Juga :  BRI Peduli, BRI Cilegon Gelar Penanaman Pohon Bersama Nasabah dan Dorong Transaksi Digital Ramah Lingkungan

“Atas nama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, kami mengucapkan apresiasi yang sebesar-besarnya. Kota Tua adalah ruang sejarah dan kebanggaan Jakarta. Karena itu, kegiatan yang mengangkat budaya lokal seperti jamu selalu kami dukung agar bisa terus tampil, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ungkap Uus.

Sementara itu, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif RI, Irene Umar menambahkan, bahwa keberlangsungan tradisi jamu tidak lepas dari peran para pelaku ekonomi kreatif yang menjaga warisan budaya di tengah pesatnya perkembangan zaman.

“Ibu-ibu penjual jamu gendong adalah pahlawan pelestari budaya. Mereka mempertahankan cara berdagang tradisional, sekaligus memperkenalkan kembali jamu kepada generasi muda. Festival ini adalah wujud kreativitas GP Jamu untuk menjaga relevansi budaya,” ujar Irene.

Kendati demikian, Ketua GP Jamu, Jony Yuwono menjelaskan bahwa penyelenggaraan Acaraki Jamu Festival juga menjadi bentuk penghormatan terhadap Hari Pahlawan.

Baca Juga :  Gala Premiere "Ambyar Mak Byar" Pecah! Siap Tayang di Bioskop 9 Januari 2025

Ia menyebutkan, jamu bukan hanya sekadar minuman, tetapi juga representasi identitas dan ritus budaya Nusantara.

“Kami ingin masyarakat memahami bahwa di balik jamu terdapat peran besar UMKM mulai dari pembuat jarik, pembuat bakul, hingga para peracik jamu. Karena itu, melestarikan jamu berarti turut menjaga identitas bangsa,” ungkapnya.

Acara ini juga turut dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Mochamad Miftahullah Tamary, Camat Taman Sari Simson, serta Kepala UPT Kota Tua, Denny Aputera.

Rangkaian kegiatan berlangsung meriah dengan pengibaran bendera merah putih, Fun Walk sejauh 2,5 kilometer, sesi mencicipi jamu gendong, dan berbagai pertunjukan seni budaya.

Menariknya, Wali Kota dan Wamen Ekraf juga berkesempatan mengelilingi kawasan menggunakan kereta kencana listrik (EV Kencana Ver 1.0), hasil kolaborasi Acaraki, Nusakarsa, dan Rwin Development yang terinspirasi dari Kereta Kanjeng Kyai Grudo milik Keraton Kasunanan Surakarta.

Berita Terkait

Nyonya & Sons Kini Hadir di Indonesia Dengan Konsep Mewah
PIPA Resmi Berganti Nama Menjadi PT Oxala Energy International Tbk, Mantapkan Transformasi ke Sektor Energi
PIPA Raih Opini WTP, Perkuat Fondasi Transformasi dan Siap Masuki Fase Pertumbuhan Baru
Ditjen Perhubungan Laut Dukung Green and Smart Port untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
PBSA Bagikan Dividen Rp180 Miliar, Targetkan Pendapatan Rp1,7 Triliun pada 2026
POLA Balik Bukukan Laba Rp3,71 Miliar, Siapkan Strategi Pertumbuhan
Kemenhub Perkuat Kualitas Lulusan Diklat Kepelautan Selaraskan Kebutuhan Industri Pelayaran
Dirut Bulog Sebut Penyerapan Gabah Hasil Panen Petani Berlanjut Sepanjang Tahun

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:51 WIB

Nyonya & Sons Kini Hadir di Indonesia Dengan Konsep Mewah

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:56 WIB

PIPA Resmi Berganti Nama Menjadi PT Oxala Energy International Tbk, Mantapkan Transformasi ke Sektor Energi

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:09 WIB

PIPA Raih Opini WTP, Perkuat Fondasi Transformasi dan Siap Masuki Fase Pertumbuhan Baru

Jumat, 3 Juli 2026 - 11:14 WIB

Ditjen Perhubungan Laut Dukung Green and Smart Port untuk Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

Selasa, 30 Juni 2026 - 21:09 WIB

PBSA Bagikan Dividen Rp180 Miliar, Targetkan Pendapatan Rp1,7 Triliun pada 2026

Berita Terbaru